Jumat, 31 Maret 2017

My Family My Team - 9

Walau hari ini akhir bulan yang biasanya sii pappa selalu balik lebih malam dari biasanya, tapi Alhamdulillah hari ini pappa bisa balik diawal waktu..

Selesai menemani pappa bersantap malam, kami gunakan waktu yang ada ini untuk sharing atau meriview kegiatan yang telah dilakukan.

Pertama yang kami tanyakan kepada abang bagaimana sejauh ini abang melakukan project-project ini..??
"Abang suka lah ma. Abang jadi bisa bikin puding, bersihin kaca jendela terus kemaren abang jadi bisa ngadon roti ya ma, bentuk-bentuk yang kayak buah itu juga"

Kedua yang kami tanyakan pengalaman menarik apa yang abang dapatkan selama kita mengerjakan 2 project (meriview isi buku dan ikut serta di acara rumbel memasak iip) sederhana ini..??
"Abang jadi punya banyak temen ma ada Raka, kak Haidar, Iban terus ada yang abang gak tau namanya abang belum kenalan. Abang seneng banget ma kemaren abang bisa bikin roti, warnain apa itu ma namanya yang kayak buah-buahan itu"

Kami tersenyum mendengarnya Alhamdulillah disini bukan hanya saya dan suami yang semangat akan tugas bulan ini, tapi anak-anak pun demikian. Semoga kedepan nya kami bisa terus menjaga keadaan positif seperti ini.. Aamiin..

#MyFamilyMyTeam
#Level3
#KuliahBundaSayang
#IbuProfesionalIIP

Kamis, 30 Maret 2017

My Family My Team - 8

Family Project ke delapan ini bertepatan dengan acara rumbel (rumah belajar) masak iip Banten. Menu yang ditentukan oleh pj (penanggung jawab) memasak ada 4 yaitu roti canai, kari kambing, eclairs, dan buah mini thailand.

Dari jauh hari saya memang sudah menceritakan kepada abang bahwa tanggal 30 maret nanti saya (mama) akan ada kegiatan memasak. Ternyata memang dibuktikan abang dan adek dihari ini. Dari pagi abang sudah menyiapkan apa saja yang akan dibawa di acara rumbel memasak nanti. Membantu saya menjelaskan kepada adek disana harus ngapain aja. Antusias dan semangat yang luar biasa yang abang perlihatkan kepada saya dan adeknya.

Disini tidak hanya para ibu-ibu nya saja yang dilatih kreaftifitas nya, anak-anak pun demikian. Anak-anak bisa berkreasi sendiri-sendiri mulai dari membuat adonan roti canai, membentuk eclairs, membentuk aneka buah-buahan dan yang terakhir memberi warna.

Senyum bahagia dan wajah ceria ditampakkan oleh abang dan adek. Walau pakaian penuh tepung, tangan penuh adonan roti dan warna warni dari pewarna makanan, tapi ilmu dan pengalaman yang di dapat oleh abang dan adek juga tidak akan terganti.

Dengan belajar memasak aneka menu makanan ini mengasah keterampilan motorik halus anak dalam membentuk adonan roti, meningkatkan daya kreatifitas pada anak dengan membentuk aneka buah-buahan serta meningkatkan kecerdasan intelektual anak dengan belajar mengenal bentuk dan warna.

#MyFamilyMyTeam
#Level3
#KuliahBundaSayang
#IbuProfesionalIIP

Rabu, 29 Maret 2017

My Family My Team - 7

Hasil dari family forum kemaren malam kalau besok malam (malam ini) family project nya adalah abang menceritakan kembali intisari dari buku yang dibacakan.

Waktu yang ditentukan pukul 20.00wib karena selepas sholat isya dan setelah makan malam juga. serta menyerasikan sama waktu pappa, yaa pappa berusaha untuk pulang diawal waktu agara bisa ada ditengah-tengah kami saat prosea family project malam ini.

Ternyata tadi sore secara tiba-tiba pappa mengabari kalo malam ini ada meeting mendadak dan tidak bisa ditinggalkan. Jadi dengan terpaksa family forum malam ini bertiga lagi (mama, abang, dan adek).

