Rabu, 19 September 2018

Ustadzah cantik itu bernama Ifa

Gadis cantik berkerudung putih itu bernama Ifa. Seorang ustadzah disalah satu pondok pesantren diwilayah Banten. Ia memilih menjadi seorang ustadzah karena emang cita-citanya dari beberapa tahun silam. Menyukai dunia pendidikan, menyukai anak-anak, dan tidak selalu suka dengan kebisingan menjadi salah satu faktor utama yang membuat Ifa jatuh cinta di pondok pesantren ini.

Pondok pesantren Salsabilla namanya, nama yang Indah seindah tempat dan suasananya. Jauh dari keramaian, suasana yang tenang, masih banyak terdengar suara-suara jangkring kala malam membuat Ifa semakin jatuh cinta dengan Salsabilla.

Keseharian Ifa yang membersamai santri-santri disini mulai dari subuh hingga selepas kegiatan rutin malam hari. Sedikitpun tidak pernah Ifa merasakan kejenuhan. Ifa sangat menikmati semua yang ia kerjakan disini. Melihat setiap tingkah santrinya, mendengar derai tawa mereka, dan semangat yang luar biasa dari para santri ini lah yang kian membuat hari-hari Ifa semakin berwarna.

Harapannya sebagai salah satu ustadzah dipondok pesantren ini, semoga kelak Salsabilla bisa terus dapat mencetak generasi bangsa yang Qurani. Senyum terukir diwajah cantiknya, saat melihat anak-anak yang hilir mudik di depannya. Sambil diiringi suara burung pemecah kesunyian.

Penat yang mendera Reina

Penat yang mendera Reina belakangan ini membuat Reina semakin tidak bisa konsentrasi menyelesaikan pekerjaannya. Beberapa teman satu divisi nya pun sudah melihat gerak gerik Reina yang tidak seperti biasanya.
"Lu kalo gak enak badan mending izin balik aja Rei" kata Zahwan. Bukannya menjawab pertanyaan Zahwan, Reina malah ngelonyor pergi ke pantry.
Duduk berdiam di kursi pantry dan menyesap wangi kopi hitam kesukaannya membuat pikiran Reina sedikit lebih tenang, sambil jempolnya pun dengan indahnya menari-nari diatas layar telepon pintar miliknya. senyum merekah diwajahnya saat melihat salah satu akun travelling menawarkan promo liburan yang menurut Reina cukup menggiurkan. Ahhh... rasanya emang gue dah lumayan lama tidak liburan kesuatu tempat karena pekerjaan yang tiada habisnya, bisa beneran gila gue kalo lama-lama kayak gini, fix gue butuh liburan. Gumamnya dalam hati.

Dirasa pikirannya sudah bisa diajak konsentrasi, Reina pun memilih untuk kembali ke ruang kerjanya untuk menyelesaikan pekerjaan yang semakin menumpuk karena ulahnya sendiri berapa hari ini. Oke.. tarik napas yang dalam hembuskan perlahan Reina, lu harus fokus menyelesaikan semua pekerjaan yang tertunda ditambah beberapa deadline. Setelah semua selesai lu bisa atur waktu ambil cuti buat liburan. Gumamnya sambil senyum-senyum sendiri.

*****

Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16:30 wib, teman-teman sedivisi Reina pun sudah ada beberapa yang pulang. Tapi Reina masih berkutat didepan komputernya, masih memilih untuk menyelesaikan tugasnya yang tertunda. Hawa liburan sudah memasuki pikiran dan jiwa Reina, membuat harinya kini kembali bersemangat.

Klip klip lampu bewarna ungu terus menyala dari telepon pintarnya, karena penasaran Reina pun melihat ada info apakah yang bisa dirinya dapatkan. Dan ternyata agen travelling itu memberikan informasi kepada Reina tentang jadwal keberangkatan. Senyum sumringah sangat jelas diwajahnya. Karena esok dirinya akan mulai mengurus izin cutinya.

*****
Pagi ini Reina sedikit lebih sibuk dari biasanya, karena harus menuntaskan dua deadline kerjaannya dan persiapan untuk berangkat liburan esok hari. Walau padat dan sedikit lelah tapi Reina tidak menghiraukannya. Yang ada dipikirannya saat ini adalah besok pagi dirinya bisa meninggalkan sejenak kebisingan ibukota.

Baru membayangkan tebing yang menjulang tinggi, air yang tenang, suasana yang hening membuat Reina tidak sabar menikmati satu pekannya disana.

#challenge14Hari
#RBMenulisBanten
#fiksibergambar
#ibuprofesionalbanten

Minggu, 13 Mei 2018

Silaturahmi yang dirindukan

Ramadhan bulan yang dinanti-nanti
Bulan yang penuh pengampunan
Bulan yang menguji kita untuk menahan nafsu dunia

Ramadhan bulan yang selalu dinanti-nanti
Untuk dapat bersilaturahmi
Dengan sanak saudara dikampung halaman

Sabtu, 12 Mei 2018

Demi masa

Waktu.....
Detik ke menit
Menit ke jam
Jam ke hari
Hari ke bulan
Bulan ke tahun

Dan.... waktu tidak akan pernah kembali
Waktu akan terus berjalan tanpa memperhatikan apa yang telah kita lakukan
Waktu akan terus meninggalkan kita
Tanpa mengingatkan akan kealfaan kita

Di tengah sajadah hitam
Aku bersimpuh.... aku menangis.. aku meratapi akan semua dosa yang telah aku lakukan

Semoga Allah masih memberikan ampunan
Semoga Allah masih memberikan kesempatan padaku untuk memperbaiki diri
Semoga Allah masih terus memberikan ridho-Nya padaku

Ramadhan yang dinanti

Ramadhan adalah bulan teristimewa
Ramadhan adalah bulan ke-9 dari penanggalan hijriah
Ramadhan adalah bulan penuh berkah

Ramadhan kedatangannya selalu dinanti
Keberadaannya membawa berjuta kesan kebaikan
Dan..... Ramadhan hadir dengan tantangan
Tantangan yang jika dijawab dengan keikhalasan
Tak akan berbalas selain pahala bersepuh kebaikan

Kamis, 10 Mei 2018

Memburu Ampunan di

Ramadhan adalah bulan penuh berkah
Bulan turunnya Al Quran
Bulan penuh kemuliaan
Dan... bulan penuh ampunan

Ramadhan....
Satu bulan yang Allah persembahkan untuk hamba-hambaNya yang beriman serta bertakwa

Ampunan terjadi karena adanya pelanggran
Serta.... tidak ada satupun manusia dimuka bumi ini yang terbebas dari dosa
Maka.... pertobatan yang sungguh-sungguh akan mengampunimu dari segala dosa yang pernah ada

Rabu, 09 Mei 2018

Puisi "Happy Ramadhan"

Ramadhan kembali tiba
Marhaban ya Ramadhan
Ramadhan bulan istimewa
Ramadhan bulan penuh berkah
Ramadhan bulan penuh kemuliaan

Pada bulan Ramadhan
Pintu-pintu surga dibuka
Pada bulan Ramadhan
Pintu-pintu neraka ditutup
Pada bulan Ramadhan
Para setan dibelenggu

Marii..........
Marii...... kita manfaatkan
Hari-hari dibulan Ramadhan
Marii...... kita menanam pahala
Yang akan kita petik nantinya
Marii...... kita menabung kebaikan
Dibulan yang penuh berkah ini

Minggu, 01 April 2018

Belajar dan Bertumbuh Bersama

Saat ini saya sebagai koordinator "Sejuta Cinta" ibu profesional Banten. Baru beberapa bulan sih, lebih tepatnya awal tahun 2018 kemaren saya diamanahi sebagai koordinator sejuta cinta ini.

Saat ditanya rasanya..?? Waaw... sungguh luar biasa, karena disini saya banyak menemukan ilmu baru yang mungkin sebelumnya belum pernah saya dapatkan.

Sejuta Cinta Ibu Profesional Banten ini hanya memiliki 6 anggota, termasuk saya selaku koordinatornya. Sangat sedikit bukan..?? Walau tim SC IP Banten anggotanya sangat sedikit, Alhamdulillah kami sangat solid, saling cepat tanggap dalam setiap keadaan, saling mendukung setiap program yang kami jalankan.

Bersyukur dan tiada pernah henti saya bersyukur, dapat dipercaya mengemban amanah ini. Amanah yang sangat luar biasa untuk saya. Harapan saya semoga Sejuta Cinta IP Banten terus dapat berkembang maju, dan apa yang kami lakukan dapat bermanfaat untuk banyak orang.

Sabtu, 03 Maret 2018

Mengambil Hikmah Dari Sakit

Sore ini secara tiba-tiba saya mengalami serangan asma. Penyakit yang memang dari kecil sudah seperti teman saya, karena begitu seringnya kambuh.

Tidak ada tanda-tanda sebelumnya kalo saya akan mendapatkan serangan asma hari ini. Tiba-tiba saja nafas saya berat sekali dan keringat dingin pun seketika keluar. Lumayan panik karena kondisi saya hanya bertiga sama anak-anak saja. Sii pappa sedang dalam perjalanan balik ke Serang.

Menelepon suami untuk menanyakan posisi saat ini dimana, bersyukurnya suami sudah mau sampai rumah. Lumayan lega, karena saya akan bisa lebih cepat ke rumah sakit. Sesampainya suami di rumah, beliau sedikit kaget melihat kondisi saya. Karena di telp tadi saya semaksimal mungkin untuk dapat berbicara normal. Tujuannya hanya tidak ingin membuat beliau panik.

Setelah selesai beres-beres kami pun langsung menuju rumah sakit yang ada di kota kami. Bertemu dengan dokter specialis penyakit dalam yang biasa menangani saya. Banyak obrolan mengenai penyakit saya ini. Salah satunya adalah saya harus dapat belajar untuk memanage pikiran saya dengan baik. Karena saya sendiri memang tipe pemikir, terkadang hal sederhana pun sangat saya pikirkan sekali. Kalo kata suami "saya tipe yang suka buang-buang energi dengan percuma" hihihi..

Dengan sakit terkadang kita baru akan menyadari akan nikmat sehat. Nikmat yang sering dilupakan oleh sebagian orang. Bahwa diberikannya nikmat sehat oleh Allah adalah salah satu rezeki besar untuk seorang hamba-Nya.

Jumat, 02 Maret 2018

Memburu waktu

Disaat hanya ada hari ini dan besok untuk membuat sticker, tapi desain stickernya sendiri belum ada, lumayan membuat saya putar otak.. wkwkwkwwk kok otak di putar-putar yaa. Maksudnya putar otak disini saya diajak untuk berpikir dan bergerak cepat.

Dengan keterbatasan yang saya miliki, akhirnya saya meminta bantuan ke salah satu sahabat saya untuk membuatkan desain stickernya.

Bak gayung bersambut, Alhamdulillah sahabat saya pun bersedia membantu membuatkan desain yang saya maksud. Dengan bekal photo-photo yang ada, tak berselang lama desain sticker pun jadi.. ahaa..  duh bahagianya saya.

Di tengah gemuruh suara petir siang ini, saya pun mengajak anak-anak untuk ke percetakan. Melihat langit yang sepertinya akan menurunkan air dari atas, maka saya pun memilih angkutan online.

Tiba di percetakan pun, Alhamdulillah mas nya mau membantu membuatkan walau dengan waktu yang sangat mepet. Kalo kita berniat baik, InsyaAllah ada aja jalannya ya.

Desain sticker yang saya ceritakan disini adalah untuk menutup badan tabungan. Yang akan tim sejuta cinta Banten gunakan pada saat hari minggu nanti, di acara matrikulasi offline Institut Ibu Profesional Banten.

Kamis, 01 Maret 2018

Menikmati Sore Ditengah Gelapnya Langit

Hari ini dimulainya tantangan hari pertama kelas menulis. Sedari pagi mikir cerita apa yang akan dituangkan untuk hari ini.

Seperti biasa jadwal kamis siang menjelang sore adalah jadwalnya abang kumon. Karena kejadian kecelakaan saya di hari Rabu kemaren, membuat kendaraan saya terpaksa di rawat inap dengan waktu yang lumayan lama di bengkel. Dan.... hari ini mengantar abang kumon dengan angkutan online.

Sesampai dilokasi, abang masuk ruangan belajar, saya dan adek seperti biasa berpetualang dengan menjelajahi jalanan. Terserah kemana kaki ini membawa kita ya dek. Dan hal sederhana ini bener-bener menjadi ajang quality time antara saya dan adek.

Langit yang mulai menghitam, angin sepoi-sepoi menerpa dedaunan. Menjadi teman jalan-jalan saya dan adek sore ini. Capek berjalan kaki, kami memilih duduk di bangku bambu di depan sebuah ruko kosong, ditemani semangkok bakso dan segelas es doger. Ahh... MasyaAllah... pas sekali.

Bahagia itu sederhana sekali bukan...? Makan semangkok bakso dan segelas es doger ditemani cerita dan ketawanya adek sudah berhasil membuat sore saya berwarna. Dan hal sederhana yang saya dan adek lakukan ini adalah sebagai langkah penguatan bonding antara seorang ibu dengan anak laki-lakinya.

