Sabtu, 23 Desember 2017

Jurnal Level 2

Tiada henti saya ucap syukur karena masih dapat terus membersamai teman-teman di kelas bunda sayang batch 3 Tangerang.

Masuk di level 2 ini antusias dan semangat teman-teman kelas bunsay Tangerang batch 3 masih tetap membara. Diskusi tentang materi juga sangat hangat dikelas. Saling membagi kisah positif, saling menyemangati, saling memberi masukan.

Walau saya sendirian membersamai teman-teman bunsay batch#3 Tangerang, Alhamdulillah saya tidak merasa sendiri. Karena ada teman-teman yang terus memberikan kehangatannya ditiap diskusi, maupun obrolan ringan tiap harinya.

Masuk pada pengumpulan tugas level 2 ini pun, korlan memberikan link pengumpulan tugas dan link untuk teman-teman dapat melihat realtime tugas. Sampai selesai tantangan level 2, teman-teman kelas bunsay batch 3 Tangerang pun sangat mandiri, mengumpulkan tugas dan melihat sendiri tugas yang dikumpulkan. Jadi sangat membantu tugas korlan.

Dapat menjadi fasil dan dapat membersamai teman-teman bunsay kelas Tangerang adalah rezeki yang sangat luar biasa untuk saya. Yang setiap harinya  memberikan kesan positif pada saya. Semoga kesempatan yang ada ini dapat saya jaga dengan sebaik-baiknya.

Demikian jurnal fasilitator saya untuk level 2 ini.

Kamis, 07 Desember 2017

Malam Tanpa Dongeng

Sepulang dari sholat maghrib di masjid, seperti biasa abang dan adek menyantap makan malam bersama saya dan yangti nya. Setelah itu kami ngobrol biasa sambil menanti waktu isya tiba.

Adek yang emang 3 harian ini lagi batuk memilih ke kamar dan meminta izin kepada saya untuk bobo.

Abang setelah sholat isya juga melipir ke kamarnya dan ternyata bobo.

Hari ini dirumah tidak ada dongeng, karena mungkin anak-anak lagi kurang fit, yang biasanya waktu istirahat malamnya jam 21:30 wib, ink selepas sholat Isya udah pada bobo nyenyak.

#Hari8
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBundaSayangIIP
#GrabYourImagination

Rabu, 06 Desember 2017

Dongeng Bulan Purnama

Dongeng malam ini masih seputaran bulan. Hanya saja malam ini pappa nya yang mendongengkan, dan pappa memilih untuk mendongengkan tentang macam-macam bentuk bulan.

Tiap-tiap bentuk bulan mempunyai nama sendiri-sendiri :
1. Bulan Baru (New Moon)
2. Bulan Sabit (Crescent)
3. Bulan Separuh (Quarter)
4. Bulan Cembung (Gibbous)
5. Bulan Purnama (Full Moon)

Dua malam kemaren abang dan adek sangat antusias dan bahagia sekali saat melihat langit malam. Karena terangnya cahaya dari bulan purnama.

Dan malam ini saat saya menceritakan kepada pappa tentang antusiasnya anak-anak melihat cahaya bulan purnama, pappa memutuskan untuk mendongengkan abang dan adek tentang bagaiman terjadinya bulan purnama itu.

Yaaa... bulan purnama terjadi saat permukaanku yang mendapat sinar matahari, seluruhnya menghadap ke bumi.

Memiliki suami yang sama-sama mau belajar itu anugerah yang sangat luar biasa untuk saya. Kala saya kehabisan ide untuk mendongengkan anak-anak, pappa yang akan mengambil alih tugas mendongeng itu.

Dan anak-anak terlihat sangat menikmati proses dongengan pappa nya. Suara yang lembut tapi dapat membuat siapa saja hanyut saat mendengar ceritanya, menjadikan pendengar makin terbawa suasana.

Pappa... terima kasih selalu mau berusaha belajar untuk membersamai anak-anak. Dongeng singkat malam ini menjadi kesan tersendiri untuk abang dan adek.

#Hari7
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBundaSayangIIP
#GrabYourImagination
#6Des2017

Selasa, 05 Desember 2017

Dongeng Tentang Bulan

Malam ini sepulang dari rumah sakit, anak-anak memilih di dongengkan tentang bulan. Karena 2 malam ini bulan di langit sedang bulat sempurna, hal itu yang membuat abang dan adek sangat bersemangat meminta saya mendongengkan tentang bulan malam ini.

Haii.. aku bulan. Kamu bisa melihatku di langit nalam. Pergilah ke halaman, dan tengoklah apa aku sudah terlihat.

Bagaimana bentukku sekarang..? Hayyoo coba ceritakan! Jika ada aku malam jadi indah bukan..? Apalagi jika tidak ada awan yang menutupi aku, aku akan semakin indah.

Tahukah kamu siapa yang menciptakan aku..? Ya! Dialah Allah Al-Khalid! Sang Maha Pencipta. Allah menciptakan aku sebagai benda langit yang paling dekat dengan bumi.

Bentukku bulat, seperti bumi tempat tinggal kita. Tapi ukuranku jauh lebih kecil daripada bumi.

Di tempatku (bulan) tidak ada air dan udara. Karena itu tak ada manusia yang bisa tinggal disana. Berbeda dengan bumi, aku tidak memiliki atmosfer yang melindungiku dari benda-benda langit lain yang menabrakku. Akibat permukaanku penuh kawah sana sini karena tabrakan benda langit itu.

Aku tidak bisa memancarkan sinar sendiri seperti matahari. Mataharilah yang menyinariku lalu sinar itu aku pantulkan ke bumi. Sehingga kita semua bisa melihatku bercahaya di malam hari.

Alhamdulillah.. malam jadi tidak terlalu gelap kan..? Jika sinar matahari tidak sampai padaku, apakah kita semua bisa melihat bulan..?

Mendengarkan dengan sempurna, menyimak dengan sangat serius dan saat pada sesi tanya jawab abang adek sangat antusias menjawabnya. Ahh Quality time yang sangat luar biasa malam ini.

#Hari6
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBundaSayangIIP
#GrabYourImagination
#5Des2017

Senin, 04 Desember 2017

Dongeng "Asyiknya Bersekolah"

Setelah melakukan survey ke beberapa sekolah, abang hari ini membuat satu keputusan penting, yaitu menentukan sendiri abang ingin bersekolah dimana, pilihan abang jatuh ke sekolah peradaban (sekolah yang menyatu dengan alam).