Sesuai kesepakatan dari family forum kemaren malam, abang dan adek akan memilih sendiri buku apa yang akan mama bacakan, setelah selesai dibacakan maka abang akan menceritakan kembali intisari dari buku tersebut.

Family project ketujuh ini masih dengan sesuatu yang sederhana. Tapi tetap dapat meningkatkan kecerdasan pada anak. Karena anak akan di tuntut untuk menyimak dengan seksama, kemudian anak diajak untuk berpikir apa inti dari cerita tersebut.

#MyFamilyMyTeam
#Level3
#KuliahBundaSayang
#IbuProfesionalIIP

Senin, 27 Maret 2017

My Family My Team - 6

Family project yang keenam ini kami gunakan untuk sharing atau meriview dua kegiatan yang sudah dikerjakan kemaren.
Karena pas kebetulan hari ini hari libur, jadi bisa dengan formasi lengkap karena jika ada pappa ditengah-tengah kami, berasa makin ada nyawanya.. makin asyiik maksudnya.. hihihi

Kami memilih waktu pagi hari untuk melakukan family forum hari ini, karena cuaca yang begitu cerah yang menjadi penyemangat tersendiri untuk kami. Terlebih sudah ada menu masakan sederhana tapi dimasak dengan penuh cinta dan doa, makin menghangatkan pagi kami sekeluarga hari ini.

Sebelumnya kami (saya dan suami) akan menanyakan kembali pengalaman menarik apa selama menjalankan dua project kemaren (vakuum cleaner dan membuat puding). "Kalo nyedot debu ternyata gitu ya pa, capek siih tapi abang suka.. minggu nanti abang bantuin pappa lagi ya... katanya..." terus kalo untuk membuat puding kemaren gimana.. kataku.. "seruuu juga.. abang juga suka.. tapi abang belum berani ngaduk dikompor.. katanya"

Sejauh ini Kami (saya dan suami) melihat bahwa tiap project yang dikerjakan abang dan adek selalu dilakukan dengan sungguh-sungguh. Untuk itu kami terus memberikan apresiasi 2kegiatan yang telah dikerjakan.

Tujuan kami terus memberikan apresiasi kepada anak adalah.. kami yakin dengan memberikan apresiasi kepada anak untuk apa yang telah dapat anak kerjakan akan membuat anak merasa bahagia. Karena kebahagiaan adalah pondasi utama dalam pertumbuhan optimal.
Kemudian juga dengan memberikan apresiasi membuat anak makin semangat lagi untuk terus melakukan kebaikan-kebaikan selanjutnya.

#level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBundaSayang
#IbuProfesional
#IIP

My Family My Team -5

"Bang.. tenggorokan mama sakit banget ini buat nelan.. gimana kalo besok kita bikin puding aja..abang setuju kah? Atau ada masukan lain..?"

Semalem saya mengajukan permintaan untuk membuat puding karena dirasa amandel saya yang kembali meradang jadi efeknya tenggorokan terasa sakit sekali kalo dibuat menelan. Akhirnya mengalirlah obrolan yaa bisa disebut family forum karena dari obrolan ringan itu akhirnya kami sama-sama menentukan puding rasa apa yang besok akan di bikin, jam berapa mulai memasak puding nya, serta siapa manager proyeknya.

Dari hasil family forum semalam, jam 10.00 pagi mulai dilakukan nya persiapan pembuatan puding, manager proyeknya dipegang sama abang, saya dan adek sebagai pengawas nya.

Alhamdulillah proses pembuatan puding nya berjalan lancar, ditiap proses nya abang lakukan dengan sangat hati-hati dan teliti.  Mulai dari persiapkan bahan-bahan yang akan digunakan, menuang bahan-bahan kedalam panci, mengaduk puding + air + gula agar tercampur rata, langkah terakhirnya adalah menuang puding kecetakannya. Kecuali saat puding dipanaskan diatas kompor, abang meminta kepada saya untuk melakukannya karena emang tungku kompor dirumah lumayan tinggi, jadi abang sedikit khawatir jika nanti tumpah.

"Yeeayyy udah selesai ma, nanti kalo udah dingin kita bisa makannya sama-sama yaa... katanya.." terlihat jelas wajah ceria dan bahagia yang ditampakkan bukan hanya abang, adek pun sangat antusias mengikuti step by step proses pembuatan puding.

