Selasa, 28 Februari 2017

Melatih Kemandirian hari6

👦Maa... fotoin abang dong...
👦kan abang ngerjain tugas harian nya gak pake disuruh-suruh sama mama.
👦 kalo seperti ini abang udah bisa masuk ke tugas mama blm..??

Usianya 5th3bln.. semangatt sekali kalo diajak belajar, belajar apapun itu, atau Kalo diajakin mengerjakan sesuatu (abang pengen ngasih contoh yang baik buat adek, selalu seperti itu jawabnya 😊😍)
Dari usia 5th kurang abang udah terbiasa dengan jadwal dan tugas harian. Sama seperti hal ini setiap menjelang jam 5 sore tugasnya abang menyalakan lampu teras atas, menutup gorden jendela atas, menutup pintu2 kamar atas dan menyalakan lampu tangga.

Awalnya menjelang jam 5 sore saya ingatkan, lambat laun abang udah bisa dan terbiasa mengerjakan nya sendiri tanpa adanya komando dari sang mama lagi.

Mengajak anak untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga serta memberikan tugas harian kepada anak termasuk dalam kategori melatih kemandirian anak bukan...?? Selalu menyemangati, saling mendukung, terus memberikan suggest positif kepada anak adalah kuncinya.

Karena melatih kemandirian kepada anak itu suatu proses yang panjang.. melatih kemandirian kepada anak bukan hanya pandai makan sendiri, bersih-bersih badan sendiri, tidur sendiri saja tapi ruang lingkup dari melatih kemandirian kepada anak itu luas. Dan kita sebagai orangtua untuk bisa terus membersamai anak-anak untuk bisa melewati tahapan demi tahapan nya (melatih kemandirian).

Semua ada ujianya, semua ada lika liku nya, yang pasti semua ada prosesnya. Kelak jika kita berhasil mengantarkan anak kita melewati semua tahapan nya, yakinlah semua rasa yang pernah kita rasakan dulu saat membersamai mereka akan terbayar dengan melihat mereka tumbuh menjadi anak mandiri yang sholeh tentunya.

#hari6
#tantangan10hari
#level2
#MelatihKemandirian
#KuliahBundaSayangIIP
#InstitutIbuProfesional
#28Feb2017

Minggu, 26 Februari 2017

Melatih Kemandirian hari ke5

Membiasakan anak untuk bisa mandiri itu memang harus dimulai dari usia sedini mungkin, dari hal-hal terkecil, hal-hal yang mudah untuk dilakukan, tetapi hal-hal kecil ini akan membawa dampak yang sangat besar dikemudian hari.

Seperti yang saya ajarkan dan biasakan kepada anak-anak, mungkin kalo untuk abang sejauh ini (5th3bln) Alhamdulillah sudah sangat mengerti bahwa menjaga kebersihan itu sebagian dari iman, contoh terkecil yang sudah abang pahami adalah membuang sampah di tempatnya. Dimanapun saat abang mau membuang sampah pasti mencari tong sampah, kalo dirasa tong sampah nya gak ada, abang akan memilih untuk menyimpan sampahnya dan akan membuang nya setelah ketemu sama tong sampahnya.

Menanamkan rasa cinta kebersihan kepada anak diusia dini itu menurut saya jauh lebih mudah, karena anak kecil itu mengcopy apa yang dilihat dan didengar oleh mereka, maka dari itu sebisa mungkin dimulai dari lingkungan terkecil (rumah) saya dan sii pappa berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan contoh yang baik kepada anak-anak.

Sama seperti hal nya adek usianya baru genap 2th tapi Alhamdulillah sudah mulai mengerti kalo membuang sampah itu yaa di tempatnya. Awalnya saya dan sii pappa membiasakan untuk memberikan penjelasan sama adek tentang kegunaan dari perabot-perabot yang ada di rumah ini. Sampai di kegunaan dari tong sampah itu sendiri. Memberikan penjelasan, memberikan contoh langsung sama anak itu yang terus kami lakukan (saya dan suami).

Apapun itu (semua hal baik) mulailah dari usia sedini mungkin, prinsip itulah yang terus menyemangati saya dan suami untuk terus memberi penjelasan, mengajarkan, membiasakan hal-hal baik kepada anak-anak. Dengan harapan kelak jika mereka tumbuh besar sudah terbiasa dengan hal-hal baik seperti ini.