Rabu, 21 Februari 2018

Berusaha mempertahankan mindset

Berdiam diri sambil terus memikirkan, mulai dari mana yang akan saya selesaikan. Mengingat saya sendiri sebagai koordinator kegiatan sosial di salah satu komunitas, yang donasinya tidak hanya sebatas materi saja, tapi juga pakaian layak pakai.

Lambat laun pakaian layak pakai ini pun menumpuk, padahal sudah dikelompokkan sesuai dengan jenisnya masing-masing. Teriring banyaknya pakaian yang masuk, kardus-kardus pakaian layak pakai pun semakin bertambah.

Dengan kondisi rumah minimalis tetapi memiliki 2 lantai, salah satu ruangan atas hampir dipenuhi oleh barang-barang. Yang 3/4 nya sudah saya dan tim donasikan untuk korban gempa bumi di kabupaten Lebak bulan lalu.

Melihat penuhnya barang-barang diruangan atas membuat saya sendiri malas untuk berlama-lama berada disana. Eungap (sesak) kalo lama-lama diatas mah.

Sebetulnya saya sendiri sudah berusaha untuk merubah cara pandang saya, tapi kewajiban saya juga tidak bisa saya singkirkan. Terkadang hal inilah yang membuat saya dilema. Dilema harus bagaimana mengatasi keruwetan barang-barang yang ada. Di sisi lain saya sudah berusaha semaksimal yang diri ini bisa untuk mengubah mindset yang ada. Dan kembali lagi ke awal semua ini harus dibawa kemana..? Karena mengingat barang-barang (pakaian layak pakai) bisa dikeluarkan jika terjadi seseuatu.

Senin, 19 Februari 2018

Ingin membuat rumah lebih indah

Rumah dengan lahan terbatas, tetapi keinginan diri untuk dapat membuat hunian yang minimalis ini menjadi hunian yang nyaman dipandang mata dan hati para penghuninya.

Sementara ini saya telah mengelompokkan semua dengan jenisnya masing-masing. Mulai dari mainan anak-anak yang saya kelompokkan sesuai dengan jenisnya masing-masing. Begitupun dengan perlengkapan rumah tangga.

Tapi… entah kenapa rumah saya masig berasa kurang sedap dipandang mata dan hati. Ahhh… salah dimana itu yang selalu saya pikirkan. Tapiii saya sendiri belum menemukan solusi yang mantap untuk penyelesaian masalah saya ini.

Salah satu teman saya ada yang share tentang Marie Kondo, dah akhirnya saya tertarik untuk mencari tahu apa itu Marie Kondo. Lewat sosial media Instagram saya menemukan jawabannya.

Hal pertama yang ingin saya lakukan adalah membuat kulkas saya menjadi tempat yang sesuai dengan tujuannya. Bukan kayak sekarang apa-apa dimasukkan disana, yang awalnya agar makanan seperti biskuit tidak cepat melempam.

Sabtu, 17 Februari 2018

Asyiknya Aplikasi Instagram

Instagram ini adalah cara sederhana untuk menangkap dan berbagi momen di dunia. Ikuti teman dan keluarga untuk melihat apa yang mereka lakukan, dan menemukan account dari seluruh dunia yang berbagi hal yang saya sukai.

Saya menggunakan Instagram untuk:
• Posting foto dan video yang saya ingin, kemudian menyimpan di profil jaringan. Mengeditnya dengan filter dan alat-alat kreatif dan menggabungkan beberapa klip menjadi satu video (keren banget bukan..?).
• Berbagi beberapa foto dan video (sebanyak yang saya inginkan!).
• Kirim menghilang foto dan video, pesan teks dan posting dari feed ke kelompok dan teman-teman dengan Instagram langsung.
• cerita Watch dan video langsung dari orang yang saya ikuti di bagian atas feed saya.
• pilihan cerita, foto dan video yang mungkin saya sukai dan mengikuti akun baru pada tab Jelajahi.

Jumat, 16 Februari 2018

Menikmati Manfaat Positif Dari Aplikasi Cookpad

Sebagai seorang istri dan ibu tentu saya ingin menyajikan masakan istimewa setiap harinya untuk keluarga kecil saya. Namun terkadang ditengah-tengah kegiatan memasak saya, tiba-tiba saya merasa kok ingin mencoba resep baru yaaa....

Naah... ditengah kemudahan teknologi dan dengan didukungnya oleh smartphone saat ini, tentu saja semakin mempermudah saya untuk mencari resep-resep baru yang sesuai dengan keinginan keluarga kecil saya.

Aplikasi yang sangat mendukung kegiatan masak memasak saya adalah Cookpad. Di dalam aplikasi Cookpad ini terdapat lebih dari 500,000 aneka resep masakan Indonesia, kue basah, kue kering, minuman, MPASI, menu diet, dan masakan rumahan lainnya yang cocok untuk yang baru belajar masak ataupun yang hobi masak. Semua resep ada di Cookpad!

Tidak hanya untuk mencari resep, saya juga bisa menyimpan resep saya sendiri dan membagikannya dengan mudah kepada teman-teman saya yang sering menanyakan resep masakan saya (berasa jadi chef yaak.. hihihi)

Di dalam aplikasi Cookpad ada banyak jenis masakan indonesia misalnya resep rendang, resep ayam goreng, resep jajanan pasar. Tidak hanya itu, untuk menu makan si kecil juga tersedia. Ada resep mpasi, resep masakan anak, resep bekal anak, resep ayam, dan variasi resep nasi goreng yang sangat disukai abang dan adek.

Naah.. bagi yang seperti saya, suka membuat kue, juga dapat mencoba aneka resep bolu seperti resep bolu gulung, resep bolu kukus, resep bolu kukus mekar, dan juga tersedia aneka resep kue kering seperti resep nastar, resep lidah kucing, resep cookies, yang mudah dibuat.

Yang menyukai jajanan pasar dan aneka kue basah? Bikin sendiri aja yuk, lebih hemat dan jika berhasil bisa jadi bakulan lho. Banyak resep jajanan pasar dan resep kue basah yang bisa dicoba.

Dengan aplikasi Cookpad ini menjadikan segalanya lebih mudah.

Cookpad adalah solusi masak sehari-hari. Download aplikasi resepnya dan nikmati kemudahan berbagi inspirasi masakan Indonesia dan masakan rumahan sehari-hari di Cookpad!

Kamis, 15 Februari 2018

Sangat Merasakan Banyaknya Manfaat Dari Aplikasi Gojek

Di zaman yang serba modern dan serba online ini, serta ditengah kepadatan kegiatan saya dalam membersamai suami dan anak-anak, apalagi jika kondisi badan lagi tidak fit. Aplikasi ini memang sangat membantu sekali. Naah.... aplikasi yang saya maksud adalah aplikasi Go-jek.

Go-Jek adalah on-demand mobile platform dan aplikasi terdepan yang menyediakan berbagai layanan lengkap mulai dari transportasi, logistik, pembayaran, layan-antar makanan, dan berbagai layanan on-demand lainnnya. Tanpa perlu kita harus keluar rumah.

Dan untuk pembayaran pun kita sebagai customer dapat memilih, mau melakukan pembayaran cash atau dengan GO-Pay. Go-Pay ini adalah dompet virtual untuk membayar transaksi di dalam aplikasi GO-JEK kini hadir dengan berbagai fitur terbaru. Naah... untuk mengisi saldo dari Go-Pay ini pun sangatlah mudah. Hanya melalui driver Go-Jek, ATM, Mobile Banking ataupun Internet banking. Yang bisa kapan kita mau melakukan pengisian pulsa

Macam-macam layanan yang bisa kita lakukan dalam 1 aplikasi Go-Jek adalah sebagai berikut :

1. Beli pulsa dan paket data semakin mudah dengan hadirnya GO-PULSA, yang melayani operator Telkomsel, Indosat, XL, Axis, Tri dan Smartfren. Pembayaran dapat dilakukan langsung dengan saldo GO-PAY Anda.

2. GO-POINTS, program loyalti pelanggan dari GO-JEK di mana Anda bisa mendapatkan poin loyalti dari setiap transaksi GO-JEK yang dibayar menggunakan GO-PAY. Tukarkan poin Anda dengan berbagai macam reward menarik.

3. GO-TIX, layanan mobile ticketing dan penyedia informasi beragam acara hiburan yang ada di dalam layanan aplikasi GO-JEK menawarkan Anda berbagai tiket konser dan bioskop tanpa perlu pergi ke loket dengan berbagai penawaran menarik.

4. Telah hadir fitur terbaru dari GO-JEK yaitu GO-WIN, untuk Anda merekomendasikan teman yang belum pernah menggunakan GO-PAY untuk mulai menggunakan GO-PAY. Anda akan mendapatkan tambahan saldo GO-PAY untuk setiap teman yang berhasil Anda ajak menjadi pengguna GO-PAY. Anda cukup melakukan sinkronisasi daftar kontak di HP dengan aplikasi GO-JEK.

5. GO-MED bersama Halodoc hadir untuk melayani pengantaran obat (obat bebas atau dengan resep), vitamin, suplemen dan kebutuhan medis lainnya. Cukup mengunggah resep dokter untuk menebus resep, Anda tak perlu lagi antri di apotek.

6. Jasa lainnya dari GO-JEK, yaitu GO-RIDE, layanan transportasi motor yang mudah dan cepat, siap membawa Anda ke mana saja. Pesan mobil pribadi melalui layanan GO-CAR dengan teman dan keluarga Anda, dan dikmati perjalanan yang lebih nyaman. Antar paket Anda secara instan melalui GO-SEND, pesan semua makanan favorit dengan GO-FOOD yang memiliki ratusan ribu pilihan restoran. GO-MART hadir untuk memudahkan Anda belanja kebutuhan sehari-hari, dan GO-BOX untuk pengiriman paket besar juga siap membantu Anda pindahan rumah. Untuk keliling Jakarta lebih nyaman, rencanakan rute TransJakarta Anda di GO-BUSWAY.

7. GO-MASSAGE, GO-CLEAN, GO-AUTO dan GO-GLAM sekarang tersedia dalam satu aplikasi: GO-LIFE.

Rabu, 14 Februari 2018

Asyiknya Berbelanja dengan aplikasi Online

Dengan situasi dan kondisi seperti saya ini, sangat terbantu sekali dengan adanya aplikasi perbelanjaan online. Dengan adanya aplikasi tersebut saya jadi tidak perlu keluar rumah untuk mencari barang yang saya perlukan.

Survey harga dahulu, melihat kualitas barang, melihat riview dari yang sudah belanja disana. Ahhh.. pas sekali untuk saya, apalagi untuk barang yang emamg rada sulit dicari dipasarnya.

Aplikasi yang saya ceritakan diatas adalah aplikasi Shopee. Naah.. shopee ini aplikasi yang menawarkan cara berbelanja yang mudah dan menyenangkan. Selain itu cara pembayarannya pun sangat bervariasi. Barang-barang yang ditawarkan di apkikasi ini pun sangat beraneka ragam.

Jika tidak terlalu terburu-buru dengan barang yang dibutuhkan. Saat ini saya melilih untuk menggunakan jasa dari aplikasi ini. Belanja mudah, murah dan aman tentunya.

Selasa, 13 Februari 2018

Mencatat Siklus Menstruasi di aplikasi

Dari awal tahun ini saya dan suami memang sudah merencakan untuk menambah momongan lagi. Karena mengingat usia adek sudah 3tahun dan dirasa pas untuk punya adek lagi.

Melihat siklus mentruasi saya yang maju mundur maka suami menyarankan untuk belajar dari aplikasi yang ada di playstore. Ubek-ubek playstore dan akhirnya dapat apa yang ingin kami pelajari bersama.

Aplikasi itu bernama Kalender Menstruasi. Dari aplikasi Kalender Menstruasi ini saya dapat mempelajari tentang kapan waktu datangnya haid, siklus dan ovulasi.

Dengan adanya aplikasi ini semoga dapat membantu dalam perencanaan kami untuk menambah momongan dalam waktu dekat. Dan semoga Allah mempermudah niat baik kami ini. Aamiin

Senin, 12 Februari 2018

Membeli tiket pesawat hanya lewat Aplikasi

Rencana liburan ini sangat mendadak, hari ini selepas makan siang, abang mengajak saya berdiskusi menyakan perihal longweekend nanti mau kemana. Ditelusuri akhirnya abang membuat permohonan ke Bengkulu. Silaturahmi kerumah eyangnya sekaligus menjelajahi kota Bengkulu.

Saya pun mencoba berkomunikasi sama sii pappa. Dan pappa pun menyetujui, disini saya diminta pappa untuk mulai mencari tiket pesawat dengan harga termurah. Untuk keberangkatan hari rabu dan kepulangan hari minggu.

Satu persatu aplikasi saya bandingkan mulai dari aplikasi pegi-pegi, traveloka, airpaz, promo tiket pesawat. Dari satu ke satu aplikasi saya catat harga dan waktunya untuk membandingkan. Alhamdulillah dapat jg harga yang sesuai dengan budget kami.

Kini dengan semakin majunya zaman, semakin mempermudah manusia juga untuk melakukan sesuatu. Dan saya sangat bersyukur dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini.