Pagi ini sekitar jam 08:00 pagi saya bersama abang bergegas berangkat ke SD Peradaban untuk melakukan pendaftaran. Setelah beres melakukan pendaftaran saya bersama abang duduk dibawah rindangnya pohon sambil menunggu transportasi online yang saya pesan sampai. Karena tidak ada yang bisa dilakukan akhirnya saya memutuskan untuk mendongengkan abang saja, yaaa abang tentu sangat setuju sekali.

Judul yang saya pilih hari ini adalah asyiknya bersekolah. Karena moment yang pas dengan lokasi dan hal yang baru saja saya dan abang lakukan bersama. Dengan antusiasnya abang mendengarkan cerita yang saya sampaikan lewat dongeng pagi ini. Anggukan dan senyuman terpatri jelas pada saat abang mendengarkan apa yang saya sampaikan.

Walaupun tidak lama dari biasanya tapi abang sangat menikmati moment pagi ini antara saya dan abang. Dongeng yang saya sampaikan juga tetap tersirat makna positif. Dan dapat saya jadikan ajang quality time dengan abang.

#Hari5
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBundaSayangIIP
#GrabYourImagination
#4Des2017

Minggu, 03 Desember 2017

Dongeng Buah-Buahan

Seiring dengan pertumbuhan usianya, acara mendongeng untuk abang dan adek semakin 'menantang'. Hari ini sambil mengisi waktu di rumah sakit, anak-anak di dongengkan pappa nya tentang buah-buahan.

Dengan gaya bahasa dan mimik wajah yang sesuai dengan alur cerita membuat abang dan adek sangat menikmati yang di dongengkan pappa nya.

Setiap yang disampaikan pada abang dan adek selalu tersirat makna dan hikmah positif yang dapat abang dan adtek ambil. Hari ini pesan positif yang ingin di sampaikan adalah manfaat dari aneka buah-buahan.

#Hari4
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#Level10
#GrabYourImagination
#4Des2017

Sabtu, 02 Desember 2017

Dongeng Tentang Kesehatan

Kebiasaan bersih harus ditanamkam kepada anak-anak demi kesehatannya. Seiring dengan bertambahnya usia anak, ia tentu harus belajar mandiri dan melakukan segalanya sendiri, termasuk menjaga kebersihan diri.

Menjaga kebersihan tubuh merupakan bagian penting dari kesehatan. Bakteri dan virus yang terdapat di mana-mana merupakan ancaman bagi kesehatan anak yang lebih rentan dibandingkan dengan orang dewasa.

Sebagai orangtua, sudah selayaknya saya mengajarkan kebiasaan bersih kepada abang dan adek. Seperti mandi secara teratur, sikat gigi secara teratur, mengajarkan memakai pakaian yang bersih kepada anak.

#Hari3
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#GrabYourImagination
#2Des2017

Jumat, 01 Desember 2017

Dongeng Tentang Matahari

Hari ini dari pagi sudah berangkat menuju bandara Soekarno-Hatta, karena eyang putri nya anak-anak akan berlibur ke rumah. Dan malam harinya baru sampai rumah.

Karena padatnya kegiatan hari ini, malam ini di sela-sela waktu tidurnya anak-anak saya menanyakan pada abang adek untuk di dongengkan apa malam ini..? "Matahayi (Matahari) aja ma jawab adek dengan semangatnya"

Berbekal pengetahuan yang sama miliki, saya pun mulai mendongengkan apa itu Matahari, siapa yang menciptakan matahari. Baru sampai disana anak-anak udah pada terlelap. Hihihi

Saya cuplikan sedikit dongeng saya malam ini.

Hai.. aku matahari
Di pagi haru kamu bisa melihatku terbit dari arah timur.
Selanjutnya panasku akan menemanimu hingga sore hari.
Di senja hari, aku akan tenggelam di arah barat.

Aku adalah bintang raksasa yang terdekat dengan bumi, di antara jutaan bintang di alam semesta ini. Sinarku membuat siang menjadi hangat dan terang benderang.

Menurutmu, siapakah yang menciptakan aku. ? Benar! Dialah Allah.

Dongeng pengantar tidur anak-anak malam ini, walau sedikit karena anak-anak keburu terlelap dalam istirahat malamnya, tapi tetap banyak makna positif yang tersirat dari dongeng saya malam ini. Tak lain adalah saya ingin mengenalkan tanda kebesaran Allah.

#Hari2
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBundaSayangIIP
#GrabYourImagination
#1Des2017

Kamis, 30 November 2017

Dongeng Bayangan

Listrik yang padam disertai hujan deras dan angin kencang. Membuat saya dan anak-anak sedikit mati gaya, bingung mau ngapain ditengah situasi dan cuaca seperti ini.

Melihat asyiknya adek bermain cahaya senter ditengah ruangan kamar yang gelap ini. Ahaa.. seketika aku teringat permainan masa kecilku, permainan yang kuberi nama dongeng bayangan.

Dongeng bayangan adalah bermain peran dengan bantuan tangan yang membentuk sesuatu biasanya binatang tertentu, disorot dengan senter atau lilin yang diarahkan ketembok. Sambil mendongeng tentang kegiatan sehari-hari yang tentu saja syarat dengan makna kebaikan dan keteladanan.

Yang dipilih anak-anak hari ini adalah Burung Elang. Siapa yang tidak mengenal burung elang..? Sii burung perkasa yang terbang gagah di udara banyak filosofi dari burung Elang yang bisa dikembangkan menjadi dongeng seru untuk anak-anak.

Elang merupakan salah satu burung yang tangguh, tidak mudah menyerah, dan sedari kecil Elang sudah dilatih untuk mandiri.

Media Bayangan yang dipantulkan ke dinding merangsang imajinasi anak-anak dan menjadikannya seakan nyata, seperti sedang menonton animasi di televisi. Dengan sedikit improvisasi dari saya sebagai pendongeng, Alhamdulillah abang dan adek seakan terbawa pada cerita sii burung Elang tersebut.

Siang ini saya mengajak anak-anak untuk bermain bayangan sambil di dongengkan, selain untuk mengatasi kejenuhan karena listrik yang padam, juga sebagai cara saya mengisi quality time bersama anak-anak hari ini. Sehingga kehangatan pun tercipta di tengah padamnya listrik dan cuaca dingin karena hujan yang tak kunjung reda.