#hari5
#tantangan10hari
#level2
#MelatihKemandirian
#KuliahBundaSayangIIP
#InstitutIbuProfesional
#27Feb2017

Melatih Kemandirian hari ke4

Hari ini adalah acara khusus untuk para wanita2 hebat (wisuda IIP Banten), para ibu-ibu yang luar biasa. Tapi tanpa dukungan penuh dari suami dan anak2 tentu saya bukanlah apa2. Tak hanya saya yang terus berusaha memperbaiki diri setiap harinya, suami dan anak2 pun sama. Kami adalah tim yang hebat, yang memiliki tujuan yang sama, memiliki cita-cita yang sama. Maka dari itu kami terus berusaha untuk menjadi lebih baik lagi di tiap waktunya.

Capek.. letih.. badmood, ngerasa jenuh.. pernah kami (saya dan suami) rasakan. Disaat rasa2 negatif itu hadir, biasanya salah satu dari kami akan ambil tindakan (kita harus jalan2, kita butuh penyegaran). Jalan-jalan gak mesti jauh, ke tempat wisata terdekat, makan makanan kesukaan, bercengkrama dengan alam, belanja barang kesukaan (untuk mama nya banget ini). Itu udah cukup buat pikiran kami fresh kembali. Dan perasaan2 positif itu pun dengan sendiri akan masuk kembali.

Sama seperti hal ini awalnya abang langsung manyun (badmood) saat diajak ngobrol kalo hari minggu nanti kita semua (mama, pappa, abang dan adek) ada acara di taktakan. Mama nya coba ceritakan dan dilihatkan poto2 yang bakal di lakukan disana, tapi ternyata abang tetep manyun (badmood). Mama tau mungkin karena jadwal hari minggu nya terganggu, yang biasanya kalo hari minggu abang bisa bangun sedikit lebih siang dari biasanya.

Tapi diluar perkiraan mama, selepas sholat subuh di bangunin abang nya bisa langsung bangun.. gak lama minta siapin air anget nya buat mandi.. di tengah rasa tak rela nya karena jadwal mingguan nya terganggu, tapi tak membuat abang berubah. Semua tetap abang lakuin sendiri (mandi, gosok gigi, berpakaian sendiri, dan yang terakhir sarapan sendiri). Mama pappa yang melihat nya hanya bisa tersenyum bahagia, satu tahapan lagi kami lalui. Satu tahapan lagi kami antarkan anak kami menjadi anak yang lebih mandiri. Semoga abang tumbuh seperti yang mama pappa nya harapkan. Dan kami (mama pappa) tidak akan pernah lelah untuk terus membersamai mu sampai di puncak tertinggi mu nanti nak.

#hari4
#tantangan10hari
#level2
#MelatihKemandirian
#KuliahBundaSayangIIP
#InstitutIbuProfesional
#26Feb2017

Sabtu, 25 Februari 2017

Melatih Kemandirian hari3

Karena saya ibu rumah tangga yang kesehariannya lebih dominan di rumah bersama anak-anak, dan kalo pun ada acara diluar juga selalu bersama anak-anak. Hal seperti ini memang bisa di bilang langka.

Hari ini Anak-anak di rumah hanya dengan pappa nya. mama ada acara diluar kumpul bersama wanita-wanita hebat yang tergabung dalam "Institut Ibu Profesional" karena besok ada acara Akbar (Wisuda IIP Banten) jadi siang ini para panitia berkumpul bersama untuk membicarakan hal-hal seputar kegiatan esok hari. Dari semalam mama nya sudah kepikiran nanti anak-anak saat bersama pappa kira-kira sepandai saat bersama mama nya tidak yaa.. khawatir saat bersama sang pappa nanti apa-apa bakal di turutin. Hal-hal semacam itu yang dari semalam membayangi pikiran saya.

15.00wib an mama udah ngerasa rindu banget sama duo sholeh nya mama ini. Cuss lah yaa nge wa sii pappa.. sambil deg-degan nunggu balesan nya pappa..
Gak Lama tarraaaa mendapat balesan yang bikin hati mama ayem banget saat tau kondisi anak-anak di rumah.

Walaupun tanpa mama Alhamdulillah anak-anak masih bisa menyesuaikan dengan jadwal harian nya.
Karena melatih kemandirian anak itu bukan hanya sampai di pandai makan sendiri, bersih-bersih badan sendiri, tidur sendiri. Tapi juga melatih anak-anak untuk dapat memanage waktu dengan baik termasuk dalam bentuk melatih kemandirian.

Kami sebagai orangtua terus berusaha memaksimalkan waktu yang ada untuk melihat setiap tahapan perkembangan anak2, memberi dukungan, memberi kepercayaan penuh kepada anak2, serta terus membersamai anak2 untuk bisa tumbuh menjadi anak2 sholeh dan mandiri.