Minggu, 11 Februari 2018

Belajar Sholat Dari Aplikasi Marbel Sholat

Melihat abang yang sudah rajin menjalankan sholat 5 waktu diusia yang baru 6tahun 3bulan, membuat adek yang baru 3tahun pas ingin belajar sholat seperti abang katanya.

Melihat semangatnya adek yang sangat membara untuk belajar sholat seperti abang, membuat saya memutar otak kira-kira hal apa yang membuat adek menikmati belajar sholatnya.

Pas sekali tantangan level 12 ini tentang multimedia, maka saya pun mendownload aplikasi Marbel Sholat untuk adek.

Marbel Sholat ini berisi tata cara sholat untuk anak-anak disertai gambar dan doa. Marbel sholat merupakan aplikasi pendidikan untuk anak-anak. Aplikasi ini membantu anak-anak belajar tata cara sholat 5 waktu. Bersama marbel sholat, anak-anak bisa belajar urutan setiap gerakan sholat beserta dengan doanya.

Aplikasi ini dilengkapi dengan narasi pendukung yang sangat bermanfaat bagi anak-anak yang belum lancar membaca, cocok banget ya untuk adek Yafi. Setiap materi dilengkapi dengan narasi sehingga anak-anak bisa belajar hanya dengan mendengarkan suaranya saja.

Marbel ini menggabungkan konsep belajar dan bermain menjadi satu, sehingga melahirkan cara belajar yang lebih menyenangkan. Dan hari ini adek juga sangat menikmati belajar sholat dengan aplikasi marbel sholat ini

Sabtu, 10 Februari 2018

Asyiknya Mewarnai Lewat Aplikasi

Tadi pagi saya ada acara wawancara orangtua persiapan abang mau masuk SD. Karena yang datang lumayan ramai, otomatis waktu tunggu saya pun akan lebih lama disini.

Iseng-iseng mengisi me time saya pagi ini, saya uplek-uplekan dengan hape mencari sesuatu yang kira-kira asyik gitu. Terlihat selewat aplikasi Colorfy. Sepertinya menarik, dan saya coba mendownload nya.

Ahaaa... ternyata bener dugaan saya, aplikasi ini bisa membuat waktu saya menjadi sesuatu yang berkesan. Colorfy ini sebuah aplikasi mewarnai untuk orang dewasa. Biasanya kalo mewarnai lewat buku dan pensil warna, kali ini saya belajar mewarnai di hape. Sesekali tersenyum menikmati jari telunjuk saya menari-nari dilayar handphone ini. Ahhhh suka sekali dengan tantangan level 12 ini, dengan adanya tantangan ini setiap hari saya menjadi ingin menambah ilmu lewat aplikasi-aplikasi yang sebelumnya belum pernah saya coba.

Jumat, 09 Februari 2018

Bermain dan Belajar dari Aplikasi Game Edukasi

Sore ini adek kembali saya ajak untuk mengambil manfaat positif dari sebuah aplikasi. Hari ini yang saya download adalah aplikasi Game Edukasi.

Ada apa dengan aplikasi game edukasi ini adalah aplikasi permainan untuk anak usia dini. Game edukasi ini berisi permainan pendidikan terutama untuk anak usia dini. Meliputi : game memory  yang melatih daya ingat, mewarnai yang mengasyikkan, serta pengenalan huruf, angka, warna, bentuk, buah dan binatang yang dilengkapi suara pemandu.

Menanti waktu maghrib sambil membersamai adek belajar dari sebuah aplikasi adalah sesuatu yang istimewa untuk kami. Bisa jadi ini ajang quality time antara saya dan adek hari ini.

Kamis, 08 Februari 2018

Mengambil Manfaat Dari Aplikasi Kids Puzzles

Adek yang saat ini lagi suka-sukanya bermain puzzle. Tapi karena puzzle dirumah belum beraneka ragam, membuat adek cepat bosan.

Karena ditantangan level 12 ini tentang keluarga multimedia. Maka saya akan mengajak adek bermain sambil belajar lewat smartphone. Bermain sambil belajar puzzle lewat sebuah aplikasi.

Aplikasi yang saya download adalah Cars Puzzles. Disini saya akan menceritakan, apa siih aplikasi kids puzzles ini..? Cars Puzzles ini adalah aplikasi permainan pendidikan untuk anak-anak.

Aplikasi ini mengajak anak-anak untuk bermain teka-teki tentang macam-macam kendaraan. Anak-anak diajak untuk menebak dari bayangan yang ada disebelah.

Rasa penasaran dan keingintahuan yang tinggi membuat adek semakin bersemangat untuk mencobanya. Walau dibolehkan belajar lewat smartphone tetapi tetap saya batasi waktu bermainnya dan selalu dalam pendampingan saya.

Semoga dengan semakin majunya zaman dapat membuat kami semakin melek akan teknologi yang ada. Tetap dalam porsi yang aman dan yang dapat membawa manfaat positif untuk kami.

Rabu, 07 Februari 2018

Belajar Dari Aplikasi Pengeluaran Bulanan

Dari awal menikah tahun 2011 yang lalu, sampai di tahun 2018 ini saya dan suami memang selalu rutin mencatat pengeluaran kami. Baik itu pengeluaran harian, pengeluaran bulanan, pengeluaran dadakan semua kami catat dengan begitu rapi nya.

Hingga sampailah pada tantangan terakhir di kelas bunda sayang IIP ini Keluarga Multimedia. Dari sini akhirnya saya dan suami sepakat untuk mencari aplikasi apa yang cocok dengan kami berdua. Biasanya dari tahun ke tahun kami mencatat rapi di buku, kali ini kamo tertantang untuk mencatat rapi di sebuah aplikasi smartphone yang kami punyai.

Malam ini setelah diskusi panjang bersama suami, kami sepakat untuk mendownload aplikasi Pengeluaran Bulanan. Yaaa... tidak hanya saya yang mendownload, tetapi suami pun ikut mendownload. Tapii.. yang kita download berbeda. Suami melilih untuk mendownload aplikasi Pengeluaran Harian, katanya nanti laporan pengeluaran hariannya akan beliau sampaikan pada hari sabtu atau minggu yang biasa kami gunakan untuk berdiskusi bersama anak-anak.

Mengutip kalimat istimewa dari Charles A Jaffe "Yang bisa membuatmu kaya bukanlah besaran penghasilanmu, tapi kebiasaanmu mengatur pengeluaran".

Dari kalimat istimewa tersebutlah saya bersama suami sepakat untuk terus belajar bersama dalam mengatur pengeluaran keluarga kecil kami.

Selasa, 06 Februari 2018

Manfaat Positif Dari Aplikasi Google Maps

Berbicara tentang google maps tentu sangat mudah dibayangkan bukan? Aplikasi yang berkontribusi besar untuk hampir seluruh masyarakat yang ada didunia. Google Maps ini salah satu aplikasi primadona dari kebanyakan orang. Karena dengan adanya google maps ini orang-orang jadi sangat mudah untuk mencari alamat yang dituju.

Aplikasi google maps saat ini juga sudah masuk di smartphone. Fungsinya juga sangat beragam, mulai dari pertunjukan peta untuk alamat yang ingin dituju, menunjukkan keberadaan suatu benda, bahkan mencari orang hilang. Naah... untuk mencari keberadaan suatu benda dan mencari orang hilang biasanya kita memerlukan aplikasi tambahan.

Dengan semakin modernnya zaman, semakin maju juga tren yang ada. Semoga kita termasuk kedalam orang-orang yang pandai mengambil pelajaran positif dari keadaan yang ada.

Senin, 05 Februari 2018

Membaca dan Menulis Dengan Aplikasi Wattpad

Di zaman yang serba modern seperti sekarang ini, kita bisa dengan mudah mendapatkan informasi dari dunia maya, termasuk mendapatkan ilmu dari aplikasi-aplikasi yang kita inginkan. Misalnya ilmu tentang pendidikan anak kita bisa mendownload aplikasi marbel. ilmu tentang bagaimana cara mengedit foto yang baik, kita bisa mendownload aplikasi photogrid dan masih banyak lagi aplikasi-aplikasi lainnya.

Di tantangan ketiga ini saya akan menceritakan dan menjelaskan salah satu aplikasi yang sangat saya sukai. Bagaimana tidak.. setiap hari aplikasi ini selalu menemani acara me time saya. Aplikasi yang saya maksud adalah Wattpad.

Apa sih wattpad itu..? Wattpad adalah komunitas online bagi penulis dan pembaca. Fungsinya sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bloger.

Nah.. di Wattpad ini kita bisa membuat akun gratis untuk mulai menulis di Wattpad ataupun hanya sekedar ingin membaca postingan-postingan di Wattpad. Ntah itu cerita pendek, cerita bersambung, kumpulan puisi cinta dan masih banyak lagi tema lainnya.

Manfaat Wattpad bagi yang hobi menulis
📝 bagi yang suka menulis tapi bingung harus memulai dari mana, tulisannya bisa langsung dituangkan di wattpad.
📝 wattpad juga bisa menjadi tempat untuk melatih kemampuan menulis kita.
📝 di wattpad kita bisa menulis secara gratis
📝 jika beruntung kita akan mendapatkan banyak penggemar
📝 tulisan kita juga akan bisa dibubukan

Manfaat Wattpad bagi yang suka membaca
📖 bagi yang gemar membaca, tidak perlu repot lagi dengan bawaan buku-buku yang berat, karena bisa langsung membaca dari aplikasi ini
📖 lewat wattpad kita bisa membaca jenis cerita apa saja. Mulai dari fan-fiction, teen-fiction, romance, action, horor, dan genre lainnya tanpa harus membawa buku berat-berat.
📖 Dengan aplikasi wattpad kita bisa membaca dimana saja dan kapan saja

Banyak sekali yaa manfaat aplikasi wattpad ini. Dari tahun 20015 hingga sekarang aplikasi ini tetap menjadi aplikasi favorit saya. Karena dengan aplikasi ini selain dapat menghemat uang untuk membeli buku, juga menghemat waktu karena kita bisa mendapatkan ilmu kapanpun yang kita mau.

Minggu, 04 Februari 2018

Belajar Dengan Aplikasi Marbel Angka

Hari kedua ini saya mau meriview aplikasi Marbel Angka. Marbel angka ini adalah aplikasi pendidikan yang membantu anak-anak dalam belajar mengenal angka, mulai dari angka 0 sampai angka 50. Aplikasi ini di desain khusus untuk anak-anak.

Disini anak-anak diajak untuk belajar mengenal angka sejak dini. Bersama marbel angka, anak-anak akan dikenalkan  pada dunia belajar yang lebih menyenangkan. Selesai belajar, anak juga bisa memainkan beberapa permainkan beberapa permainan edukasi yang menarik.

Marbel ini adalah aplikasi yang dapat digolongkan kedalam aplikasi belajar anak, aplikasi pendidikan, permainan edukasi, buku belajar dan belajar secara interaktif.

Sabtu, 03 Februari 2018

Belajar Dengan Aplikasi Marbel

Mari belajar sambil bermain, cara belajar menyenangkan untuk buah hati kita bersama aplikasi marbel.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, banyak sekali aplikasi pendidikan yang menarik dan sangat mudah untuk digunakan. Salah satunya adalah aplikasi pendidikan. Tren zaman sekarang aplikasi pendidikan bisa langsung di download di tablet atau smartphone. Menurut saya ini sangat praktis karena bisa dibawa kemana saja.

Berkembang bersama teknologi, Marbel (Mari Belajar Sambil Bermain). Sebuah aplikasi pendidikan khusus untuk anak-anak telah hadir, untuk menemani anak-anak belajar dengan cara yang menarik, menyenangkan, interaktif dan tentunya dapat dilakukan dimana saja.

Yang lagi saya lakukan bersama adek saat ini adalah belajar mengenal huruf. Selain belajar secara langsung, saya juga mengenalkan huruf lewat aplikasi marbel huruf.

Marbel ini adalah aplikasi pendidikan yang dapat membantu saya membersamai anak-anak dalam belajar. Aplikasi marbel ini adalah cara belajar yang menyenangkan, karena materi yang disajikan dilengkapi dengan gambar dan suara musik yang sangat menarik. Sehingga bisa menarik minat anak-anak untuk belajar.

Sabtu, 27 Januari 2018

Aliran rasa level 11

Level 11 ini adalah sesuatu yang wow banget menurut saya.. karena dengan adanya cara belajar yang baru dari level-level sebelumnya menjadikan pengalaman yang baru juga untuk saya. Mulai dari dapat megenal lebih dalam teman-teman satu kelompok, menambah ilmu dan pengetahuan.. serta menambah kenangan dipenghujung kelas bunda sayang.

Betapa pentingnya menumbuhkan  fitrah seksualitas kepada anak, tujuannya supaya tetap lestari nya kehidupan manusia sesuai dengan kaidah ajaran agama. Fitrah seksualitas tak bisa di kekang, dihilangkan atau dihindari dari kehidupan anak. Dalam mengajarkan seksualitas, orang tua berdasar pada tuntunan ajaran agama dan menyesuaikan dengan usia dan perkembangan anak. Dan hal terpenting adalah mengajarkan anak menjadi Muslim dan Muslimah yang wajib terikat pada semua ketentuan syariah - mengarahkan anak” menjadi manusia yang bertanggung jawab atas hidupnya sebagai hamba Allah yang taat. Harapanya ancaman dan rasa takut orang tua akan hilang dan anak-anak kita menjalani hidup secara sehat (sesuai fitrahnya).