Hari kelima ini masih dengan project sederhana, tapi saya bisa melihat bahwa ditiap project yang kami kerjakan mengandung banyak ilmu dan pengalaman tersendiri untuk anak-anak tentunya.

Dengan membuat puding hari ini bisa meningkatkan motorik halus pada anak, kemudian meningkatkan kecerdasan intelektual pada anak, karena disini anak diajak untuk berpikir (takaran air dan gula apa sudah sesuai dengan yang di tentukan dari resep).

#MyFamilyMyTeam
#Level3
#KuliahBundaSayang
#IbuProfesional
#IIP

Minggu, 26 Maret 2017

My Family My Team - 4

Family Project di hari keempat ini Alhamdulillah masih dengan formasi lengkap seperti kemaren, masih bisa melibatkan pappa tercinta di project2 sederhana ini.

Biasanya pekerjaan ini dipegang sepenuhnya sama sii pappa. Tapi kali ini pappa mengajak saya dan anak-anak turut serta di dalamnya. Dari hasil family forum semalam, telah disepakati bersama  kalo bersih-bersih ruangan atas timpro nya masih di pegang sama pappa karena banyaknya barang pecah belah, dan pernak pernik lainnya. Waktunya setelah sarapan pagi. Awalnya Pappa mencoba menjelaskan kepada abang apa-apa saja yang akan dirapikan, dibersihkan, kemudian cara penggunaan dan bagaimana cara kerja vakuum cleaner kepada sii abang.

Saya memilih menjadi ketua seksi konsumsi yang menu nya juga atas kesepakatan bersama, yaitu bakso homemade ala mama. Yang anggota mama diikuti oleh sii adek, disini saya bisa menjelaskan bahan-bahan apa yang digunakan, kemudian mengenalkan rasa dan cara membuat kepada adek.

Mengambil hikmah dari Bekerja bersama-sama adalah mengalirkan rasa yang berbeda. Anak-anak tampak ceria dan begitu bersemangat. Sambil bekerja mengalirlah obrolan serta canda tawa yang makin menghangatkan suasana.

Lelah bekerja sudah disiapkan menu special ala mama, bisa makan bersama sambil sharing kegiatan yang baru dilakukan barusan.

Family project hari ini "vakum cleaner dan memasak (membuat bakso)" mengasah keterampilan motorik halus pada anak. Meningkatkan kecerdasan intelektual yaitu meningkatkan kemampuan anak untuk berpikir, menalar serta memahami gagasan.

#MyFamilyMyTeam
#level3
#KuliahBundaSayang
#IbuProfesional
#IIP

Sabtu, 25 Maret 2017

My Family My Team - 3

Family Project yang ketiga ini akhirnya bisa dengan formasi lengkap. Alhamdulillah pappa bisa hadir di tengah-tengah keluarga kecilnya ini.

Biasanya setiap weekend selalu kita manfaatkan untuk rekreasi keluarga, ntah itu di dalam kota ataupun luar kota. Tapi weekend ini sesuai dengan hasil kesepakatan bersama (family forum) karena kondisinya mama dan adek lagi kurang sehat maka kita putuskan untuk memaksimalkan waktu beristirahat di rumah saja.

Walaupun hanya dirumah saja tapi tetap kita isi dengan sesuatu yang bermanfaat. Dari keputusan bersama tadi pagi setelah jam istirahat siang kita manfaatkan waktu untuk sharing serta meriview dua family project sederhana yang telah kami (saya dan anak-anak) kerjakan.

Yang pertama kami (saya dan suami) lakukan adalah memberikan apresiasi kepada abang dan adek, terutama kepada abang walau usianya baru menginjak 5th4bln tapi cara berpikir, bahasa yang digunakan, sikap dan perilaku bisa dibilang jauh diatas usianya. Maka saat saya mengajak abang untuk diskusi masalah tugas bunsay bulan ini tentang family project, abang langsung antusias serta semangat untuk melakukan beberapa kegiatan yang kami rencanakan, maupun yang tiba-tiba kami kerjakan seperti project kedua ini menjenguk teman sekelas nya abang yang sakit. Kemudian sii adek walau usianya baru 2th1bln tapi adek selalu antusias saat di ikut sertakan dalam family project ini.