#hari3
#tantangan10hari
#level2
#MelatihKemandirian
#KuliahBundaSayangIIP
#InstitutIbuProfesionalBanten

Jumat, 24 Februari 2017

Melatih Kemandirian hari ke2

Dari usia 4th kurang abang sudah mulai dilatih untuk tidur dikamarnya sendiri. Awalnya memang berat yaa dan yang pasti di awal-awal abang tidur sendiri suka ada drama sebelum tidur dari sii abang, tapi kami tidak menyerah ditengah drama nya sii abang, kami terus melanjutkan prosesnya yang awalnya ditemani mama atau pappa (sesuai dengan permintaan nya abang) nanti kalo abang udah nyenyak baru ditinggal, proses seperti ini berjalan lebih kurang 3mingguan. lambat laun prosesnya pun berganti, abang hanya dibacakan buku cerita walaupun nanti jika ceritanya selesai dan abang belum tidur juga, abang sudah mau untuk ditinggal dikamarnya sendiri.

semua emang butuh komunikasi dan penjelasan yang ekstra.
👦kenapa abang sudah harus bobo dikamar sendiri..?
👩👨Semua yang mama dan pappa lakukan itu untuk kebaikan abang, karena mama pappa sangat menyayangi abang, mama dan pappa ingin abang tumbuh menjadi anak yang mandiri.
👦abang kan masih kecil kenapa abang sudah gak boleh bobo bareng mama, bareng pappa..?
👩👨karena abang sudah mulai besar sedangkan mama dan pappa punya privasi (hal-hal) yang hanya mama dan pappa saja yang tau. Abang tetap boleh kok main dikamar mama, tapi saat waktu tidur tiba yaa abang harus kembali ke kamarnya abang. Membiasakan abang tidur sendiri juga melatih keberanian abang kan.. penjelasan terus kami lakukan sampe pada akhirnya abang mengerti 😊

Waktu berjalan begitu cepat sekarang usianya sudah menginjak 5th3bln, sudah tidak ada lagi drama sebelum bobo. Hanya disaat abang lagi sakit atau kurang enak badan, peraturan tidur dikamar sendiri kami longgarkan (abang kembali tidur bersama kami) itu untuk memudahkan kami memantau keadaan abang.
Namun setelah kondisi abang kembali sehat, abang pun mengerti kalo waktu nya bobo ya harus dikamar nya sendiri.

Menjadikan anak mandiri itu tidak ada yang instant,, semua melewati proses-proses dan lika-liku nya masing2. Tapi kami sebagai orangtua tidak ada kata menyerah untuk terus memotivasi dan mendukung anak2 untuk tumbuh menjadi anak yang mandiri.

#hari2
#tantangan10hari
#level2
#MelatihKemandirian
#KuliahBundaSayangIbuProfesional
#IIP

Rabu, 22 Februari 2017

11th Kebersamaan

Makasih semalem sudah ngusahain pulang kantor lebih awal di tengah padatnya kerjaan pappa. Gak ada perayaan yg istimewa untuk memperingati 11th kebersamaan kita. Dari berapa hari lalu memang ingin bisa menikmati waktu berdua dengan mu, semalam seakan alam pun mendukung dan abang adek pun tau kalo mama pappa nya ingin punya sedikit waktu untuk bisa menghabiskan wkt b2, semalam anak2 bisa bobo tanpa adanya drama ini itu.
Langsung lanjut Oles2 + ngediffuse youngliving joy,  backsound nya semua lagu tentang kita, liat-liat poto kita di laptop dan akhirnya mengalir obrolan yang hangat.. sehangat rasa yg ada di antara kita yaa *tsaahhh (akhirnya kesampaian juga pacaran lagi, karena bisa seperti ini termasuk momen langka setelah adanya duo anak sholeh ini)

Waktu berjalan begitu cepat tanpa terasa sudah 11th kebersamaan kita. kebersamaan yang dimulai dari kita sama-sama masih menimba ilmu di kampus patung kuda itu, menjadi teman belajar, teman tukar pikiran, teman susah bareng. Semua yang kita lalui gak hanya yang indah2nya saja, bgtu bnyk kerikil2 tajam yg kita lewati. Mslh demi mslh kt cari titik penyelesaian nya bersama (aku dg caraku dan km dg crmu tp tetap kt satu), ujian demi ujian kita lalui bersama sambil bergandengan tangan dan berpelukan erat.

Akhirnya kita sampai di titik ini, menjadi orangtua dari 2 anak sholeh ini.. smga kita bs menjadi orangtua yang sllu mengajarkan serta bs trs memberikan cth baik kpd anak2 kita ya. & smg kita bs trs romantiis spt ini sampai kelak Allah memanggil salah satu dari kita. Karena keinginan kita bukan ingin dilihat org sok romantis, tp kita ingin membuat cerita yang indah di kehidupan kita, dan kelak kita akan bangga jika kita menceritakannya kembali kpd anak dan cucu kita.