Jumat, 19 Januari 2018

Mengajarkan Pendidikan Seksualitas Anak dalam Pandangan Islam

Sore ini selepas sholat Ashar, memang jadwalnya abang berenang. Sesampainya di tempat tujuan, abang sedikit kaget karena kolam renang ternyata lebih ramai dari biasanya.

Abang : "Hmmm... rame ya ma hari ini"
Abang : "Abang izin ke toilet dulu ya ma, mau ganti pakaian"

Kalimat kedua yang dapat saya simpulkan, diusia yang baru menginjak usia 6tahun 2bulan. Alhamdulillah abang sudah sangat tau apa itu aurat. Mana yang harus diperlihatkan dan mana yang harus dijaga. Sejauh ini kalau berada ditempat umum kalau mengganti pakaian abang akan melipir ke toilet. "Malu kalo ganti disini ya ma" begitu katanya.

Menanamkan rasa malu pada anak memang seharusnya sedini mungkin. Dan menanamkan rasa malu pada anak adalah bagian dari pendidikan seksualitas dalam pandangan islam.

Saat ini dan seterusnya saya akan berusaha semaksimal yang bisa saya lakukan untuk membersamai anak-anak dengan sebaik-baiknya.

Kamis, 18 Januari 2018

Mengenalkan fungsi anggota tubuh pada adek yang berusia 2th

Siang tadi saat ada waktu kosong dan waktu adek untuk bersantai. Saya gunakan untuk mengajak adek bercerita. Awalnya saya mendongengkan adek tentang fungsi anggota tubuh. Duduk diam, mimik wajah yang sangat serius mendengarkan dongeng yang saya ceritakan.

Selesai saya mendongeng, adek saya ajak untuk meriview apa yang sudah saya ceritakan. Mulai dari rambut, mata dengan fungsinya, telinga, tangan, kaki dan terakhir sampai di alat kemaluan adek.

Dibagian riview terakhir saya mengajak adek untuk lebih serius lagi. Karena sekaligus saya ingin kembali mengingatkan bahwa menjaga alat kemaluan itu sangat penting dan ini termasuk benda rahasia yang adek punya. Tidak semua orang bisa menyentuh atau memegangnya. Yang berhak menyentuh atau melihatnya hanya mama, pappa, tante dokter dan bu guru kalo adek udah sekolah nanti yaa.

Anggukan dan tawa ceria dari adek menjadi jawabannya. Saya pun terseyum melihatnya. Melihat anak usia 2th 11 bulan ini sangat antusias dengan apa yang saya dongengkan siang ini.

Semoga apa yang saya lakukan siang ini dengan adek dapat membawa manfaat untuk adek kedepannya.

Rabu, 17 Januari 2018

Belajar memahami beda perempuan dan laki-laki

Sore ini sambil menunggu waktu sholat Maghrib tiba, saya mengajak abang dan adek untuk menonton video. Yaa.. media yang saya gunakan masih dalam bentuk video. Menurut saya dengan melihat secara langsung, anak-anak akan lebih mudah untuk menjelaskan apa yang akan kami bahas nantinya.

Disini saya mengajak abang dan adek menonton 2 video sekaligus. Video yang saya putar adalah perbedaan anak laki-laki dan anak perempuan. Alhamdulillah ternyata respon yang abang berikan sangat positif.

Pertama : Abang dapat dengan gamblang menjelaskan kalo anak perempuan yaa harus memakai pakaian perempuan. Dan anak laki-laki yaa harus memakai pakaian laki-laki. Masak anak laki-laki memakai pakaian perempuan kan aneh yaa ma.. begitu katanya.

Kedua : Abang juga dapat dengan lancar menjelaskan mainan yang seharusnya dimainkan oleh anak laki-laki dan perempuan. Kalo laki-laki mainan boneka kan gak lucu aja ya ma. Kalo anak cowok yaa mainan nya anak cowok kayak mobilan, merakit robotan, hotwheels gitu kan ya ma.

Anggukan serta senyuman lebar yang saya berikan atas penjelasan yang abang utarakan. Perlahan tapi pasti abang mulai memahami fitrah laki-laki dan fitrah perempuan.

Harapan saya semoga saya bisa terus membersamai abang dan adek dengan sebaik-baiknya.

Selasa, 16 Januari 2018

Membangun Fitrah Pada anak Usia 6th

Malam ini saya mengajak abang untuk menonton video dari hasil diskusi kelompok 4. Setelah menonton saya mengajak abang untuk menganalisa apa yang barusan abang tonton.

Pertama abang dapat menyimpulkan pakaian laki-laki itu seperti apa. Kedua abang dapat menyimpulkan mainan kesukaan anak laki-laki itu seperti apa.

Membangun fitrah seksualitas anak memang seharusnya sedini mungkin. Dan semoga waktu yang saya lalui bersama abang dan adek adalah waktu terbaik untuk saya mulai membangun fitrah seksualitasnya.

Senin, 15 Januari 2018

Dongeng Tentang Fitrah Seksualitas Yang hanya 1/4 perjalanan

Malam ini cuaca sangat mendukung sekali untuk beristirahat. Begitu juga abang, meminta saya menemaninya untuk istirahat malam lebih awal.

Diwaktu ini saya gunakan untuk mendongeng. Yang saya bahas malam ini adalah tentang Fitrah Seksualitas.

Baru membacakan 1/4 bahan yang saya dongengkan, abang sudah tertidur pulas. Saya pun terseyum melihatnya. Karena mungkin padatnya kegiatan abang membuat abang lelah dan memilih istirahat lebih awal.

Besok akan saya lanjutkan berdiskusi dengan abang tentang fitrah seksualitas ini. Tema yang memang lagi happening banget.

Harapan saya semoga dapat membersamai anak-anak dengan sebaik-baiknya. Karena waktu tidak akan pernah kembali.

Minggu, 14 Januari 2018

Riview X Bagaimana Menumbuhkan Fitrah Seksualitas Anak Pada Orangtua Tunggal

Malam ini adalah malam ke 10 diskusi dikelas bunda sayang BCCG IIP. Seperti biasa di hari minggu kegiatan selalu padat, mulai dari beberes rumah yang tiap harinya tidak sempat dipegang, lanjut bikin menu masakan mingguan, menyetrika, dan hingga waktu sore menjelang kami gunakan untuk diskusi keluarga.

Selepas maghrib melihat sii pappa sudah mulai segeran, akhirnya kami putuskan untuk bersilaturahim ke rumah orangtua dari sii pappa. Karena bisa menengok orangtua memang kegiatan wajib dihari minggu.

Karena malam ini ada yang sedikit saya persiapkan untuk buah tangan ke rumah mertua. Hingga tanpa sadar handphone saya pun tidak terbawa. Dan lewat lagi mengikuti diskusi dikelas. Ahhh... ada perasaan sediih kala melihat tepat pukul 8 malam.

Meminta pulang kepada sii pappa pun tidak tega, akhirnya hanya bisa menyemangati diri sendiri untuk dapat membaca dan memahami sendiri hasil diskusi malam ini.

Tema yang diangkat malam ini adalah : "Bagaimana menumbuhkan fitrah seksualitas anak pada orang tua tunggal?"

🍀 Pengertian Fitrah Seksualitas

Fitrah seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang berfikir, merasa dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai lelaki sejati atau sebagai perempuan sejati.

Menumbuhkan Fitrah ini banyak tergantung pada kehadiran dan kedekatan pada Ayah dan Ibu.

🍀 Tahapan fitrah seksualitas:

🍄 0-2 tahun, anak lelaki dan perempuan didekatkan pada ibunya karena ada menyusui.

🍄 3– 6 tahun, anak lelaki dan anak perempuan harus dekat dengan ayah ibunya agar memiliki keseimbangan emosional dan rasional.

🍄 7 – 10 tahun, anak lelaki lebih didekatkan kepada ayah dan anak perempuan didekatkan ke ibunya.

🍄 10-14 tahun, anak lelaki didekatkan ke ibu, dan anak perempuan didekatkan ke ayah.

🍄 > 15 tahun, anak sudah aqil baligh yang merupakan tahap penyempurnaan fitrah seksualitas.

🍀 Peran Oraang tua:

1⃣ Peran ayah sebagai berikut:

- Penanggung jawab pendidikan.
- Man of vision and mission
- Pembangun system berpikir
- Supplier maskulinitas
- Penegak professional
- Konsultan pendidikan
- The power of tega

2⃣ Peran ibu sebagai berikut:

- Pelaksana harian pendidikan
- Person of love and sincerity
- Sang harmonis dan sinergi
- Pemilik moralitas dan nurani
- Supplier feminilitas
- Pembangun hati dan rasa
- Berbasis pengorbanan
- Sang “pembasuh luka”.

🍀 Tantangan yang di hadapi sebagai berikut:

1. Long Distance Relationship (LDR).
2. Perceraian.
3. Meninggal dunia.

🍀 Masalah utama anak melalui perceraian orang tua:

– 63% anak mengalami masalah psikologis seperti gelisah, sedih, suasana hati mudah berubah, fobia dan depresi.
– 56% kemampuan akademisnya rendah atau menurun dibandingkan dengan yang pernah mereka capai pada masa sebelumnya.
– 43% melakukan agresi terhadap orangtua.
(Kalter dan Rembar dari Children’s Psychiatric Hospital, University Of Michigan, AS).

Ketiadaan sosok ayah memiliki dampak yang luar biasa negative terhadap perasaan anak. Anak mengalami kesulitan dalam melakukan penyesuaian di sekolah, penyesuaian social dan penyesuaian pribadi.
(Journal of Divorce dari Harvard University, AS, Ibu Rebecca L Drill, PhD).

Maka dari itu lah bagaimana orang tua tunggal menghadapi masalah tersebut.

🍀 Pentingnya ilmu

🎗Kewajiban orang tua ialah membekali diri dengan ilmu yang dibutuhkan untuk menjalankan perannya.

🎗Orang tua yang berilmu akan menuntun anak-anaknya untuk menghadapi masalahnya dengan ilmu pula.

🎗Dengan ilmu yang cukup akan membantu kita sebagai orang tua mengasuh anak-anak hingga dewasa meskipun dalam keadaan sendiri atau single parent.

🍀 Kemudian yang bisa dilakukan bagi orang tua tunggal di antaranya :

🌹Bagi single mom

🌱 Carilah figur laki-laki dewasa untuk anak kita dan dekatkan anak-anak kita pada sosok tersebut. Begitupun sebaliknya.

🌱 Ibu atau ayah bisa menjadi role model bagi maskulinitas dan feminitas yang bisa ditiru oleh anak-anak kita.

🌱 Adanya rasa pengakuan dan penerimaan bahwa kehidupan kita dan anak-anak tidak ideal.

🌱 KPK (Kehangatan, Perhatian, dan Komunikasi).

Ikatan antara sang ibu dan buah hati terjalin sejak dalam masa kandungan hingga anak-anak bertumbuh kembang, dengan berbekal ilmu, akan membangun tiga hal yang sangat penting untuk pendidikan anaknya yaitu emotional quotient (eq), spiritual quotient (sq) dan intelligence quotient (iq).

🌱 Fitrah.

Setiap anak dilahirkan adalah fitrah atau suci. Pastikan sikap yang orang tua lakukan dan yang anak-anak tiru adalah perilaku yang baik.

🌱 Orang Tua, Idola Anak.

Kekosongan salah satu sosok orang tua dalam keluarga, mesti diisi atau dilengkapi oleh yang lainnya. Bukan bermaksud menggantikan, tetapi mengkomunikasikan tentang pribadi ayah atau ibu agar terbentuk karakter orang tua di benak anak sebagai idola mereka.

🌱 Kebutuhan Batin Anak.

Perhatian dan komunikasi di jaman sekarang, tidak terbatas pada jarak.

🌱 Stay Hungry

Kehangatan, Perhatian, dan Komunikasi dari orang tua kepada anak mestilah dilakukan dengan penuh keikhlasan dari hati.

🌱 Jangan Berharap Jadi Single Parent.

Pertikaian dalam rumah tangga mungkin adalah hal yang biasa terjadi. Namun, jangan sampai hal itu membuat perceraian dan akhirnya terbentuklah pola pengasuhan dengan single parent.

Pembahasan pada orang tua tunggal menurut ust. Budi Ashari

1⃣ Dalam kehidupan anak, 60% kehidupan anak diberikan otoritas pd ortu, sisalnya pd lingkungan (sekolah, lingkungan main dll)

2⃣ Islam memberi otoritas 60% itu pd ortu #bersyukur

3⃣ Banyak ortu protes tentang perkembangan anaknya, karena otoritas 60% itu tdk diambil, tapi diserahkan semua ke lingkungan. Ortu punya otoritas tidak diambil dengan tanggungjawab.

4⃣ "Sekolah jangan cepet2, sekolah jangan lama2 " (Budi Ashari) #nicequote

5⃣ Dalam islam, seorang anak mulai bersekolah di usia 5 thn. 0-5 thn adalah otoritas ortu jangan dititip atau dimasukkan sekolah

6⃣ Anak adalah harta berharga, maka harus dipersiapkan perencanaan pendidikannya sebaik mungkin. Bagi tugas antara peran ayah dan ibu agar anak bisa terasuh di usia 0-5 thn.