#Hari1
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBundaSayangIIP
#GrabYourImajination
#30Nov2017

Sabtu, 25 November 2017

Aliran Rasa Bunda Sayang Level 9

Perempuan itu tidak hanya harus dapat menjadi ibu yang kreatif, tetapi juga harus bisa menjadi istri yang kreatif. Ditengah rutinitas harian yang tiada habisnya ini, dan fokus pada solusi adalah kunci yang selama ini saya pegang. Agar dapat selalu melihat dari sudut pandang yang positif.

Dan pada tantangan level 9 dikelas bunda sayang ini semakin membakarkan semangat saya untuk menjadi perempuan kreatif. Kreatif pada saat membersamai anak, kreatif pada saat lagi dengan suami, kreatif dalam penataan perabotan rumah, kreatif urusan dapur dan keuangan keluarga.

Semakin banyaknya ilmu yang saya dapatkan di kelas bunda sayang khususnya pada level 9 ini, semoga think creative saya semakin terasah dan dapat terus saya aplikasikan pada kehidupan sehari-hari.

#AliranRasa
#Level9
#ThinkCreative
#25Nov2017

Selasa, 21 November 2017

Dengan Komunikasi Yang Sehat, Bonding pun Semakin Menguat

Tempat tinggal di kota Serang, dan tempat kerja suami di kota Serpong, yang memakan waktu lebih kurang 2 jam -an untuk sampai dilokasi kerja, membuat suami selalu berangkat jauh lebih pagi dan akan tiba kembali ke rumah saat pekatnya malam sudah menjemput.

Komunikasi yang produktif antara saya dan suami pun dapat di hitung lewat hitungan menit ditiap harinya. Padahal sebagai perempuan saya harus mengeluarkan lebih dari 20.000 kata per harinya, hampir 3x lipat dari pria.

Yang ditiap harinya sebelum suami pulang sudah membuat list apa saja yang ingin dijadikan topik obrolan. Apa saja yang ingin dijadikan bahan diskusi. Tapi, saat melihat raut wajah capek sang suami list yang dibuat pun buyar entah kemana. Dan komunikasi antara kami pun yaaa apa adanya saja. Lebih banyak saya yang mendengarkan semua cerita suami, tapi saya sendiri harus menahan untuk tidak bercerita. Melihat raut wajah letihnya membuat saya tidak tega kalau harus berganti saya yang bercerita, karena pasti akan memotong banyak waktu lagi untuk beliau beristirahat.

Berjalannya waktu saya merasa "komunikasi antara kami ini sedang sakit", tidak bisa terus-terusan seperti ini. Semakin lama saya pun merasa ketidaknyamanan karena sudah terlalu banyak yang dipendam didalam hati sendiri. Walaupun bahasa tulisan mewakili tapi tidak dapat dipungkiri saya tidak merasa puas selagi belum mengeluarkan dengan bicara secara langsung.

Saya mencoba menuliskan surat kepada beliau, yang biasanya melalui chating ini saya tulis dengan tulisan saya sendiri. Inti dari apa yang saya tulis itu adalah saya meminta waktunya di ujung minggu kala itu untuk menikmati waktu berdua saja dengannya, hanya ada diriku dan dirimu. Saya ingin kembali menimbulkan getar-getar yang selama ini mungkin tidak terfokuskan karena banyak hal yang mempengaruhi.

Alhamdulillah suami pun menyetujui. Ahhh bahagia tak terkira saya saat itu. Suami menghubungi orangtuanya untuk menitipkan sebentar kedua anak kami, karena dirumah memang tidak ada asisten rumah tangga. Dan Alhamdulillah mertua pun mengiyakan keinginan suami.

Di tengah waktu yang terbatas ini saya mengajak suami untuk makan di restoran favorit kami. Yang biasanya kalau kesana selalu bersama anak-anak, kali ini menikmati moment nya hanya berdua saja. Semaksimal yang bisa saya lakukan adalah memanfaatkan waktu yang sangat terbatas ini untuk mengeluarkan isi hati yang selama ini terpendam.

Sambil menatap wajah tampannya, senyum terindah saya berikan untuknya sebelum saya memulai semuanya. Bagai air mengalir, semua saya keluarkan, yaa semua yang selama ini terpendam di dasar hati saya bisa saya obrolkan secara langsung. Apa yang saya rasa, apa yang membuat saya merasa seperti ini, apakah kita bisa belajar bersama mengambil hikmah dari yang menjadi obrolan hari ini.

Bak... gayung bersambut suami mendengar dengan seksama, sambil terus menatap dalam wajah saya, memegang erat jemari saya, dan diselingi anggukan dari suami. Hingga selesainya saya bicara. Dan diujung obrolan itu airmata saya pun tumpah, dan berkali-kali juga suami meminta maaf atas keegoisan beliau selama ini, meminta maaf atas ketidak pekaan beliau kepada istrinya ini.

Dihari itu akhirnya kami menyadari bersama bahwa betapa pentingnya komunikasi yang produktif antara suami istri. Betapa pentingnya komunikasi yang terbuka. Dengan adanya komunikasi yang produktif dan terbuka akan membawa kepada komunikasi yang sehat.

Kami pun membuat kesepakatan bersama tentang menentukan waktu untuk bercerita secara sehat, saat sebelum tidur waktu yang dipilih untuk saya mendengarkan semua cerita keseharian suami hari itu. Dan waktu sesudah sholat Subuh dipilih sebagai waktu untuk saya yang bercerita, apa saja yang ingin menjadi fokus saya, akan saya bahas pada waktu yang telah kami tentukan.

Dengan adanya dua waktu yang kami tentukan itu, komunikasi dalam rumah tangga kami Alhamdulillah semakin sehat. Tidak ada lagi yang mengganjal di hati saya, tidak ada lagi yang terpendam. Semua dapat saya keluarkan setiap harinya.

Dengan begini juga saya dan suami merasa bonding antara kami kian menguat. Harapan saya semoga komunikasi yang sehat ini dapat terus kami jaga hingga nanti.