"Abang hebat ya sudah pintar jadi manager yang baik, kata sang pappa".... terlihat raut wajah bahagia dan senyum lebar dari sii abang.. " Abang kan pengen jadi manager yang baik kayak pappa... jawabnya"...
ahhh Ya Allah terenyuh hati ini mendengar jawaban jujur dari sii abang.. "semoga kelak abang dan juga adek bisa jadi pemimpin yang baik dan adil ya nak.. kataku"..
Anggukan mantap dan senyuman yang abang berikan..

Kedua kami (saya dan suami) mengevaluasi waktu kami agar kedepan nya kami dapat menyelaraskan family project yang ada dengan waktu yang sangat terbatas ini, agar semua anggota keluarga dapat ikut serta di dalamnya.

#MyFamilyMyTeam
#level3
#KuliahBundaSayang
#IbuProfesional
#IIP

Jumat, 24 Maret 2017

My Family My Team 2

Family Project di hari kedua ini masih dengan formasi kemaren hanya mama, abang dan adek. Semoga weekend ini bisa dengan formasi lengkap yang melibatkan pappa tercinta di dalamnya.

Kemaren sore mengalir lah obrolan (family forum) tentang teman sekelas abang yang sakit dan sepertinya dirawat di rumah sakit. Hanya saya belum mendapatkan informasi lengkap di ruangan mana di rawatnya.

Tapi abang begitu antusias saat tau ada teman nya yang sedang sakit, antusias nya ini untuk mengajak saya menjenguk ke rumah sakit dan sibuk dengan buah tangan apa yang akan di bawa nanti.

Bangun pagi ini abang kembali menanyakan kepada saya "Mama udah tau putri dirawat nya di kamar berapa..?" Ternyata abang masih mengingat obrolan kami semalam. "Iya mama udah tau kok putri dirawat di ruangan 4001 di lantai 4 bang.. jawabku" dengan penuh semangat abang mencoba mengatur jadwal hari ini agar sore nanti kami bisa menjenguk teman kecilnya itu.

Saya memasukkan menjenguk orang sakit di tantangan kedua ini karena menurut saya dari mulai pagi hingga sore ini abang sudah berhasil menjadi manager yang baik untuk saya dan adiknya. Mulai dari bantuin saya menyapu rumah, mengangkat jemuran, bantu nyiapin perlengkapan sii adek hingga menelepon enin nya untuk meminta izin menitipkan adek sebentar saat abang dan saya menjenguk teman nya yang sakit.

Dengan Menjenguk orang sakit bisa meningkatkan kecerdasan emosional pada anak yaitu kemampuan mengenali emosi orang lain (empati). Serta meningkatkan kecerdasan intelektual pada abang karena sudah berhasil merencanakan sesuatu dan memecahkan masalah (karena tau adeknya belum boleh diajak masuk keruangan rawat inap maka abang berinisiatif menelepon enin nya untuk meminta izin menitipkan sii adek).

#FamilyProject-2
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBundaSayang
#IbuProfesional
#IIP

Rabu, 22 Maret 2017

My Family My Team 1

Family Project yang pertama ini hanya bisa dilakukan bertiga (mama, abang dan adek) saja, bisa full dengan sii pappa hanya saat hari sabtu dan minggu saja itupun jika pappa tidak ada acara kantor.

Pekerjaan ini termasuk yang mudah dilakukan tapi suka terlewat atau sedikit terlupakan yaitu membersihkan kaca-kaca jendela rumah.

Dari berapa hari kemaren abang sudah menanyakan perihal bersih-bersih kaca "Maa.. kita tuh tiap hari ngepel lantai, tiap minggu kalo ada pappa nyedot debu, kok kaca gak pernah di bersihkan ya ma..?"

Saya langsung bersemangat dong ya, menanyakan kembali kepada abang perihal kesanggupan untuk membersihkan kaca, dengan mata berbinar dan penuh semangat abang menjawab "Mauuu ma.. emang kapan kita mulai bersihin kaca nya..? Terus bersihin nya make apa ma..?"