7⃣ Zaman Rasul, usia baligh anak-anak adalah 15 tahun. Kemudian usia baligh anak-anak kembali lagi ke usia 15 thn, biidznillah insyaAllah. Karena dengan baligh di usia 15 tahun, para ortu punya banyak waktu untuk menyiapkan anak2nya menjadi mukallaf.

8⃣ Wanita yg berperan dalam tahapan 0-15 thn

Rasulullah:
*⃣ Bunda Aminah di usia 6 thn mengajak Muhammad saw ke makam ayahnya.
Hikmah : pentingnya nasab ayah diperkenalkan ke anak ketika anak hidup hanya dengan ibunya. Di madinah banyak kerabat Abdulllah dari sisi perempuan (klrg nenek). Nasab adalah sesuatu yg istimewa.

*⃣ Tsuwaibah sempat menyusui Nabi sebentar.

*⃣ Halimah
Halimah mengisi usia emas Nabi (0-5thn). Halimah adalah perempuan beriman. Jarak dusun halimah sekitar 100km, sang Nabi yang masih bayi merah dibawa jauh demi sebuah rencana besar. Aminah menyerahkan dengan keridhoan anaknya kepada Halimah, walau jauh, karena Mekkah tidak layak untuk pertumbuhan Muhammad kecil. Banyak hal di mekkah yang harus dihindari dia di usia emas Nabi.
Pesan : jika di usia emas seorang anak harus diasuh oleh org lain, pilihlah lingkungan terbaik utk mereka.

*⃣ Syaima (kakak sepersusuan).
Syaima sebagai kakak tertua adalah role model. Jadikan anak pertama role model, karena akan jadi teladan.

*⃣ Ummu Aiman (pembantu).
Ada konsep pembantu dalam islam, Rasul menyebut Ummu Aiman sebagai "dia ibuku setelah ibu".

Tersadarkan bahwa dalam islam, banyak pihak yg mendidik anak, termasuk pembantu. Ummu Aiman tampil sebagai pembantu luar biasa, sehingga Nabi dengan bangga menyebutkan bahwa Ummu Aiman adalah ibuku setelah ibu.
Padahal image "anak pembantu" adalah buruk, tapi Nabi dengan bangga menyebut Ummu Aiman sebagai ibunya, karena istimewanya kualitas "peran pembantu" Ummu Aiman.
Kemudian Nabi pun menyatakan ketika Ummu Aiman harus menikah lagi, "yang mau menikah dengan wanita ahli surga nikahilah Ummu Aiman".

*⃣ Fatimah bin Asad
Khodimat ideal, sebagai ibu dan ahli surga, wanita beriman. Kata Nabi : ummi ba'dal ummi. Di usia 8-15 tahun didikan Nabi ada di bawah Fatimah binti Asad. Nabi tersedu ketika memakamkan Fatimah binti asad.

9⃣ Pria yg berperan dalam pengasuhan Nabi yaitu:

✳ Suami Halimah
Menjadi pengganti ayah. Perlu tokoh pengganti ayah (sekalipun single parent dan tidak menikah lagi).

✳ Kakek Nabi "Abdul Mutholib".
Bukan sembarang kakek. Pemimpin di mekkah. Allah menitipkan pengasuhan 6-8 tahun kepada Abdul Muthollib. Dia mengajarkan kebesaran dan kepemimpinan pada Muhammad kecil.

# Leadership utk usia 6-8 thn.
Bagaimana mengajarkannya ? Abdul muthollib memiliki kursi kebesaran disamping Mekkah, tidak ada yang berani mendudukinya, bahkan anak-anaknya sekalipun.
Tapi ketika Muhammad kecil naik ke kursi tsb, dikatakan jika untuk anak yang ini biarkan, karena kelak dia akan jadi pemimpin besar.

# Seni menjadi nenek kakek mengajarkan leadership. Nabi saw calon orang besar, maka sejak kecil disiapkan sebagai orang besar.

✳ Abu Thalib, mengajarkan life skill berdagang ke Nabi saw kecil. Berdagang ke Syam di usia kecil. Perjalanan 2000km, perjalanan lama yang diisi dengan berinteraksi dengan para pedagang, "ngasah kuping" dengan cara mendengarkan obrolan para pedagang (harga, kualitas barang dll).

Referensi tulisan dan video:

– waza.wordpress.com
– Facebook Okina Fitriani
– Elly risman muda, fitrah seksualitas, https://iinchurinin.wordpress.com/2017/10/21/fitrah-seksualitas-anak-bu-elly-risman/
– Ustadz harry santosa, kulwapperan ayah dalam pendidikan, https://nakindonesia.wordpress.com/2017/05/01/kulwap-peran-ayah-dalam-pendidikan/
– https://fc4pentingers.wordpress.com/2016/05/01/manajemen-pengasuhan-single-parent-terhadap-kesuksesan-anak/
– http://www.ibujerapah.com/2017/10/singleparenting-tentang-sosok-ayah.html
– https://youtu.be/mUirnWqWnRs

Sabtu, 13 Januari 2018

Riview IX Pendidikan Fitrah Seksualitas Anak Dalam Islam

Jam 10an malam baru saja sampai rumah. Seharian ini full ngurusin abang di RS Siloam Karawaci. Masih tindakan lanjutan dari gigi abang yang ada bakteri anaerob nya.

Qodarullah hari ini kondisi pappa pun tidak fit, demam, batuk saja sepanjang perjalanan membuat saya sedikit mellow melihatnya.

Dan malam ini pun saya absen, tidak bisa mengikuti di kelas bunsay BCCG IIP. Hanya bisa sekejap membaca materi yang disajikan teman-teman.

"Pendidikan Fitrah Seksualitas Anak dalam Islam"

Pendidikan seksual pada anak sangat penting, karena akhir-akhir ini gencar promosi pendidikan seks di sekolah-sekolah yang acuan dasarnya jauh dari nilai-nilai islam. Banyak cara penyampaian pendidikan seks mengacu pada apa yang dipraktikkan di negara Barat yang tentunya berbeda dengan pendidikan seks dalam islam.

*Tujuan pendidikan seksual di sebagian negara-negara Barat* adalah:

✅ *Menekankan pentingnya kesetiaan terhadap pasangan.*

Definisi pasangan menurut mereka tidak hanya suami dan istri, tapi juga pasangan satu rumah yg tidak diikat dengan pernikahan (kumpul kebo). Bahkan ada yang sampai sudah punya anak banyak baru menikah.

✅ *Menghindari kehamilan di usia remaja.*

Menurut mereka boleh remaja berhubungan seksual asalkan tidak sampai hamil. Makanya perzinaan antara siswa siswi di barat itu biasa.

✅ *Mampu menghindarkan hubungan seks apabila tidak diinginkan* walaupun bukan dengan pasangan sah.

✅ *Menghindari seks yang tidak aman* (yang tidak mengidap penyakit menular).

Sedangkan *Tujuan pendidikan seksual menurut Islam* adalah _menjaga keselamatan, kehormatan, dan kesucian anak-anak kita._ Bagaimana anak yang lahir dalam keadaan suci, selamat dan terhormat bisa tetap suci, selamat dan terjaga kehormatannya.

Fitrah seksualitas adalah _bagaimana seseorang berpikir, merasa dan bersikap sesuai dengan fitrahnya sebagai lelaki sejati atau sebagai perempuan sejati._

Agar keselamatan, kehormatan dan kesucian anak dapat terjaga, maka dibutuhkan *pendidikan fitrah seksualitas* agar anak:

1. mengerti identitas seksualnya

2. mengenali peran seksualitas yang ada pada dirinya

3. mengajarkan anak untuk melindungi dirinya dari kejahatan seksual.

Berikut adalah beberapa cara menerapkan pendidikan fitrah seksualitas pada anak:

📌 *Memberi nama yang baik untuk anak.*

Allah itu indah dan menyukai keindahan. Diantara keindahan ialah memberikan nama yang baik dan tidak memberikan nama yang mengandung makna buruk. Memberikan nama sesuai dengan jenis kelamin laki – laki atau perempuan. Menghindari pemberian nama yang membuat keragu- raguan atau yang mempunyai makna ganda.

📌 *Mengajarkan toilet training kepada anak.*

HR Ahmad mengatakan bahwa ada bayi perempuan yang mengompol saat sedang berada dipangkuan Nabi. Kemudian Nabi tidak merasa tergangu dengan kejadian tersebut, melainkan Nabi meminta air dan langsung menyipratkannya kebagian yang terkena kencing tersebut. Anak usia 1 tahun sudah dapat diberikan penjelasan tentang cara toilet trainning yang benar. Setiap sebelum tidur dan sesudah bangun tidur dibiasakan untuk ke toilet dan anak dibiasakan untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan ketika akan buang air kecil dan buang air besar. Orangtua dapat melihat gerak – gerik anak ketika akan akan buang air kecil dan buang air besar, sehingga dapat langsung menuju toilet.

📌 *Mengkhitan dan Mendidik menjaga kebersihan alat kelamin.*

Abu Hurairah berkata : fitrah itu ada lima yaitu khitan, mencukur bulu kemaluan, mencukur kumis, memotong kuku dan mencabut bulu ketiak. Mengajari anak untuk menjaga kebersihan alat kelamin selain agar bersih dan sehat sekaligus juga mengajari anak tentang najis. Anak juga harus dibiasakan untuk buang air pada tempatnya ( _toilet training_ ). Dengan cara ini akan terbentuk pada diri anak sikap hati-hati, mandiri, mencintai kebersihan, mampu menguasai diri, disiplin, dan sikap moral yang memperhatikan tentang etika sopan santun dalam melakukan hajat.

📌 *Menanamkan rasa malu pada anak*

Rasa malu harus ditanamkan kepada anak sejak dini. Jangan biasakan anak-anak, walau masih kecil, bertelanjang di depan orang lain; misalnya ketika keluar kamar mandi, berganti pakaian, dan sebagainya. Dan membiasakan anak untuk selalu menutup auratnya serta idak diperkenankan mandi bersama anak.

📌 *Mengajarkan Adab Meminta Izin*

Salah satu etika yang diajarkan dalam Islam untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Adab minta izin: ketika anak ingin masuk ke dalam kamar orangtua nya / kamar kakaknya / rumah orang lain maka harus dimulai dengan salam lalu baru minta izin masuk. Maksimal sampai 3x kemudian sebaiknya pulang. Etika meminta izin dibahas dalam Surat An-Nuur Ayat ke 27. Salah satu tujuan meminta izin adalah untuk menjaga pandangan mata.

Orangtua ketika berada di kamar biasanya ibu pakaiannya tidak lengkap misal hanya pakai daster yang diatas lutut. Apabila kita punya anak laki-laki kemudian sering melihat pakaian ibunya terbuka akan mempengaruhi kecenderungan seksual anak kita. Walaupun itu tidak disengaja. Rasulullah bersabda dalam Hadits riwayat Bukhari dan Muslim: "Sesungguhnya meminta izin itu diberlakukan dalam rangka untuk menjaga pandangan mata."

Pandangan mata yang tidak sengaja itu dihindari. Dijaga semaksimal mungkin. Kalau di rumah kita tidak bisa menjaga pandangan mata anak kita apalagi di luar rumah. Maka dari itu kita sendiri harus bisa menjaga aurat kita di hadapan anak kita dan ajarkan adab meminta iziin.

📌 *Mendidik anak agar selalu menjaga pandangan mata*

Telah menjadi fitrah bagi setiap manusia untuk tertarik dengan lawan jenisnya. Namun, jika fitrah tersebut dibiarkan bebas lepas tanpa kendali, justru hanya akan merusak kehidupan manusia itu sendiri. Karena itu, jauhkan anak-anak dari gambar, film, atau bacaan yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi. Dalam Riwayat Ibnu Khuzaimah disebutkan bahwa Rasullullah saw bersabda : keponakanku, pada hari ini, siapa yang menundukkan pandangan matanya dan memelihara kemaluan dan lisannya, dosa – dosanya akan diampuni.

📌 *Latihlah anak untuk menutup aurat*

Aurat aslinya dari bahasa Arab. Kata aurat artinya secara bahasa: sesuatu yang tercela kalau kelihatan. Sehingga orang yang kelihatan auratnya merasa malu. Adapun dalam istilah fiqih aurat artinya adalah anggota badan yang tidak boleh ditampakkan lelaki atau perempuan kepada orang lain. Rasulullah bersabda "tidak boleh laki laki melihat auratnya sesama laki laki dan tidak boleh wanita melihat aurat sesama wanita". (HR Muslim)

Laki laki melihat aurat nya laki laki saja tidak boleh apalagi melihat auratnya perempuan. Begitu juga sebaliknya. Hal ini akan membahayakan. Kekeliruan orang orang bahwa laki laki boleh melihat aurat laki laki dan perempuan boleh melihat aurat perempuan. Padahal hal tsb tidak dibolehkan karena akan menimbulkan hal yang membahayakan.