Kamis, 16 November 2017

Memberi kejutan mamanya

Sore tadi pulang dari main..
Abang : "Assalamualaykum mamaa.... abang ada kejutan untuk mamaa"
Mama : "Waalaykumsalam, ahhh kejutan apa sayang..?"
Abang : "Ini buat mama (sambil ngasih sebuket petai cina ke mama nya)
Mama : "bengong sebentar terus sadar.. hahaha.. hmm petai cina untuk mama..? Ahh terima kasih abang"
Abang : "Mama kan suka pete tuh, jadi abang ambilin ini special untuk mama"
Abang : "Mama suka kan sama kejutan abang..?"
Mama : "Suka sekalii sayang... langsung melukin sii abang"
Mama : "Makasih ya nak.. mama sayang abang"

Menulis ini pun saya sambil tertawa, ternyata anak 6 tahun ini sangat perhatian sama mama nya. Sampai makanan kesukaan mama nya pun abang hafal. Dan berkeinginan memberikan kejutan dengan mengambilkan makanan kesukaan mama nya ini. Ahh kreatif sekali abang. Terima kasih sayang..

#Hari15
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#ThinkCreative
#16Nov2017

Rabu, 15 November 2017

Berkreasi Dengan Tepung

Kalau lagi musim hujan gini, cocoknya memang makan yang hangat-hangat yaa. Bakso, tekwan, model palembang, atau pun pempek kuah model. Duuh yaa mantap banget, tapi apalah daya semua itu gak ada di dirumah.. hahahaha

Akhirnya ngobrol dengan abang kalo Rakha dan Iban (sahabat kecilnya abang, sekaligus tetangga kami) lagi tidak nafsu makan, dan saya berencana membuat makanan kuah yang tidak membutuhkan ikan sebagai bahan utamanya. Untuk dijadikan buah tangan saat bersilaturahmi ke rumah Rakha nanti.

Cilok kuah aja ma, seger kayaknya.. ahaa.. bener banget sayang, melihat ke dapur ternyata bahan yang di perlukan kebetulan pada habis.  Saya mencatatkan yang di perlukan kemudian abang yang akan membelanjakan di minimarket depan perumahan kami.

Berkreasi dengan tepung, tidak hanha abang yang sangat antusias, adek pun sangat bahagia sekali. Bermain tepung di selingi canda tawa anak-anak.. ahh luar biasa sekali hari ini

#Hari14
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#ThinkCreative
#15Nov2017

Selasa, 14 November 2017

Surat Perminta Maafan Dari Abang Untuk Rakha

Sore tadi dirumah kedatangan tamu, dan tanpa sengaja abang mematahkan cantolan sepeda temannya itu. Sepulang temannya, abang berdiam diri saja di kursi ruang tamu.

Abang : "abang tadi gak sengaja ma, tadi abang udah minta maaf sama Rakha"
Mama : "besok minta maaf lagi ya sama Rakha dan sama bundanya Rakha juga ya nak".

Melipir kekamarnya ternyata duduk anteng dimeja belajarnya, saya kira abang lagi mengerjakan apa, ternyata abang lagi menulis surat perminta maafnya untuk teman kecilnya tadi.

Abang : "besok abang mau kerumah Rakha ya ma, mau ngasihin surat ini sama Rakha nya".
Mama : "iyaa sayang boleh banget".

Salah satu bentuk kreativitas yang abang lakukan hari ini adalah belajar meminta maaf lewat tulisan tangannya sendiri. Ahh good job abang.

#Hari13
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#ThinkCreative
#14Nov2017

Senin, 13 November 2017

Berkreasi dengan menu masakan

Salah satu kegiatan seru dikeluarga kecil kami tiap minggu nya adalah menentukan menu untuk seminggu. 4 orang, 4 kepengenan.. hahaha.. bisa dibayangkan kehebohan setiap minggunya kan.
.
Mulai bikin menu mingguan gini kurleb 1th yang lalu lah, semenjak gak ada sii teteh yg bantu2 di rmh lagi. Karena sii suami tiap ngantor kudu ngebekal (katanya sih masakan mama tuh special bgt, karena masaknya make cinta.. wkwkwkwk bisaan emang ngerayunya) jadi 03:30 wib tuh udah kudu bangun.. yiihaaa.. bangun tidur ku terus masak.. hahaha. Untuk urusan racik2 nya sih saat anak2 udah pada tidur, karena kalo diracik saat bangun tidur, gak keburu euy.
.
Jam 5:30 pagi tuh semua udah kudu beres, masih pagi banget ya, karena sii suami ini kantornya jauuh dari rmh, maka berangkat ngantor pun selalu lebih awal.
.
Menu mingguan biasanya kalo lagi rajin aku tempel di dinding atau di kulkas (kayak minggu ini), kalo lagi malas yaa catat dibuku, tapi tetap tiap minggunya kita selalu mengadakan rembukan tentang menu..
.
Untuk menu makanannya sendiri, saya biasanya cuma bedain antara antara menu sarapan dan makan siang/malam. Jadi yg dimasak siang yaa utk malam. Kayaknya bakalan didapur mulu kerjaan saya kalo menu makan siang dan malam dibedain tuh. Hihihii.. kalo untuk buah sih sengaja tanpa dituliskan dalam menu, karena emang dimeja makan harus selalu sedia buah sih. Special untuk menu bekal sii suami, biasanya buah saya masukin ke kotak bekal sarapannya.
.
Dengan bikin menu mingguan kayak gini tuh banyak bgt manfaatnya, terlebih yg gak punya asisten di rmh kayak saya.
1. Gak bingung mau masak apa saat lagi belanja sayur. Karena udah ada list nya.

2. Lebih hemat pastinya, karena gak ada bahan makanan yang kebuang sia-sia.

3. Saat menentukan menu mingguan, bisa dijadikan ajang quality time bersama keluarga.

Minggu, 12 November 2017

Membuat Anyaman dari koran bekas

Alhamdulillah... hari ini nambah ilmu baru lagi.. kreasi anyaman dari kertas koran. Yaaa... hanya dengan memanfaatkan limbah koran bekas, kita bisa membuat sesuatu yang bernilai dan dapat dimanfaatkan tentunya 😍😍😍

#Hari11
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#ThinkCreative
#12Nov2017

Sabtu, 11 November 2017

Fokus pada mewujudkan impian saya selama ini

Mengasah kreativitas di passion yang selama ini saya dalami, dan hari ini saya memilih untuk fokus pada solusi saat saya mendaftarkan diri di cooking class tempat tinggal saya.