Yaa.. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini,, semua udh dalam paketan nya sendiri-sendiri tinggal kita mau mengemas paket diri kita menjadi semenarik mungkin atau yang biasa saja.. hidup itu pilihan bukan..??
Dibalik banyaknya kekurangan ini aku terus berusaha untuk mengemas kekurangan yang ada brsama dengan kelebihan yang aku miliki, agar yang terlihat dimatamu tak hanya kelebihan atau pun kekurangannya saja, tp kelebihan dan kekurangan dlm 1 wadah yg menarik.

Aku berharap semoga selamanya kt bs trs slg menguatkan yan(disaat satu dari kita mrasa lemah).
Semoga selamanya kita bisa terus bergandengan tangan (dijln kebaikan).
Semoga selamanya kita bisa menjadi partner hidup yg hebaattt.. dan semoga selamanya rasa yg ada diantara kita tidak akan pernah brubah(surut).

Bersyukur Allah memberikan kepercayaan kepadaku utk mendampingi laki2 super sepertimu.
Laki2 yg 11th ini selalu bs mengalihkan duniaku walau hanya menatapmu.
Hmmm.. Makasiih ya untuk setiap rasa (cinta, sayang, bahagia, sedih, juga cemburu) yg sdh kamu torehkan di tinta kehidupanku. Karena semua rasa itu hidupku jadi penuh warna warni.

-Aldeera (Alkisah Dewi Randy)-

Melatih Kemandirian Hari Pertama

1. List Kemandirian

- Melatih Buang Air kecil dan besar (adek)
- Memberikan tugas kepada anak-anak untuk menjaga dan merawat barang-barang miliknya (Abang & Adek)
- Mengajari dan membiasakan anak untuk membersihkan dirinya sendiri (Abang)
- Mengajari dan membiasakan anak untuk memakai pakaian sendiri termasuk memakai sepatu sendiri (Abang)
- Mengajari anak untuk bisa membagi waktunya (Abang)
- Mengajari dan membiakan kepada anak-anak untuk berani mengakui kesalahan dan meminta maaf jika mengakui kesalahan (Abang dan Adek)
- Memberikan kesempatan kepada anak untuk menentukan pilihannya (Abang dan Adek)
- Mengajak anak untuk bersama sama menyelesaikan pekerjaan rumah tangga (Abang dan Adek)
- Memberikan kesempatan kepada anak untuk dapat menentukan pilihan nya sendiri (Abang dan Adek)

2. One Week One Skill
Abang (5y3m)
- Mengajari abang untuk membiasakan merapikan kamar tidur sendiri
- Membiasakan tidur dikamar nya sendiri
- Membiasakan mengerjakan tugas yang telah di sepakati bersama
- Pandai bersih-bersih badan sendiri

Adek (2y)
- Belajar untuk memulai toilet training
- Belajar untuk terus melatih makan sendiri dengan rapi
- Belajar untuk terus melatih dan membiasakan merapikan mainan yang telah dimainkan
- Belajar untuk menghargai barang kepunyaan sendiri (tidak asal lempar, tidak asal buang-buang mainan)

3. Makan bersama.. Alhamdulillah selalu seperti ini.. menikmati kebersamaan dengan anak-anak sambil terus mengajarkan tentang kemandirian kepada anak itu sendiri..

Kalo untuk sii abang (5y3m) sejauh ini Alhamdulillah sudah pandai untuk makan sendiri, makan dengan tertib (tidak mondar mandir), sudah pandai juga untuk makan dengan rapi. Mungkin untuk kategori "kemandirian anak - makan sendiri" abang sudah lulus ya.

Naah PR mama masih di adek, untuk sii adek yang baru genap 2y.. makan sendiri tentu selalu dilatih dan dibiasakan,, walaupun yaa itu makanan nya masih tumpah-tumpah (perlahan-lahan berjalan nya waktu nanti bisa untuk makan dengan rapi yaa nak) yang terpenting adek sudah pandai untuk makan dengan tertib. Sudah pandai minum sendiri menggunakan gelas. Sudah pandai menaroh gelas di tempat semula..

yaa.. mama akan terus dan tidak akan pernah lelah untuk membersamai kalian.. saling menyemangati serta saling mendukung.. semoga kalian tumbuh menjadi anak yang mandiri yaa sholeh-sholeh nya mama pappa..

#hari1 #tantangan10hari #level2 #MelatihKemandirian #KuliahBunSay #IbuProfesional #IIP