*Dari aturan ini seandainya dipraktekkan maka kita akan bisa dengan izin Allah membendung gerakan LGBT.*

Ketika aturan Islam tidak dipraktekkan maka LGBT bisa terjadi. Seringkali awal laki2 suka dengan laki2 dan perempuan suka dengan perempuan adalah ketika mereka melihat aurat terbuka sesama jenisnya. Entah itu di kolam renang atau di kamar mandi atau di tempat yang lain. Dianggap hal itu biasa padahal Nabi melarang. Ketika hal itu biasa lama lama ada ketertarikan sesama jenis. Awalnya normal karena disuguhi pemandangan itu setiap hari jadi tidak normal, sampai bisa tidak suka dengan lawan jenisnya. Hal inilah yang dibidik propaganda LGBT.

Yang namanya batasan aurat hanya ada di diri manusia, tidak berlaku pada binatang. Ketika binatang melakukan hubungan biologis akan dia lakukan di tempat umum. Kebiasaan itu mulai menulari manusia. Di sebagian negara barat sudah menjadi hal yang biasa (sumber: info dari teman ustadz Abdullah Zaen dari negara barat). Maka manusia tidak boleh seperti binatang. Manusia diberi rasa malu di dalam hati. Seandainya manusia menghilangkan rasa malu dalam dirinya maka ia akan seperti binatang atau bahkan lebih parah dari binatang.

Untuk menentukan bagian tubuh yang boleh diperlihatkan dan tidak boleh diperlihatkan sudah ditetapkan oleh Allah. Laki laki dengan perempuan dibedakan batas auratnya. Para ahli fiqih menjelaskan bahwa anak yang dibawah usia 7 tahun aslinya belum wajib untuk menutup aurat. Namun sejak kecil dibiasakan menutup aurat sehingga ketika sudah biasa menutup aurat ketika dewasa. Pembiasaan dari kecil itu dianjurkan. Mereka yang sudah besar tidak menutup aurat itu rata-rata karena semasa kecilnya tidak dibiasakan menutup aurat. Baik bapak-bapak maupun ibu-ibu.

Karena sifatnya anjuran maka pembiasaannya tidak boleh pakai kekerasan atau paksaan. Sehingga kurang tepat anak balita dia berangkat sekolah pakai kerudung, di tengah jalan di lepas kemudian orangtua nya memarahinya. Itu kurang tepat karena memang belum ada kewajiban menutup aurat.

Kapan anak diwajibkan menutup aurat? Kalau usianya sudah 10 tahun ke atas. Apalagi perempuan. Fungsi pertama menutup aurat adalah menjadi identitas: kita adalah muslim/muslimah. Fungsi kedua adalah melindungi dari pelecehan seksual. Pelecehan seksual terjadi karena ada sebabnya yaitu adanya yang membuka aurat. Hal ini dibahas dalam Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 59.

📌 *Memisahkan tempat tidur anak dan Melarang Anak Tidur Telungkup*

Ketika anak berusia 10 tahun, naluri seksualnya mulai tumbuh. Anak harus diperlakukan secara hati – hati dengan menangkal semua penyebab kerusakan, penyimpangan dan dekadensi moral. Rasulullah bersabda : Perintahkan anak – anak kalian mengerjakan sholat bila telah menginjak usia tujuh tahun dan pukullah mereka karena meninggalkannya bila telah berusia sepuluh tahun dan pisahkanlah tempat tidur mereka. Apabila seseorang diantara kalian menikahkan budaknya atau pelayannya, janganlah ia melihat aurautnya karena sesungguhnya bagian dibawah pusar sampai lututnya termasuk aurat. Anak usia 10 tahun tidak semestinya dibiarkan tidur daam satu kasur. Tapi masing – masing harus tidur terpisah dari yang lain. Hal inilah yang menjadi tuntunan pemisahan sebagai wujud ketaatan terhadap perintah Nabi. Dalam HR Abu Dawud meriwayatkan bahwa Rasullullah melarang kita untuk tidur tengkurap/ telungkup karena merupakan cara tidurnya orang yang dimurkai Allah. Menurut riwayat lain disebutkan bahwa tidur telungkup adalah cara tidurnya ahli neraka. Tidak diragukan lagi bahwa tidur telungkup dapat menimbulkan pergesekan yang tercela, membangkitkan birahi dan menggugah naluri seksual.

📌 *Jauhkan dari ikhtilat: campur baur antara laki laki dengan perempuan yang bukan mahramnya*

Di zaman ini ikhtilat sudah sangat umum terjadi. Di sekolah, di kantor, di kampus, pusat perdagangan sampai dengan angkutan umum hampir semua ada campur baur laki-laki dgn perempuan. Hal tsb dianggap biasa di negeri kita.

Bahkan sejak ketika sekolah dasar diminta duduk sebangku antara laki2 dan perempuan. Kemudian kerja kelompok juga campur. Tradisi semacam ini diperparah ketika masyarakat bersikap tidak peduli. Tidak peduli karena ketidaktahuan mereka. Padahal sesuatu yang umum dilakukan itu belum tentu benar.

Seringkali apabila laki2 atau perempuan bertemu itu tergoda oleh syaithan. Sudah bawaan bahwa laki2 suka dengan perempuan. Bukan berarti sesuatu yang wajar itu diumbar sebebas bebasnya. Halal kalau sudah ada ikatan resmi yaitu pernikahan. Banyak terjadi kasus perzinaan di luar nikah itu salah satu pemicunya karena adanya campur baur antara laki2 dan perempuan.

📌 *Menjelaskan hakikat Mahram*

Banyak yang belum menjelaskan hal ini ke anak karena orangtuanya belum paham. Muhrim berbeda dengan mahram. Muhrim: orang yang berihram (orang yg akan menunaikan umroh atau haji). Sedangkan mahram adalah kerabat yang haram untuk dinikahi selamanya. Boleh berjalan bersama selama tidak ada fitnah yang timbul.

Harus dijelaskan kepada anak: "apakah mahram itu?".

Yang termasuk mahram:

*Pertama:* ayah kandung, kakek kandung dan seterusnya ke atas. Sehingga ketika ada seorang anak perempuan ingin berpergian jauh maka hendaknya ditemani salah satu mahram: ayah kandungnya/ kakek kandung dst.

*Kedua:* bapak kandung suami (mertua), kakek kandung suami dan seterusnya ke atas.

*Ketiga:* anak kandung sendiri (lahir dari rahimnya sendiri), anak kandung suami (anak tiri).

*Keempat:* saudara kandung dan anak anak mereka. Anak saudara seayah atau saudara seibu.

Ketika anak kita bergaul dengan saudara-saudaranya ajarkan mana yang mahram dan yang bukan mahram. Karena mohon maaf di Indonesia persaudaraan itu akrab sekali tapi tidak semuanya mahram untuk anak kita.

Termasuk yang tidak diperbolehkan wanita berpergian jauh tidak ditemani dengan mahram. Ketika ada larangan tentu ada maslahatnya. Tidak boleh seorang laki2 berduaan dengan seorang wanita yang bukan mahram. Maka dari itu kita harus menjelaskan tentang mahram ini ke anak.

*Referensi*:

1. Video kajian Ustadz Abdullah Zein,MA tentang pendidikan seksual anak 1-6 (Yufid TV)

Link kajian:
https://m.youtube.com/results?q=pendidikan%20seksual%20anak%20ustadz%20abdullah%20zaen&sm=3

2. http://www.ummi-online.com/membangkitkan-fitrah-seksualitas-pada-anak-bagian-2.html

3. Lely Camelia, Ine Nirmala. Penerapan Pendidikan Seks Aanak Usia Dini Menurut Perspektif Islam (Upaya pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak usia dini melalui penerapan pendidikan seks dalam perspektif sunnah Rasul).

https://jurnal.umj.ac.id/index.php/YaaBunayya/article/view/1720

------

Jumat, 12 Januari 2018

Riview VIII Pentingkah Membangkitkan Fitrah Seksualitas Pada Anak?

Malam ke-8 diskusi dikelas bunsay IIP BCCG. Dan materi yang disajikan pun semakin menarik. Saya yang mengikuti jalannya diskusi pun sangat antusias menyimak jalannya diskusi. Belum lagi melihat media edukasi yang diberikan berupa video.

Malam ini banyak istilah baru yang saya dapatkan, mulai dari sadomasokisme, veyourisme, fetishisme, frouteoris, gerontophilia, dan troilisme.

Memahami setapak demi setapak dari materi yang diberikan teman-teman malam ini. Tentang "Pentingkah Membangkitkan Fitrah Seksual Anak..?"

*A. Rusaknya Fitrah Seksualitas Anak karena Pornografi dan Perilaku Seksual Menyimpang*

Perilaku seksual menyimpang menjadi fenomena yang berkembang dalam masyarakat. Fenomena ini bahkan menjadi menarik dikaji dalam berbagai sudut pandang dan keilmuan. Eksistensi mereka seolah-olah menginginkan untuk dianggap ada dan dihargai dalam masyarakat. Pencegahan perilaku penyimpangan seksual harus diawali dari lingkungan keluarga. “Rumah – Sekolah – Lingkungan – Peer Group – Media – Masyarakat – Negara” merupakan mata rantai yang secara bersama-sama bertanggung jawab terhadap hadirnya permasalahan perilaku seksual menyimpang di masyarakat, khususnya pada anak. Dan salah satu ancaman berbahaya bagi anak di era digital ini adalah pornografi.

Pornografi merupakan perilaku seksual menyimpang,  yaitu memenuhi kebutuhan seks dengan melihat gambar porno, cabul, atau membaca cerita-cerita porno.

Di Indonesia ini ada 90 juta lebih anak dan remaja berusia 0-19 tahun. Mereka adalah _digital native_ atau penduduk dunia digital, yaitu generasi yang dari sejak kecil terbiasa dengan kecanggihan teknologi digital. Namun kondisi umum anak & remaja tersebut saat ini dalam kondisi yang memperihatinkan.

Mereka adalah anak-anak yang mengalami *BLAST* (Bored-Bosan, Lonely-Kesepian, Angry-Marah, Afraid-Takut, Stress-Stres, Tired-Lelah). Mereka dipaksa mampu baca tulis hitung sejak usia sangat kecil, perhatian orangtua hanya pada pelajaran semata, beban pelajaran sangat berat, belum lagi jika mengalami kekerasan di sekolah. Mereka kesepian, tidak tahu harus curhat pada siapa, wajar jika anak merasa stress. Akhirnya mereka mencari kegiatan yang membuatnya senang dan kebanyakan mereka menghabiskan waktunya dengan handphonenya. Handphone telah menjadi orangtua pengganti bagi mereka.

Rata-rata mereka menggunakan handphone 9 jam/hari, melihat isi dunia internet  yang baik maupun yang buruk dan tidak terbatas jumlahnya. Diantaranya juga ada gambar, tulisan, atau video yang sengaja disebarkan pebisnis pornografi.

John Jarmer, mantan politisi dan mantan letnan gubernur California, yang juga mengepalai the Lighted Candle Society (organisasi yang memerangi pornografi di Amerika) mengatakan pebisnis pornografi mengincar anak-anak BLAST sebagai target sasaran mereka. Saat belum ada internet, pornografi ibarat makanan beracun. Kita akan keracunan, jika memakannya. Tapi kini, internet menjadikan pornografi sebagai virus, yang dapat bergerak memperbanyak diri tanpa terkendali, sehingga dapat menyerang dari segala arah.

Penelitian Yayasan Ibu & Buah Hati, tahun 2014, mendapatkan hasil : 92 dari 100 orang anak kelas 4, 5, 6 SD telah melihat pornografi.

Kita mengira anak akan cepat melupakan apa yang dilihatnya, padahal otak mereka seperti spons, mereka akan mengingat apa yang mereka lihat meski hanya sekilas. Sayangnya bagian otak anak yang mampu membedakan baik dan buruk belum berkembang sempurna, akibatnya anak akan menganggap apa yang dilihatnya sebagai sesuatu yang wajar. Tidak tahu mana yang bisa ditiru dan mana yang harus diabaikan. Maka ketika melihat pronografi, anak akan cenderung menirunya. Karena fungsi pertimbangan yang belum sempurna, mendorong anak akan melakukan sesuatu berdasarkan keinginan semata. Inilah sebabnya pornografi internet menjadi jauh lebih berbahaya. Anak akan rentan dengan kasus penyimpangan fitrah seksualitas lainnya, baik sebagai pelaku maupun sebagai korban. Jadi, pornografi dalam hal ini menjadi pintu masuk penyimpangan perilaku seksual dan kejahatan lainnya.

Perilaku seksual menyimpang lainnya menurut Surtiretna (2001) dan beberapa literatur lain selain pornografi, adalah:
1. Perzinaan
2. Perkosaan
3. Pelacuran
4. Masturbasi
5. Homoseksual, termasuk Lesbianisme
6. Pedophilia / Pedophil / Pedofilia / Pedofil
7. Sodomi
8. Sadomasokisme
9. Ekshibisionisme
10. Voyeurisme
11. Fetishisme
12. Bestially
13. Insectus
14. Necrophilia / Necrofil
15. Frotteurisme / Frotteuris
16. Gerontophilia
17. Transvetisme
18. Troilisme
19. Zoophilia

Ada banyak hal yang menyebabkan seseorang memiliki perilaku seksual menyimpang. Sebagian ahli berpendapat bahwa kelainan perilaku seksual disebabkan oleh faktor psikologis atau kejiwaan, trauma masa kecil, seperti pelecehan seksual, kelainan saraf di otak, dan lingkungan pergaulan. Selain itu juga akibat rendahnya keimanan dan ketakwaan, minimnya pemahaman agama, dan salah asuhan.