Memperhatikan dengan seksama semua yang di jelaskan sama chefnya, mencoba step by step nya, dan berhasil dengan akhir yang sangat memuaskan.

Impian saya setelah ini saya bisa mengembangkan apa yang menjadi passion terpendam saya. Dapat memiliki brand cake sendiri. Ahh semoga Allah memudahkan semua impian saya ini.

#Hari10
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#ThinkCreative
#11Nov2017

Jumat, 10 November 2017

Mengajak anak untuk fokus pada solusi sedari dini

Disaat jam main keluar rumah belum waktunya, waktu menonton televisi juga belum waktunya, sedangkan istirahat siang sudah dilakukan. Akhirnya abang memilih untuk mengambil buku dan mengajak adeknya untuk membaca buku di teras rumah.

Menikmati udara yang semilir, sambil menikmati bacaan yang dipilih, salah satu bentuk kreativitas anak-anak hari ini. Yaa selalu fokus pada solusi juga dapat kita ajarkan kepada anak-anak sedari dini.

#Hari9
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#ThinkCreative
#10Nov2017

Kamis, 09 November 2017

Menggeser Sudut Pandang Mamanya

Abang : "Maa, abang boleh pinjam laptopnya..?"
Mama : "Boleh sayang, abang mau ngapain gitu..?"
Abang : "Abang mau nulis cerita ma, capek kalo nulisnya pake buku mah, hapus-hapus terus".

Belakangan ini abang memang lagi suka-suka nya menulis, menulis apa saja sebenarnya. Dan beberapa hari ini yang menjadi topik obrolan kami adalah "Abang ingin jadi penulis cilik ma" maka dari itu abang rajin sekali menulis dibuku tulisnya, latihan kata abang. dan sekarang ini abang mulai sering menanyakan kelas menulis untuk anak-anak seusia abang ada gak sih ma..?  Pertanyaan yang saya sendiri meminta waktu untuk mencari jawabannya, karena saya sendiri belum pernah mendengar ada kelas menulis khusus untuk anak-anak di kota tempat tinggal kami.

Disini saya diajak abang untuk menggeser sudut pandang saya, yang ternyata selama ini abang tuangkan dalam buku tulisnya itu adalah bentuk latihannya membuat sebuah cerita, karena abang bercita-cita ingin menjadi penulis cilik dan bisa menghasilkan cerita anak yang seru impiannya. Ahh anak yang baru genap 6 tahun ini selalu dapat mengajarkan pelajaran berharga untuk orangtuanya.

#Hari8
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#ThinkCreative
#9Nov2017

Rabu, 08 November 2017

Selalu Berusaha Fokus Pada Solusi

Hari ini tuh jadwal mama nya mengisi ruang keluarga di sebuah stasiun radio swasta di kota Serang, masih dalam program IIP.

Yang biasanya dalam sehari abang sudah dapat melahap beberapa buku bacaan, beda dengan hari ini yang emang seharian ini mengikuti kesibukan mama nya.

Malam ini di sela waktu tidurnya abang mengajak adek nya untuk berquality timr dengan buku. Adek yang bisa di bilang masih suka ngerebut buku yang abang nya pegang memang menjadi tantangan tersendiri untuk abang. Dan akhirnya abang nya pun gemas "ayoo dong dek, plisss abang lagi baca niy, udah 3x adek ambil buku yang abang pegang". Saya yang mendengar pun langsung fokus untuk mencari solusi dari 2 kakak beradik ini.

Sambil menarik nafas dalam-dalam, mencoba berkomunikasi produktif sama adek. Menjelaskan bahwa saat ini abang sedang tidak ingin di ganggu. Perlahan namun pasti adek pun dapat memahami dari apa yang mama nya jelaskan.

#Hari7
#Tantantan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#ThinkCreative
#8Nov2017

Selasa, 07 November 2017

Kejutan Sederhana Untuk sang kekasih hati

Perempuan itu tidak hanya harus dapat menjadi ibu yang kreatif, tetapi juga harus bisa menjadi istri yang kreatif. Yang selalu dapat menghangatkan suasana bersama sii cinta (suami).

Kondisi dan situasi dalam keluarga saya itu, dalam 24 jam hanya beberapa jam saja kebersamaan dengan suami, dikarenakan tempat kerja dan waktu tempuh yang cukup jauh dan memakan banyak waktu.

Naah... disinilah saya harus pandai-pandai mensiasati situasi dan kondisi seperti ini, tujuannya hanya ingin semua rasa yang ada diantara kami tetap selalu hangat. Disaat waktu temu yang sangat minim sekali, komunikasi secara langsung yang produktif paling hanya 1 - 1,5 jam saja. Akhirnya menuntut saya untuk melakukan hal-hal sederhana tapi membawa efek positif yang sangat luar biasa.

Yang sering saya lakukan adalah menuliskan note kecil kemudian ditaroh dikotak bekal makannya, atau menuliskan surat cinta yang tidak terlalu panjang kemudian diselipkan pada saku kemeja kerjanya. Ternyata ampuh sekali untuk kami. Saya yang menulisnya sangat antusias, suami yang membacanya pun sangat bahagia dan merasa teristimewa katanya.

Usia pernikahan yang sudah diatas 5th, dan sudah dikaruniai 2 orang putra tidak menyurutkan niat saya untuk terus membuat suami saya merasa selalu special dengan kejutan-kejutan kecil yang saya lakukan. Yaa.. fokus pada solusi adalah kunci yang selama ini saya pegang erat, bukan pada masalah "keminimalan waktu temu diantara kami".