Karena melihat semangat abang yang luar biasa, saya pun langsung bersemangat untuk menyiapkan peralatan apa saja yang akan dipakai untuk membersihkan kaca. Peralatan yang disiapkan adalah koran bekas dan air. Pertanyaan demi pertanyaan terus abang tanyakan "kenapa harus dengan koran ma..? Kenapa gak memakai lap aja..? Kan di iklan tuh ada cairan pembersih kaca, kenapa kita gak beli cairan itu dulu ma..?"

mengalirlah obrolan hangat diantara kami mengapa harus dengan koran bekas untuk membersihkan kaca, selain hemat cara ini juga ramah lingkungan. Jadi kita tidak perlu membuang koran bekas karena bisa membantu pekerjaan rumah tangga seperti yang bisa kita lakukan hari ini.

Dari membersihkan kaca kemudian mengajarkan kepada anak cara berhemat dan juga mengajarkan kepada anak pekerjaan yang ramah lingkungan dengan menggunakan kembali barang yang tidak terpakai.

Alhamdulillah dari satu family project sederhana ini bisa mengalirkan komunikasi produktif yang tersirat sedikit ilmu di dalamnya.

#BundaSayang
#MyFamilyMyTeam
#IbuProfesional
#IIP

Selasa, 14 Maret 2017

Aliran Rasa Melatih Kemandirian

Saya yang sebagai ibu rumah tangga, dan suami yang bekerja di dunia perbankan dengan pekerjaan bisa dibilang padat suami ditambah dengan banyaknya acara-acara kantor serta jarak tempuh ke lokasi kerja yang memakan waktu lebih kurang 2jam, Menjadikan kami pasangan yang sangat menghargai waktu, membentuk kami menjadi pasangan yang harus semaksimalkan mungkin memanfaatkan waktu yang ada dengan sesuatu yang baik dan bermanfaat.

Di tengah-tengah padat nya tugas harian saya di rumah, tak menghalangi niat diri ini untuk terus belajar, untuk terus memperbaiki segala sesuatu nya. Suami pun begitu di tengah-tengah kesibukan nya tidak membuat ia malas untuk belajar lagi. "Mumpung Allah masih memberikan kita waktu untuk belajar,, hayyukk kita maksimalkan waktu yang ada ini dengan sebaik-baiknya.. Karena waktu tidak akan pernah kembali" Kata-kata itu yang selalu saya dan suami katakan.. jika salah satu dari kita lagi sedikit turun semangat nya.

Karena waktu tidak akan pernah kembali.. mari untuk semaksimalkan mungkin melakukan yang terbaik.. terbaik untuk diri sendiri,, suami,, anak-anak,, orangtua, dan lingkungan sekitar kita.

Dari sebelum bergabung dalam IIP pun Alhamdulillah kami (saya dan suami) memang sudah berupaya maksimal untuk melatih kemandirian anak-anak dari usia sedini mungkin dan tetap sesuai dengan usianya. Saat gabung di IIP dan berada di kuliah bunda sayang yang kebetulan di level kedua ini tantangan 10 hari nya adalah melatih kemandirian. Jadi kami menggunakan tantangan 10 hari ini sebagai bahan evaluasi sudah sejauh mana perkembangan anak-anak dalam proses melatih kemandirian nya mereka. Serta sebagai pemacu semangat kami untuk terus memperbaiki diri di tiap waktunya.
serta dapat memaksimalkan waktu dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan target atau tujuan yang ingin kami capai.

Yaa... Bukan hanya saya yang selalu antusias akan tugas-tugas dari kuliah bunda sayang ini, suami pun begitu antusias dan selalu bersemangat. Dan kami pun makin berusaha memantaskan diri menjadi orangtua yang baik untuk anak-anak kami. Selalu berusaha menjadi contoh baik bagi anak-anak kami.

Perjalanan kami masihlah sangat panjang untuk membentuk anak-anak kami menjadi anak-anak yang mandiri. Yaa mandiri seutuhnya, mandiri sepenuhnya, mandiri yang benar-benar mandiri.
Semoga Allah selalu memberikan kemudahan kepada kami dalam merawat serta mendidik amanah-Nya ini menjadi anak-anak sholeh yang mandiri serta berakhlak baik. Aamiin...