Dalam kasus pornografi, ada beberapa penyebab mengapa anak bisa terjebak jeratan pebisnis pornografi adalah :
*1. Keringnya hubungan orangtua dengan anak*
*2. Kurangnya sensitivitas orangtua terhadap pornografi.* 
Tidak ada aturan ketika memberikan gadget pada anak pun tidak berpesan bahwa dengan manfaat yang sangat banyak dari gadget, ada juga bahaya yang dapat merusak otak, sehingga tidak mengingatkan anak untuk menjaga matanya dari hal-hal yang membahayakan.
*3. Kebiasaan orang dewasa menganggap pornografi sebagai humor.*

Sedangkan menurut Waskito (1993: 29), penyebab perilaku seksual menyimpang pada remaja adalah :
*1. Faktor intern, meliputi kelainan fisik sejak lahir, kelainan pengaruh obat, dan problem emosional*
*2. Faktor ekstern, meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sosial, dan lingkungan sekolah*

*_Lalu, bagaimana agar anak-anak kita terhindar dari kasus penyimpangan fitrah seksualitas ini, baik sebagai pelaku maupun sebagai korban?_*

*B. Pentingnya Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak Sejak Dini*

Setiap anak lahir dengan fitrahnya masing-masing. Tugas orangtua adalah membangkitkan fitrah yang dimiliki anak, agar fitrah-fitrah tersebut mampu berkembang optimal.

Fitrah seksualitas adalah bagaimana seseorang berpikir, merasa dan bersikap sesuai dengan fitrahnya sebagai lelaki sejati atau sebagai perempuan sejati. Pendidikan fitrah seksualitas tentu berbeda dengan pendidikan seks.

Ada tiga tujuan utama yang ingin dicapai pada pendidikan fitrah seksualitas ini, yaitu :
1. Membuat anak mengerti tentang identitas seksualnya. Anak bisa memahami bahwa dia itu laki-laki ataupun perempuan sejak berusia tiga tahun. Orangtua mengenalkan organ seksual yang dimiliki Ada baiknya dikenalkan dengan nama ilmiahnya, misalnya vagina pada perempuan atau penis pada laki-laki. Mengapa harus nama ilmiah? Ini menghindarkan pada pentabuan.

2. Mengenali peran seksualitas yang ada pada dirinya. Anak mampu menempatkan dirinya sesuai peran seksualitasnya, seperti cara berbicara, cara berpakaian atau merasa, berpikir dan bertindak, sehingga anak akan mampu dengan tegas menyatakan "saya laki-laki" atau "saya perempuan".

3. Mengajarkan anak untuk melindungi dirinya dari kejahatan seksual. Ketika anak sudah lancar berbicara dan mulai beraktivitas dengan peer groupnya di luar rumah, maka orangtua perlu mengajarkan tentang area tubuhnya yang tidak boleh dipegang oleh orang lain, kecuali untuk pemeriksaan atau untuk dibersihkan. Hanya orangtua ataupun dokter yang boleh memegang area pribadi ini. Ada empat area pribadi, yaitu anus, kemaluan, payudara dan mulut.

*_Bagaimana cara menerapkan pendidikan fitrah seksualitas?_*

Pendidikan fitrah seksualitas diterapkan sesuai tahap usia anak. Membangkitkan fitrah seksualitas anak bisa dimulai sejak mereka dilahirkan. Pada framework pendidikan berbasis fitrah, membangkitkan fitrah seksualitas pada anak berbeda menurut tahap usia anak masing-masing.fitrah seksualitas ini harus dididik dan ditumbuhkan dengan sebaik-baiknya melalui kelekatan yang mendalam bersama para orangtuanya sejak tahapan usia 0 sampai aqilbaligh di usia 15 tahun. (Sesuai dengan yang sudah dijelaskan oleh kelompok selanjutnya)

Kelekatan yang baik dari ayah dan ibu inilah yang kelak menumbuhkan fitrah seksualitasnya dengan paripurna dan berjalan sebagaimana perannya, yaitu menjadi lelaki dan ayah sejati bagi anak laki-laki, serta menjadi perempuan dan ibu sejati bagi anak perempuan. Fitrah seksualitas yang tumbuh baik secara tahapannya dipandu agama yang fitri akan membuat mereka kelak beradab pada pasangan dan keturunannya.

Seiring semua itu, kepercayaan orangtua dengan memberi ruang bagi ego anaknya ketika anak-anak, juga peran strategis ayah yang penting memberikan suplai "ego" kelak akan menumbuhkan fitrah individualitasnya dan fitrah sosialitasnya, yang memberi kemampuan yang baik dalam kepercayaan diri dan bersosial di masyarakatnya untuk tidak mudah menjadi pelaku atau korban bully maupun pelecehan seksual.

*_Wahai ayah-bunda, mari lindungi anak kita dari bencana pornografi dan kejahatan seksual dengan mendidik dan membersamai ananda dengan penuh cinta. Bersabarlah karena kita hanya memiliki waktu selama 14 tahun, mendidik sesuai fitrah._*

*_Menyelamatkan satu orang anak = menyelamatkan kemanusiaan._*

Referensi :

1. Video Kerjasama Kementrian Sosial, Yayasan Kita dan Buah Hati, serta Gerakan SEMAI2045 dalam Rangka Memerangi Pornografi dan Kejahatan
2. Harry Santosa. Fitrah Based Education. Yayasan Cahaya Mutiara Timur. 2017
3. Watiek Ideo, Aku Anak Pemberani 1
4. Eko Harsono. Predator Anak dan Fitrah Seksualitas dari: https://www.google.co.id/amp/s/ekoharsono.wordpress.com/2017/07/24/predator-anak-dan-fitrah-seksualitas/amp/
5. http://jeffy-louis.blogspot.com/2011/01/penyimpangan-perilaku-seks-dan-gangguan.html
6. http://www.wivrit.com/2013/11/13-macam-penyimpangan-seksual.html#ixzz53ZQMqSsp

Kamis, 11 Januari 2018

Riview VII Mengembangkan Perilaku Asertif Untuk Melindungi Fitrah Seksualitas Anak

Malam ini adalah malam ke tujuh diskusi di kelas bunda sayang IIP. Sudah berusaha berkomunikasi produktif pada anak-anak kalau jam 8 malam ini mamanya harus hadir dikelas bunsay BCCG.

Ternyata pada jamnya tiba, adek lagi manja banget. Mama nya tidak diizinkan memegang hape. Disaat mama nya meminta izin sebentar, adek langsung ngambek.

Tantangan banget untuk saya malam ini. Dalam membersamai kemanjaan adek. Padahal malam ini adalah salah satu tema yang saya nanti-nanti.

Tema yang diangkat oleh teman-teman malam ini adalah "Mengembangkan Perilaku Asertif Untuk Melindungi Fitrah Seksualitas Anak".

Belakangan ini, banyak sekali kasus-kasus penyimpangan maupun kekerasan seksual berseliweran di telinga kita. Belum lagi kasus-kasus terkait pornografi yang semakin hari semakin mengkhawatirkan. Rasanya dunia ini tak aman lagi untuk anak kita, rasanya terlalu takut membayangkan bagaimana keturunan kita kelak menghadapi lingkungan yang begitu semrawutnya. Astagfirullah.

Zaman sekarang, kita sebagai orang tua sudah tak bisa lagi berpikir bahwa dunia ini baik-baik saja. Kita benar-benar harus menyiapkan bekal sebaik-baiknya untuk anak kita. Mendidik fitrah seksualitas untuk anak adalah salah satu jawaban untuk menyiapkan bekal anak di masa mendatang.

Mendidik fitrah seksualitas adalah merawat, membangkitkan dan menumbuhkan fitrah sesuai gendernya, yaitu bagaimana seorang lelaki berfikir, bersikap, bertindak, merasa sebagaimana lelaki Juga bagaimana seorang perempuan berfikir, bersikap, bertindak, merasa sebagai seorang perempuan.

👉🏻Ada 3 prinsip dalam mendidik fitrah seksualitas

*Prinsip 1* : Fitrah Seksualitas memerlukan kehadiran, kedekatan, kelekatan Ayah dan Ibu secara utuh dan seimbang sejak anak lahir sampai usia aqilbaligh (15 tahun)

*Prinsip 2* : Ayah berperan memberikan Suplai Maskulinitas dan Ibu berperan memberikan Suplai Femininitas secara seimbang. Anak lelaki memerlukan 75% suplai maskulinitas dan 25% suplai feminitas. Anak perempuan memerlukan suplai femininitas 75% dan suplai maskulinitas 25%.

*Prinsip 3* : Mendidik Fitrah seksualitas sehingga tumbuh indah paripurna akan berujung kepada tercapainya Peran Keayahan Sejati bagi anak lelaki dan Peran Keibuan sejati bagi anak perempuan. Buahnya berupa adab mulia kepada pasangan dan anak keturunan.

👉🏻 Sedangkan tahapannya sebagau berikut :

💧Tahap Usia 0-2 tahun : Anak lelaki maupun anak perempuan lebih didekatkan kepada Ibu karena masa menyusui.

💧Tahap Usia 3-6 tahun : ini Tahap Penguatan Konsepsi Gender dengan imaji imaji positif tentang gendernya masing masing. Anak lelaki maupun anak perempuan harus didekatkan kepada Ayahnya dan kepada Ibunya. Indikator tumbuhnya fitrah seksualitas di tahap ini adalah anak dengan jelas dan bangga menyebut gendernya di usia 3 tahun.

💧Tahap Usia 7-10 tahun : Ini tahap Penyadaran Potensi Gender dengan beragam aktifitas yang relevan dengan gendernya. Anak lelaki yang telah ajeg konsep kelelakiannya pada usia 0-6 tahun, maka kini disadarkan potensi kelelakiannya langsung dari Ayah. Anak lelaki lebih didekatkan ke Ayah. Ayah mengajak anak lelakinya pada peran dan aktifitas kelelakian pada kehidupan dan sosialnya, termasuk menjelaskan mimpi basah, fungsi sperma dan mandi wajib. Begitupula anak perempuan lebih didekatkan ke Ibu untuk disadarkan peran keperempuanannya dalam kehidupan sosialnya. Indikator di tahap ini adalah anak lelaki kagum dan ingin seperti ayahnya, anak perempuan kagum dan ingin seperti ibunya.

💧Tahap 11-14 tahun : Ini tahap Pengujian Eksistensi melalui ujian dalam kehidupan nyata. Anak lelaki yang telah sadar potensi kelelakiannya kini harus diuji dengan memahami mendalam lawan jenisnya langsung dari ibunya. Maka anak lelaki di tahap ini lebih didekatkan kepada ibunya agar memahami cara pandang perempuan dari kacamata perempuan (dalam hal ini ibunya). Anak perempuan juga sebaliknya, lebih didekatkan ke ayahnya agar memahami mendalam bagaimana cara pandang lelaki dari kacamata lelaki (dalam hal ini ayahnya). Indikator di tahap ini adalah persiapan dan keinginan bertanggungjawab menjadi ayah bagi anak lelaki. Bagi anak perempuan adalah persiapan dan keinginan bertanggungjawab menjadi ibu

💧Tahap 15 tahun : Ini tahap penyempurnaan fitrah seksualitas sehingga menjadi peran keayahbundaan. Ini adalah masa AqilBaligh atau anak bukan lagi anak anak, tetapi mitra bagi orangtuanya. Secara syariah mereka telah Mukalaf atau mampu memikul beban syariah, termasuk kemampuan untuk menikah atau menjadi ayah sejati atau menjadi ibu sejati.

Nah, dalam rangka merawat  fitrah seksualitas anak, ada satu *perilaku* yang sepatutnya kita biasakan pula pada anak-anak kita agar harga diri dan kepercayaan diri anak tumbuh dengan baik. Sehingga diharapkan anak dapat terhindar dari segala bentuk penyimpangan sesksual, kekerasan seksual, bullying, ataupun tindak kejahatan lainnya.

Perilaku tersebut adalah *perilaku asertif*. Apakah perilaku asertif itu?

Di bidang komunikasi dan psikologi, ada istilah asertivitas. Sederhananya, perilaku asertif adalah perilaku untuk menunjukkan atau menyampaikan perasaan atau pemikiran dengan jujur, tanpa menyinggung perasaan dan hak orang lain.

Nah, mengapa kemampuan untuk berperilaku asertif sebaiknya dikembangkan pada anak-anak?

Paling tidak, *ada 3 alasannya* :

1⃣Perilaku asertif adalah bagian dari keterampilan sosial. Orang yang asertif merasa nyaman saat mengungkapkan kebutuhannya dan membuat orang lain tetap merasa nyaman. Dengan sendirinya mereka menjadi individu yang dapat dipercaya dan dapat diandalkan karena jujur, terbuka, dan selaras antara pikiran dan ucapan. Orang-orang yang asertif juga pada umumnya memiliki kecerdasan emosional yang baik.