#Hari6
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#ThinkCreative
#6Nov2017

Senin, 06 November 2017

Fokus pada Solusi bukan pada Masalahnya

Rumah minimalis dengan anak-anak yang lagi masanya segala di uprek, kebayang jadinya kayak apa kan..?? Kapal titanic setelah nabrak gunung es mah lewat kayaknya.. wkwkwkwk.. lebay..
.
Tapi emang bener kok sebelum di bikin 1 tempat untuk satu jenis mainan tuh, segala di tumplek blek jadi satu.. Dan... yang paling bikin males pada saat beresinnya. Beberes untuk misahin ini kemana dan itu kemana.. akhirnya mah sering di bruk jadikan satu 😎
.
Dan pada saat anak mau main lagi, yaa di tumplek blek lagi, kebayang rumah penuuh dengan segala macam bentuk mainan.. hahahaha.. tapiii itu dulu dong, sekarang Alhamdulillah tidak lagi.. bye bye tumplek blek..
.
Sekarang mainan di bedakan dari jenisnya, hotwheels, mobilan plastik, bongkar pasang, lego, cetakan playdough dll lah.. begitu juga untuk mainan edukasi di sesuaikan dengan jenisnya.
.
Saat anak main yang mana boleh ambil wadah yang sesuai dengan keinginan yang ingin dimainkan, saat mau ngambil mainan yg baru. Mainan yang sudah terlanjur di keluarkan yaa wajib di rapikan dulu. Itu mah kesepakatan yang abang buat sama adeknya.
.
Dengan begini Alhamdulillah rumah jadi lebih rapii, lebih sedap dipandang mata, dan mama pun bahagiia.. hehehehe.. Dan sekarang dirumah pun tidak ada lagi yang nanya "mainan ini gak ma.." "mainan itu dimana ya ma.." "kok mainan ini gak ada disini ya ma.." karena semua sudah dalam wadahnya masing-masing 😄😊😁

Minggu, 05 November 2017

Hikmah positif untuk abang dari mencatat kebutuhannya sendiri

Saat belanja bulanan itu menjadi salah satu yang ditunggu anak-anak. Awalnya kami memberi kebebasan kepada anak-anak untuk mengambil kebutuhannya sendiri. Dan inilah sebenarnya yang ditunggu anak-anak, segala dimasukkan kedalam keranjang. Saat ditanya ini benar-benar dibutuhkan kah nak..? Dan jawabnya selalu iya dong ma, ini dah mau habis, ini juga, itu juga.

Dikeluarga kecil kami semua ada budgetnya masing-masing dari belanja bulanan, listrik, kebutuhan sehari-hari dll lah. Dan saat masih memakai sistem anak-anak diberi kebebasan ambil barang sendiri, pada saat pembayaran selalu mendekati limit.. wkwkwkwk

Karena orang tua harus dapat selalu kreatif dalam hal apapun juga. Mulai 7 bulan yang lalu, kami mengarahkan pada anak-anak, abang sih khususnya untuk menuliskan sendiri kebutuhan bulanannya, dan pada saat belanja bulanan barang-barang yang abang tulis saja yang boleh diambil. Dan hasilnya uwoooww banget yang biasanya mendekati limit, setelah abang menuliskan sendiri kebutuhan bulanannya, jadi lebih dapat berhemat.

Selain itu juga dengan menuliskan sendiri kebutuhan bulanannya melatih anak untuk mandiri, bertanggung jawab dan dapat meningkatkan kecerdasan intelektual pada anak.

#Hari4
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#ThinkCreative
#5Nov2017


Sabtu, 04 November 2017

Membuat Karya Di Dinding Rumah

Adek : "ini awan ma.." (sambil kepala pun miring-miring)
Adek : "nah ini pewawat (pesawat), ada lampunya tip..tip..tip..
Adek : "awass pewawat (pesawat) mau tuyun (turun), ngiiing jiisss..."

Melihat keseriusannya menggambar dan bercerita, sejenak saya ikut masuk dalam dunianya. Dunia anak-anak yang penuh dengan kreativitas, yang orangtuanya ini sebenarnya hanya dapat mengoptimalkan fitrahnya. Menemaninya tumbuh dengan kreativitasnya.

Menggambar sambil bercerita tapi di dinding..? Ohh tidak masalah untuk saya, karena menurut dari sumber yang saya baca usia 2-4 tahun memang lebih menyukai membuat karya "masterpiece" di dinding rumah. Kenapa? Karena pada saat anak menggambar di dinding, anak merasa terlibat di dalam kisah yang mereka gambarkan. Disini saya fokus pada solusi bukan pada masalahnya. Bisa dibayangkan jika lagi seriusnya adek berkreasi tiba-tiba saya hentikan dengan omelan atau sikap saya yang kurang menyenangkan untuk adek, berarti saya telah menghambat kreativitasnya dan satu langkah besar dalam pencapaian kemampuan motoriknya.

Fokus pada solusi disini, akhirnya pun saya membuat kesepatakan bersama adek "adek diberikan kebebasan untuk menggambar atau menulis di dinding, tapi hanya bagian dinding ini saja yang boleh adek corat-coret okee.." bersyukur sejauh ini adek pun tidak melanggar apa yang menjadi keputusan kami bersama.. yeeayy.. berarti jadi ibu itu emang kudu kreatif yaa. Kreatif dalam hal apapun juga, termasuk kreatif mencari solusi dari masalah yang sedang dihadapi.

#Hari3
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#ThinkCreative
#4Nov2017

Jumat, 03 November 2017

Daftar Tugas Harian Abang

Dirumah tanpa adanya asisten rumah tangga, dengan 2 anak yang memang lagi usianya segala dikreasikan.. hmmm bisa dibayangkan kan bagaimana kondisi rumah saya, kayaknya bisa rapi pada saat anak-anak tidur saja..

weitss.. tunggu dulu sebagai ibu itu bukan hanya dituntut untuk bisa mengerjakan segalanya, tapi juga harus dapat fokus mencari solusi cerdas dari permasalahan yang ada.

Dengan dibikin daftar tugas harian, dan ditempel di tempat strategis dirumah. Alhamdulillah banyak banget manfaatnya, Sekarang mama nya gak perlu repot-repot harus mengingatkan abang untuk mengerjakan yang menjadi bagiannya, belajar tanggung jawab sedari dini dan dimulai dari hal yang paling sederhana.

 Kalo sebelumnya rumah rapi saat anak-anak tidur, sekarang kapanpun Alhamdulillah rumah bisa selalu rapi dan bersih. Karena beresin mainan tanggung jawab abang, dan abang pun membuat kesepakatan sama adeknya "boleh main yg lain asal yg ini diberesin dulu". Dan ternyata pelan-pelan adeknya pun bisa mengikuti.. ahh good job boys 😍😍 .

Jika jangka waktu berapa lama (sesuai kesepakatan bersama) ada reward khusus untuk abang jika dapat terus menyelesaikan tugas hariannya dengan baik. Intinya sih agar anak makin semangatt dan tetap bahagiia saat diberikan tugas harian 😄😊 .