#AliranRasa
#level2
#MelatihKemandirian
#KuliahBundaSayangIIP
#14mar2017

Jumat, 03 Maret 2017

Melatih Kemandirian hari10

Sabtu tlah tiba... sabtu tlah tiba... hati abang pun gembira.. *dari bangun tidur yang di nyanyiin lagi itu aja.
Salah satu tambahan kebahagiaan di dalam keluarga kami adalah tiba nya hari sabtu, karena hari sabtu - minggu waktu nya kami bisa full bermanjaan-manjaan sama sii pappa, sharing sama pappa jadi lebih lama, dan tentu kami bisa memaksimalkan waktu bersama sii pappa dengan kegiatan-kegiatan yang ada misalnya anak-anak diajarkan cara bercocok tanam di lahan terbatas kami, anak-anak diajak ikut serta untuk menggunting rumput dan merapikan tanaman-tanaman yang ada (khusus untuk kegiatan bercocok tanam dan gunting menggunting rumput sepenuhnya dipegang sama pappa,, mamanya sebagai tim hore saja).

Sebelum memulai kegiatan bersama sii pappa, abang sudah mengerti kalo hari sabtu jadwal nya abang merapikan kamarnya secara keseluruhan termasuk mengganti sprei serta sarung bantal dan sarung guling.

1 minggu sekali memang jadwal nya bersih-bersih rumah secara keseluruhan. Dan seluruh anggota keluarga akan ambil bagian di masing-masing kegiatan yang telah di sepakati bersama.

Sama seperti hal nya abang hari ini bangun tidur pukul 04:45an wib langsung diajak berjamaah sholat subuh bersama pappa. Setelah sholat waktunya minum lemon hangat yang setelahnya di susul dengan minum madu serta kudapan buah-buahan.

Setelah kegiatan di dapur selesai abang langsung kembali kekamarnya (bukan untuk tidur) tapi untuk merapikan kamarnya secara keseluruhan. Di mulai dari menata kembali buku-buku pada tempatnya, menyusun kembali mainan-mainan pada kelompoknya, dan tak lupa mengganti sprei dan sarung bantal + sarung guling.

Membiasakan anak-anak ikut serta dalam pekerjaan rumah tangga adalah bentuk melatih kemandirian dari anak itu sendiri. Yang awalnya biasa dan kelak akan terbiasa dengan pekerjaan-pekerjaan rumah.

Selain membiasakan anak-anak ikut serta dalam pekerjaan rumah tangga. Anak-anak juga kami (saya dan suami) biasakan untuk melakukan pekerjaan harian serta pekerjaan rutin mingguan seperti bersih-bersih kamarnya sendiri walaupun tetap adanya pendampingan dari mama atau pappa nya, tapi saya bersyukur abang sudah memahami dan terbiasa dengan pekerjaan yang biasa ia kerjakan.

Mari rangkul dan ajaklah anak-anak dalam setiap kegiatan-kegiatan yang ada. Dengan begitu anak-anak merasa dianggap ada, dan akan banyak pelajaran yang bisa kita ajarkan kepada anak selain melatih kemandirian tentunya, kemudian gotong royong, kerja bakti dan memupuk rasa empati dari dalam diri anak-anak.

#hari10
#tantangan10hari
#level2
#MelatihKemandirian
#KuliahBundaSayangIIP
#4mar2017

Melatih Kemandirian hari9

Namanya Adirajada Yafi Primadia usianya 2th 1bln. Sengaja saya menuliskan perkembangan melatih kemandirian adek tentang toilet training di hari-hari terakhir tantangan. Karena dari hari pertama hingga hari ini saya mengamati terlebih dahulu sampai sejauh mana proses toilet training adek lewati.

Dari usia 1th 10bln saya sudah mengenalkan dan mencoba untuk TT (toilet training) kan sii adek. Saat itu Alhamdulillah adek sudah pandai bilang pup  saat mau pup, dan sesekali sudah pandai bilang pipis (walaupun kecolongan juga pipisnya sudah keluar tapi adek baru bilang). Hanya gak lama dari saya melatih toilet training adek, adek sakit diare yang berlanjut jadi diare akut. Jadi saat itu yang menjadi fokus saya adalah mencari tau penyebab diare akutnya adek, menjaga asupan makanan serta cairannya, berusaha selalu membuatnya nyaman. Dan setelahnya fokus ke masa pemulihan sii adek.