2⃣Perilaku asertif melindungi hak-hak individual tanpa mengganggu hak orang lain. Banyak contohnya, misalnya berani bilang tidak pada kasus pelecehan atau kekerasan/ bullying pada anak. Di lain pihak, anak juga mampu menunjukkan diri, pendapat, dan pemikirannya sebagai individu yang unik/ spesial tanpa menghina, mengancam, atau merendahkan orang lain. Contohnya saat ia mengatakan lebih menyukai suatu mainan tertentu di sekolah tanpa mengatakan mainan temannya jelek.

3⃣Perilaku asertif sejak dini dapat membuat anak tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih percaya diri, memiliki konsep diri, self-esteem, dan hubungan sosial yang berkembang baik.

Pada orang dewasa saja, perilaku asertif tidak mudah dilakukan. Ada banyak pertimbangan saat kita ingin mengungkapkan pendapat atau keinginan kita, sehingga terkadang kita memilih untuk diam dan menerima. Sebaliknya, ada pula sebagian dari kita yang cenderung agresif saat menyampaikan sesuatu. Agar didengar dan dipatuhi, kita menggunakan kata-kata yang mengancam, merendahkan, atau memaksa. Jelas bahwa berperilaku non-asertif atau agresif bukan pilihan terbaik saat berkomunikasi dengan orang lain, karena itu di bawah ini adalah *beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menumbuhkan kemampuan berperilaku asertif pada anak* :

🔴Contoh nyata dari orang tua atau orang dewasa di sekeliling anak. Misalnya, mengungkapkan keberatan dengan baik disertai alasan yang jelas. Contohnya saat anak tidak mau merapikan tempat tidur sampaikan apa yang kita rasakan atau pikirkan, lalu berikan alasan yang tidak menyinggung anak. Misalnya “Mama ga suka lihat kasur kamu berantakan, kalau kasurnya rapi pasti lebih nyaman kalau kamu mau tidur. “. Jangan lupa, lakukan juga perilaku asertif  dengan pasangan dan orang lain, apalagi di hadapan anak.

🔴Kembangkan keberanian dan kepercayaan dirinya. Anak perlu menyadari ia punya hak pribadi untuk berpikir, berpendapat, memilih, dan sebagainya. Tunjukkan pengertian dan penerimaan pada setiap kelebihan dan kekurangan yang ia miliki. Seaneh atau sekonyol apapun idenya bagi kita, tunjukkan kita mendengarkan, lalu beri masukan/ pendapat kita. Buat anak merasa aman dan nyaman saat ia ingin mengungkapkan kebutuhan atau pendapatnya.

🔴Hindari memberi label pada anak. Pada saat berkomunikasi, tekankan pada apa yang membuat kita keberatan, bukan “menyerang” anak sebagai pribadi. Misalnya saat anak kita mengganggu adiknya, fokuskan pada perilakunya tanpa menyebutnya nakal, bodoh, keras kepala, dan lain-lain. Dengan demikian anak paham bahwa kita bukannya benci atau tidak suka pada dirinya, melainkan berharap ia mengubah perilakunya.

Latih anak berperilaku atau berkomunikasi asertif dengan beberapa langkah : Pertama, biarkan ia mencoba mengatasi konflik di lingkungan sosialnya secara mandiri. Kedua, amati caranya berkomunikasi atau mengungkapkan pendapatnya. Berikutnya, kita dapat mengintervensi saat ia tampak menahan diri/ takut/ non asertif, atau sebaliknya terlalu dominan/ agresif. Ketiga, berikan apresiasi dan masukan pada upayanya berperilaku asertif. Dan terakhir adalah dengan cara bermain peran, dimana anak melakukan adegan pada situasi tertentu dimana perilaku asertif itu dibutuhkan.

Sumber :
1. Seri pendidikan seksualitas pada anak, Yeti Widiati 040116
2. Fitrah Based Edication, Harry Santosa
3. https://www.childrencafe.com/melatih-anak-mengembangkan-perilaku-asertif/
4. PKM-GT, Universitas Negeri Malang, Psikodrama untuk Meningkatkan Komunikasi Asertif sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Rabu, 10 Januari 2018

Riview VI Membangun Fitrah Seksualitas Anak

Malam ini adalah malam ke-6 dan yang mengisi presentasi dikelas adalah kelompok 4, yaitu saya sendiri yang menjadi bagian dari kelompok itu.

Banyak pelajaran yang dapat saya ambil saat bersama teman-teman satu kelompok ini. Mulai dari mencari bahan untuk presentasi, media yang akan digunakan, bagaimana nanti saat membersamai kelas. Ahhh... sesuatu yang akan menjadi salah satu kenangan terindah saya di penghujung kelas bunda sayang.

Tema yang kami angkat malam ini adalah 'Membangun Fitrah Seksualitas Pada Anak"

Sejak dilegalkannya pernikahan sesama jenis di Amerika Serikat di bulan Juni 2016 silam, hawa kebebasam kaum LGBT seolah bertiup ke berbagai negara termasuk Indonesia. Menurut *Dwi Estiningsih, M.Psi, Psikolog* Direktur Biro Konsultasi Psikologi Winata Yogyakarta, mengatakan, secara umum ranah psikologi secara umum masih menganggap LGBT termasuk penyimpangan seksual, namun pendapat ini mulai bergeser saat Asosiasi Psikiatri Amerika mengeluarkan homoseksual dari daftar gangguan jiwa. Paham homoseksual sebagai hal normal mulai disoaialisasikan secara massif dan akhirnya mulai muncul legalisasi di banyak negara. Melalui media dan media sosial para pendukung LGBT menggulirkan wacana yang mempengaruhi persepsi masyarakat dan mulai membuka lebar ruang toleransi bagi mereka.

*Keluarga merupakan garda terdepan dalam menghadapi masalah ini.  Keluarga harus bisa memberikan pemahaman yang tepat mengenai fitrah seksualitas kepada anak*

Memerangi LGBT yang paling efektif adalah mengagendakan dengan serius dan sungguh sungguh pendidikan fitrah khususnya fitrah keimanan, fitrah seksualitas & fitrah individualitas di rumah & di sekolah.

Terlalu melelahkan menghadapi argumentasi dan debat para pemuja hawa nafsu dan orang orang yang putus asa itu. Jiwa mereka gelisah dan tak tenang karena hawa nafsu mengendalikan akal sehat dan nurani. Sekelas Nabi Luth AS saja kewalahan bahkan istrinya pun terseret mendukung kaum Sodom.

Kaum Sodom modern bahkan kini didukung bangsa Kera yang selalu menyibukkan ummat dengan masalah, sehingga kita sering lalai menjaga halaman belakang Ummat, yaitu rumah dan keluarga. Kita seringkali hebat menjadi ahli debat dan tabib kebiadaban, namun sangat lemah ketika harus menjadi ahli hikmat dan arsitek peradaban.

Apa maknanya? Cahayakan rumah kita dengan Kitabullah, kokohkan proses pendidikan di rumah kita. Bimbinglah potensi fitrah tiap anggota keluarga hingga sempurna, terutama dimulai dari fitrah ayah dn fitrah ibu.

Ingat bahwa pendidikan bukan tentang persekolahan dan pengajaran skill & knowledge, karena keduanya itu kini mudah diperoleh di dunia maya dan dimana saja. Pendidikan bukan tentang mencetak human thinking dan human doing, tetapi harus membangkitkan human being (insan kamil), manusia yang seluruh aspek fitrahnya tumbuh paripurna sesuai tahapannya.

Jadi pendidikan adalah tentang merawat, membangkitkan, menumbuhkan dan mengokohkan semua aspek fitrah anak anak kita termasuk fitrah kita sendiri sebagai orangtua lalu memandunya dengan Kitabullah agar sempurna, indah dan berbahagia.

Fitrah seksualitas ditumbuhkan dengan kehadiran ayah ibu secara utuh sejak lahir sampai aqilbaligh, namun itu saja tak cukup. Beberapa anak yang normal fitrah seksualitasnya bisa saja terpengaruh LGBT melalui pelecehan, lingkungan dll karena fitrah individualitas dan sosialitasnya tak tumbuh baik.

Tiada pilihan, Orangtua dan Sekolah memang harus berubah dari paradigma dan praktek pendidikan yang memberhalakan basis akademis (persekolahan) kepada pendidikan berbasis potensi fitrah menuju peradaban yang adil dan beradab (tarbiyah hadhoriyah).

Tanpa fitrah yang tumbuh hebat maka mustahil bangkit manusia yang beradab. Penyimpangan fitrah hanya melahirkan generasi yang tidak beradab alias biadab sebagaimana para pengusung penyimpangan fitrah seksualitas.

*Fitrah seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang berfikir, merasa dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai lelaki sejati atau sebagai perempuan sejati*

Menumbuhkan Fitrah ini banyak tergantung pada kehadiran dan kedekatan pada Ayah dan Ibu.

Jadi dalam mendidik fitrah seksualitas, figur ayah ibu senantiasa harus hadir sejak lahir sampai AqilBaligh. Sedangkan dalam proses pendidikan berbasis fitrah, mendidik fitrah seksualitas ini memerlukan kedekatan yang berbeda beda untuk tiap tahap.

*Usia 0-2 tahun, anak lelaki dan perempuan didekatkan pada ibunya* karena ada menyusui.

*usia 3 - 6 tahun anak lelaki dan anak perempuan harus dekat dengan ayah ibunya*
agar memiliki keseimbangan emosional dan rasional apalagi anak sudah harus memastikan identitas seksualitasnya sejak usia 3 tahun.

Kedekatan paralel ini membuat anak secara imaji mampu membedakan sosok lelaki dan perempuan, sehingga mereka secara alamiah paham menempatkan dirinya sesuai seksualitasnya, baik cara bicara, cara berpakaian maupun cara merasa, berfikir dan bertindak sebagai lelaki atau sebagai perempuan dengan jelas. Ego sentris mereka harus bertemu dengan identitas fitrah seksualitasnya, sehingga

*anak di usia 3 tahun dengan jelas mengatakan "saya perempuan" atau "saya lelaki"*

*Ketika usia 7 - 10 tahun, anak  didekatkan sesuai gender*

karena di usia ini ego sentrisnya mereda bergeser ke sosio sentris, mereka sudah punya tanggungjawab moral, kemudian di saat yang sama ada perintah Sholat.
Ayah menjadi sosok yang menjelaskan "seperti apa laki-laki"

Begitupula anak perempuan didekatkan ke ibunya agar peran keperempuanan dan peran keibuannya bangkit. Ibu menjadi sosok yang menjelaskan "seperti apa perempuan"

*usia 10 - 14 dekatkan berlawanan gender*
Secara syahwati, mereka sudah tertarik dengan lawan jenis.

Maka agama yang lurus menganjurkan pemisahan kamar lelaki dan perempuan, serta memberikan warning keras apabila masih tidak mengenal Tuhan secara mendalam pada usia 10 tahun seperti meninggalkan sholat. Ini semua karena inilah masa terberat dalam kehidupan anak, yaitu masa transisi anak menuju kedewasaan termasuk menuju peran lelaki dewasa dan keayahan bagi anak lelaki, dan peran perempuan dewasa dan keibuan bagi anak perempuan.

Anak lelaki didekatkan ke ibu agar seorang lelaki mengenal sosok yang di masa balighnya sudah mengenal ketertarikan pada lawan jenis, maka di saat yang sama harus memahami secara empati langsung dari sosok wanita terdekatnya, yaitu ibunya. Agar ia pun belajar bagaimana memperlakukan wanita.

anak perempuan didekatkan ke ayah agar seorang perempuan yang di masa balighnya sudah mengenal ketertarikan pada lawan jenis, maka disaat yang sama harus memahami secara empati langsung dari sosok lelaki terdekatnya, yaitu ayahnya,
Anak perempuan yang tidak dekat ayahnya di tahap ini, kelak berpeluang besar menyerahkan tubuh dan kehormatannya pada lelaki yang dianggap dapat menggantikan sosok ayahnya yang hilang dimasa sebelumnya.

Semoga kita dapat merenungi mendalam dan menerapkannya dalam pendidikan fitrah seksualitas anak anak kita, agar anak anak lelaki kita tumbuh menjadi lelaki dan ayah sejati, dan agar anak anak perempuan kita tumbuh menjadi perempuan dan ibu sejati.

*Beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk mendukung fitrah seksualitas anak*

🍂Sejak usia dini, kenalkan jati diri dan identitas sesuai dengan jenis kelamin anak. Jangan sampai sekali-kali anak diberi mainan yang tidak sesuai jenis kelaminnya

🍂Batasi penggunaan gadget atau internet

🍂Dampingi anak saat menonton tv

🍂Awasi lingkungan pertemanan anak, apalagi di masa pubertas

🍂Ikutilah tuntunan rasul saw dalam memberikan pendidikan seksual pada anak. Seperti memisahkan tempat tidur sejak usia menjelang baligh, mengenalkan batasan aurat sejak dini(sebelum akil balig), dan tidak menyerupai lawan jenis dalam berpenampilan

Sumber
FBE Harry Santosa
Majalah Ummi edisi Desember 2015,  elly risman.