2 kali dalam setaun kami sekeluarga menyebutnya hari gigi.. yaa tiap 6bulan sekali sengaja kami kosongkan waktu untuk melakukan pemeriksaan gigi.
Dari usia 2tahun abang sudah melakukan pemeriksaan gigi pertama dan rutin per 6bulan sekali dilakukan pemeriksaan.
Berhubung adek udah genap 2th maka tahun ini peserta pemeriksaan gigi bertambah 1 di keluarga kami.
Sengaja kami perkenalkan sejak dini kepada anak-anak betapa penting nya menjaga kesehatan, termasuk menjaga kesehatan gigi.
Biasanya kami akan mengambil waktu di hari sabtu karena menyesuaikan dengan hari liburnya sii pappa.
Tapi kali ini diluar perkiraan mama dan pappa nya, abang berapa kali menanyakan dan meminta persetujuan untuk mencoba diperiksa dengan dokter gigi yang specialis gigi anak. Karena memang di kota tempat kami tinggal (Serang - Banten) belum ada dokter gigi specialis gigi anak. Jadi untuk itu kami perlu adanya info tambahan dan jadwal praktek dokter gigi specialis gigi anak di rumah sakit tujuan kami nanti.
Pertengahan februari biasanya jadwal rutin kami sekeluarga melakukan pemeriksaan gigi. Berhubung harus menyesuaikan waktu dengan pappa, kali ini ditambah mencari informasi dimana dokter gigi specialis gigi anak praktek. Dari hasil sharing bersama beberapa malam lalu maka hari ini di pilih sebagai hari pemeriksaan gigi rutin kami sekelurga.
rumah sakit Siloam Karawaci (Tangerang) jaraknya lumayan jauh dari tempat tinggal kami, yang menjadi pilihan kami untuk melakukan pemeriksaan gigi rutin kali ini.
Kami (saya dan suami) memang membiasakan kepada anak-anak untuk berani mengutarakan pendapatnya, kami juga membiasakan kepada anak-anak untuk berani bicara terbuka tentang apa yang menjadi kebutuhan mereka.
Dan untuk hal ini kami apresiasi tentang keberanian abang mengajak mama serta pappa nya ngobrol dan mengutarakan langsung apa yang abang pikirkan dan inginkan. Karena dirasa alasan abang cukup masuk akal maka dari itu kami kabulkan permintaan nya.
Karena disini gigi abang yang akan diperiksa jadi kami (saya dan suami) mengingatkan kembali kepada abang untuk komunikatif dan kooperatif pada saat di periksa nanti. Dan bukan hanya berperan aktif saat diperiksa saja, tetapi kami juga mengingatkan kembali bahwa gigi yang akan diperiksa kan gigi nya abang jadi sudah seharusnya abang yang berperan aktif sharing dengan dokter nya nanti.
Melatih Kemandirian anak itu Luas banget lingkupnya.. saya dan suami tidak hanya melatih anak-anak pandai mengurus dirinya sendiri saja, tapi kami setahap demi setahap melatih kemandirian anak dalam ruang yang luas.
Hari ini pelajaran yang bisa kami ambil dalam melatih perkembangan kemandirian anak. Abang sudah berani mengutarakan pilihannnya berikut dengan alasan kenapa abang memilih itu.
Memberikan dukungan penuh serta memberikan kepercayaan penuh kepada anak adalah kuncinya buat kami. Dengan begitu anak bisa bebas dan leluasa untuk mengexplore apa yang ada di dirinya dan pikiran nya (selagi itu positif pasti akan kami support).
Karena harapan kami (saya dan suami) bisa menjadi sahabat terbaik anak-anak dalam membersamai mereka di tiap proses belajarnya.
#hari8
#tantangan10hari
#level2
#MelatihKemandirian
#KuliahBundaSayangIIP
#2mar2017