Dengan begini mama nya pun masih punya waktu buat me time, walaupun hanya buka ig atau menulis buku harian.

#Hari2
#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBundaSayangIIP
#ThinkCreative
#3Nov2017

Kamis, 02 November 2017

Surat Untuk Pappa

Belakangan ini abang memang lagi seneng banget yang namanya menulis, mulai dari nulis cerita, nulis nama-nama hewan, apa aja lah ditulis.

Seperti siang ini karena sudah waktunya istirahat siang, mama nya berpamitan untuk nemenin sii adek buat tidur siang, dan abang minta izin untuk libur tidur siang dulu hari ini yang akhirnya abang memilih untuk uprek-uprekan di kamarnya sendiri..

Tiba-tiba nyamperin mamanya...
Abang : "Maa.. boleh pinjam hapenya sebentar aja gak..? Abang mau moto (sambil nyodorin kertas".
Mama :  "emang apa yang mau difoto bang..? (Mama nya masih belum nyambung)
Abang : "surat buat pappa, kalo ditulis gini kan pappa pasti liat abang berusaha banget ma".
Mama : (ada usaha.. Noted sayang) Emang kejutannya apa..?
Abang : Ada deh maa (sambil senyum malu-malu kucing) nanti pulang ngaji baru mau abang bikin.

Anak itu sebenarnya sudah terlahir kreatif, sebagai orangtua harusnya bisa menggali dan mengoptimalkan fitrahnya. Menemaninya tumbuh dengan kreativitasnya.

#Hari1
#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBundaSayangIIP
#ThinkCreative
#2Nov2017

Jumat, 06 Oktober 2017

Aliran Rasa Level 8

Waktu dimasa-masa awal pernikahan, disaat suami meminta kepada saya untuk mengelompokkan kebutuhan dan kisaran biaya maksimalnya. Saat itu saya hanya bisa bengong, antara percaya dan gak percaya.

"ahh masih gitu-gitu doang kan pengeluaran mah. Ngapain pake dicatat, dikelompokkan segala". Kataku. "Justru karena masih gitu-gitu aja jadi masih sederhana kan yang harus dicatat, disaat pengeluaran sudah besar dan banyak macamnya, kita sudah terbiasa untuk memanage keuangan". Kata sii pappa.

Mau tidak mau akhirnya saya mulai belajar  bagaimana cara memanage keuangan yang baik. Awalnya lumayan tertatih karena saya tipekal orang yang kalo suka sama satu barang yaa wajib beli, tanpa berpikir ini butuh atau tidak. berjalanannya waktu Alhamdulillah saya mulai terbiasa dengan yang namanya pembukuan, dan Alhamdulillah lagi rasa khilaf membeli sesuatu yang bukan kebutuhan pun kian berkurang.

6tahun pernikahan kami telah dikaruniai 2  anak sholeh. Yang pertama berusia 5th 10bulan, yang kedua 2th 7bln. Mungkin karena setiap harinya melihat saya mencatat pengeluaran harian. Kemudian tiap akhir bulan dikeluarga kecil kami memang selalu ada yang namanya diskusi khusus membahas masalah keuangan. Alhamdulillah tidak sulit bagi kami untuk mengenalkan kepada anak-anak mana kebutuhan dan mana keinginan.

Diusia yang masih sangat belia, 6bulan ini abang sudah pandai mencatat kebutuhan bulanannya sendiri, perlahan dapat memahami dengan baik mana yang menjadi kebutuhannya dan mana yang hanya inginnya saja.

Bersyukur tidak terlalu sulit bagi kami untuk mengajarkan kepada anak-anak mana kebutuhan dan mana keinginan. Bersyukur tidak sulit bagi kami untuk mengenalkan kepada anak-anak cara mengatur keuangan sejak dini. Mungkin karena setiap harinya anak-anak melihat dengan sendirinya saya melakukan pembukuan harian.

Semoga dengan waktu yang tersisa ini dapat kami maksimalkan untuk membersamai anak-anak lebih baik lagi.

#AliranRasa
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#6Okt2017

Jumat, 29 September 2017

Mencatat Kebutuhan Bulanannya Sendiri

"Maa.. ini daftar belanjaan abang bulan ini ya". Alhamdulillah walau usianya baru 5 tahub 10bulan dan sudah 6 bulan ini abang sudah pandai mencatat kebutuhannya sendiri. Saat belanja bulanan, abang akan mengambil barang sesuai yang abang tuliskan.

Rutinitas rutin dikeluarga kecil kami tiap akhir bulan adalah diskusi keluarga membahas keuangan secara menyeluruh. Karena disini saya yang diberi kepercayaan penuh untuk memegang serta mengatur keuangan dalam keluarga, maka dari itu saya akan memaparkan besarnya pengeluaran di kelompoknya masing-masing. Karena di tiap kelompok itu sudah jelas kisaran biaya-biaya maksimal yang akan di keluarkan, kalo misalnya ada pengeluaran yang diluar dari batas biaya maksimal maka diperlukan peninjauan ulang kenapa bisa terjadi dan di lihat penyebabnya kira-kira karena apa. Agar bulan depannya pengeluaran nya kembali normal.

Sebenarnya dengan begini kami (saya dan suami) ingin mengajari kepada anak-anak betapa pentingnya belajar mengatur keuangan sejak dini. Ingin mengajari anak-anak mana keperluan-keperluan yang harus di dahulukan dan mana keperluan yang bisa kita tunda dulu. Dengan adanya diskusi rutin (khusus untuk masalah keuangan) ini kami (saya dan suami) bisa mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dari anak-anak itu sendiri dengan mendengarnya secara langsung. Dan dengan adanya diskusi keluarga rutin juga mengajari anak untuk berani mengemukakan pendapatnya, serta berharap kelak anak-anak akan terbiasa untuk bersikap terbuka terhadap kami (mama pappa nya) dan bisa terus menjaga "quality time" antar anggota keluarga.

#Hari17
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#30Okt2017

Apakah Infak Abang diterima Allah, Ma..?