Dari mulai diare akhirnya ke diare akut hingga ke masa pemulihan membutuhkan waktu yang lebih dari 3minggu. Proses TT (toilet training) nya terpaksa terhenti.

Dan... saya baru mengenalkan kembali toilet training kepada adek sejak hari pertama tantangan melatih kemandirian ini. Sejauh ini (9 hari) adek udah cukup pandai bilang saat mau pup, walaupun awalnya saya yang perhatikan gerak geriknya dan dari mimik wajahnya. Namun 2hari kemudian adek sudah bisa bilang "mama mau ee" satu kemajuan yang perlu saya apresiasi. Kalo untuk pipisnya masih diperlukan pengawasan ekstra dari saya. Karena terkadang disaat udah pipis duluan adek baru bilang "mama adek pipis".

Tapi... saya tidak akan menyerah sampai disini, saya tidak akan berhenti sampai disini. Karena perjalanan mengajarkan toilet training kepada adek masih 60% lagi dan masih membutuhkan waktu yang lebih lagi. Semangattt adalah kuncinya.. serta tak lupa untuk terus menyemangati adek dan terus memberikan kata-kata positif agar yang keluar pun energi-energi positif. Semoga masa toilet training ini dapat kami lalui dengan baik, sehingga bisa menjadi pelajaran tersendiri untuk adek tentang semangat, fokus, gak boleh mudah putus asa.

#hari9
#tantangan10hari
#level2
#MelatihKemandirian
#KuliahBundaSayangIIP
#3mar2017

Kamis, 02 Maret 2017

Melatih Kemandirian hari8

2 kali dalam setaun kami sekeluarga menyebutnya hari gigi.. yaa tiap 6bulan sekali sengaja kami kosongkan waktu untuk melakukan pemeriksaan gigi.

Dari usia 2tahun abang sudah melakukan pemeriksaan gigi pertama dan rutin per 6bulan sekali dilakukan pemeriksaan.
Berhubung adek udah genap 2th maka tahun ini peserta pemeriksaan gigi bertambah 1 di keluarga kami.

Sengaja kami perkenalkan sejak dini kepada anak-anak betapa penting nya menjaga kesehatan, termasuk menjaga kesehatan gigi.

Biasanya kami akan mengambil waktu di hari sabtu karena menyesuaikan dengan hari liburnya sii pappa.
Tapi kali ini diluar perkiraan mama dan pappa nya, abang berapa kali menanyakan dan meminta persetujuan untuk mencoba diperiksa dengan dokter gigi yang specialis gigi anak. Karena memang di kota tempat kami tinggal (Serang - Banten) belum ada dokter gigi specialis gigi anak. Jadi untuk itu kami perlu adanya info tambahan dan jadwal praktek dokter gigi specialis gigi anak di rumah sakit tujuan kami nanti.

Pertengahan februari biasanya jadwal rutin kami sekeluarga melakukan pemeriksaan gigi. Berhubung harus menyesuaikan waktu dengan pappa, kali ini ditambah mencari informasi dimana dokter gigi specialis gigi anak praktek. Dari hasil sharing bersama beberapa malam lalu maka hari ini di pilih sebagai hari pemeriksaan gigi rutin kami sekelurga.

rumah sakit Siloam Karawaci (Tangerang) jaraknya lumayan jauh dari tempat tinggal kami, yang menjadi pilihan kami untuk melakukan pemeriksaan gigi rutin kali ini.

Kami (saya dan suami) memang membiasakan kepada anak-anak untuk berani mengutarakan pendapatnya, kami juga membiasakan kepada anak-anak untuk berani bicara terbuka tentang apa yang menjadi kebutuhan mereka.

Dan untuk hal ini kami apresiasi tentang keberanian abang mengajak mama serta pappa nya ngobrol dan mengutarakan langsung apa yang abang pikirkan dan inginkan. Karena dirasa alasan abang cukup masuk akal maka dari itu kami kabulkan permintaan nya.

Karena disini gigi abang yang akan diperiksa jadi kami (saya dan suami) mengingatkan kembali kepada abang untuk komunikatif dan kooperatif pada saat di periksa nanti. Dan bukan hanya berperan aktif saat diperiksa saja, tetapi kami juga mengingatkan kembali bahwa gigi yang akan diperiksa kan gigi nya abang jadi sudah seharusnya abang yang berperan aktif sharing dengan dokter nya nanti.

Melatih Kemandirian anak itu Luas banget lingkupnya.. saya dan suami tidak hanya melatih anak-anak pandai mengurus dirinya sendiri saja, tapi kami setahap demi setahap melatih kemandirian anak dalam ruang yang luas.
Hari ini pelajaran yang bisa kami ambil dalam melatih perkembangan kemandirian anak. Abang sudah berani mengutarakan pilihannnya berikut dengan alasan kenapa abang memilih itu.

Memberikan dukungan penuh serta memberikan kepercayaan penuh kepada anak adalah kuncinya buat kami. Dengan begitu anak bisa bebas dan leluasa untuk mengexplore apa yang ada di dirinya dan pikiran nya (selagi itu positif pasti akan kami support).

Karena harapan kami (saya dan suami) bisa menjadi sahabat terbaik anak-anak dalam membersamai mereka di tiap proses belajarnya.

#hari8
#tantangan10hari
#level2
#MelatihKemandirian
#KuliahBundaSayangIIP
#2mar2017

Rabu, 01 Maret 2017

Melatih Kemandirian hari7

Cuaca yang tidak menentu yang membuat abang sedikit enggan untuk bermain diluar, makin lengket lah ini sii adek dengan abangnya. Kemana abang pasti di buntutin sama adeknya. Alhamdulillah abang nya sabar bgt ngadepin segala pola sii adek dan gak lupa untuk mengajak main.

Sore ini anak-anak minta di temenin main lego, sebelum ambil mainan nya abang udah bikin janji dulu sama adek nanti setelah main, kita beresin nya bareng-bareng ya dek, di jawab yes sama sii adek (sambil manggut-manggut).

Abang... Asyiiik menyusun, dan tak lupa sambil diceritakan apa yang sedang di buat.
Adek... sibuk membantu walau sesekali mengacak acak, mendengarkan dengan seksama apa yang abang ceritakan.

Gak terasa udah waktunya mandi sore, mama pun mengingatkan. Abang mengangguk tanda mengerti, "yuukkk dek beresin, kita mau mandi niy". Bahagiia gak..?? Jelas bahagia kan.. setelah puas bermain dan berkreasi dg lego, anak-anak sudah mengerti bahwa setelah selesai rapikan dan letakkan di tempat semula.

Pelajaran yang diambil dari bermain lego sore ini ada 3... yang ketiganya Alhamdulillah masuk dalam kategori melatih kemandirian.
1. Anak-anak sudah dapat bertanggung jawab terhadap barang-barang miliknya.
2. Anak-anak sudah pandai menjaga dan merawat barang miliknya.
3. Anak-anak sudah pandai menghargai dan membagi waktunya.

Bersyukur saya mampu membersamai anak-anak saya sampai di tahap ini tentu atas kerjasama dan dukungan penuh dari suami tercinta.
Semua kami lewati tahapan-tahapan nya, tidak ada kata lelah.. tidak ada kata terlambat untuk melatih kemandirian anak. Semangattt.. kita bisa... harus bisa.. dan pasti bisa.. kata-kata itu termasuk kata-kata ajaib untuk kami (saya dan suami), kata-kata yang selalu kami ucapkan ke anak-anak kami disaat mood anak-anak sedang turun.

Karena PR kami masih banyak jadi kami harus menyelesaikan satu per satu PR itu dengan baik dan dengan nilai yang sangat baik juga tentunya. Semua demi kebaikan anak-anak kami. Bismillah semoga Allah selalu memberikan kemudahan ditiap niat baik kami.. Aamiin..

#hari7
#tantangan10hari
#level2
#MelatihKemandirian
#KuliahBundaSayangIIP
#1Mar2017