Abang : Maa, apa uang yang tiap hari abang masukin di kotak infak masjid diterima sama Allah..?
Mama : Niat abang saat memasukkan uang ke kotak infak apa..?
Abang : bismillah aja ma.
Mama : Abang ikhlas kan..?
Abang : Ikhlas dong ma, kalo abang gak ikhlas ngapain abang bela-belain gak jajan
Mama : Ahhh.. pinter banget sih anak mama, soleh ya nak. InsyaAllah kalo abang ikhlas berapapun yang abang masukkan ke kotak infak akan Allah terima.
Abang : berarti abang dapat pahala kan ma..?
Mama : InsyaAllah sayang..
Abang : Nanti semakin lama semakin banyak ya ma pahala abang.
Mama : Iyaa.. asal tetap diniatkan ikhlas dan hanya mengharap ridhonya Allah ya
Abang : iyaa ma

Mengajarkan sedini mungkin kepada anak untuk mencintai sedekah, itu yang terus saya ajarkan pada anak-anak. Alhamdulillah diusia abang yang masih sangat kecil, abang sudah dapat mencintai sedekah dengan sendirinya.

Yaa.. Disaat saya dan abang membuat kesepakatan, disaat itu juga saya memberikan kepercayaan penuh pada abang, kalo abang dapat bertanggung jawab atas apa yang menjadi pilihannya.

#Hari16
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#29Sept2017

Kamis, 28 September 2017

Perlahan Semakin Paham Antara Kebutuhan dan Keinginan

Mama : "Ada yang abang butuhkan nak..?" Tanyaku kepada abang saat berada di minimarket sore tadi, karena kebetulan garam dan gula pasir habis tak bersisa, jadi sore tadi sambil mengajak anak-anak bermain, sekalian mampir di minimarket. Abang : "Gak ada ma" jawabnya.
Mama : "lihat-lihat mobilan nanti ada yang ditaksir lho"
Abang : "dirumah kan banyak ma, ini abang sama adek liat-liat aja kok, gak bakal pengen beli, iya kan dek??
Adek : "iya abang, gak beli ya abang"

Tersenyum bahagia mendengar percakapan saya dan anak-anak sore ini. Perlahan-lahan abang semakin paham mana yang menjadi kebutuhannya, dan mana yang menjadi keinginannya. Perlahan pun adek mulai mengikuti seperti abangnya.

Dan seperti biasa saat keluar dari minimarket, adek selalu meminta uang kepada saya untuk dimasukkan kedalam kotak infak.

Dalam 1 kejadian sore ini, saya mendapat 2 hikmah positif yang bisa saya tuliskan untuk tugas hari ini.

Semoga Allah terus memberi mama waktu untuk terus membersamai kalian dengan sebaik-baiknya yaa nak.

#Hari15
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#28Sept2017

Selasa, 26 September 2017

Hujan Adalah Salah Satu Rezeki Dari Allah

Abang : udah musim hujan kayaknya ya ma sekarang..?
Abang : dari semalem hujannya gak berhenti-berhenti.. dingiin ya ma kayak di puncak
Mama : hujan itu nikmat Allah yang sangat besar bang
Abang : hening dan melongo (mencerna maksud kalimat mama nya)
Mama : Air kan sumber kehidupan manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan. Semua tidak bisa lepas dari air kan..?
Mama : hayyoo.. kalo manusia air digunakan untuk apa saja..?
Abang : Untuk minum, mandi, cuci piring, cuci baju.
Mama : kalo untuk hewan..?
Abang : untuk mandi dan minum. Hewan kan gak pake baju jadi gak butuh cuci-cuci
Mama : kalo untuk tumbuhan air digunakan untuk proses fotosintesis
Abang : kalo gak ada air tumbuhan kering dong ma. Layu terus mati.

Hujan itu rahmat yang Allah berikan untuk makhluk hidup nak, dan hujan ini salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. ada yang lagi abang inginkan..? Perbanyak doa yuuk sekarang.

Perlahan dan terus berusaha memberikan pehamahan pada anak-anak kalo kita boleh meminta hanya kepada Allah. Memberikan pemahaman kepada anak-anak bahwa Allah lah Maha Pemberi Rezeki. Dan semoga berjalannya waktu anak-anak juga dapat memahami bahwa rezeki tidak melulu soal uang.

#Hari14
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#27Sept2017

Sandal Jepit Baru Untuk Abang

Sepulang dari mengaji sore ini, abang menunjukkan kalo sandal nya putus.

Abang : Sandal abang putus ma..
Mama : iya sudah waktunya itu bang, memang sudah tipis kan.
Abang : kalo sore ini kita beli sandal mau gak ma..?
Abang : soalnya kalo pake sandal yang biru itu gak enak untuk gowes sepeda ma.
Abang : kita beli yang gak mahal aja ma, yang penting nyaman dikaki abangnya ya ma (sambil senyum-senyum)
Mama : okee.. mama siap-siap dulu ya
Abang : Alhamdulillah.. makasih ya ma

5th 10 bln usianya, Alhamdulillah perlahan tapi pasti abang semakin memahami bahwa membeli suatu barang memang sesuatu yang benar-benar yang dibutuhkan, bukan sesuatu yang diinginkan saja.

#Hari13
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#26Sept2017

Senin, 25 September 2017

Baju Koko Untuk Abang

Rutinitas sore abang selepas sholat Ashar adalah mengaji. Sudah berapa kali abang bilang sama saya kalo baju koko nya sudah kekecilan "baju nya sudah sesak ma, abang gak nyaman kalo bergerak" katanya.

Saat itu saya hanya bilang "nanti kalo ada rezeki lebih mama beliin baju koko untuk abang ya, tapi mama gak janji kapan waktunya, abang berdoa aja sama Allah, minta sama Allah untuk melapangkan rezeki kita".

Hanya anggukan san senyuman tulus tanda abang tidak memaksakan permintaannya. Aahhh anak ini selalu saja bikin orangtuanya spechless.

Dan saat saya memesan di tempat perbelanjaan online, saya sengaja untuk tidak memberitahukan abang, niat saya hanya ingin memberikan kejutan untuknya. Untuk guru kecil dikeluarga kami yang sangat istimewa ini.

Hari ini sepulang dari sholat Maghrib di masjid, saya minta abang untuk membuka paketan yang memang baru sore tadi sampai. Betapa bahagia nya ia saat tau isi dari paket itu adalah baju koko untuknya

"Alhamdulillah makasih ya ma, abang seneng banget, makasih ya ma" (masuk kekamar terus nyobain baju koko barunya). Membuat dirimu bahagia itu tidak perlu mewah ya nak. Disini mama ingin mengajarkan bahwa apa yang kita inginkan tidak mesti selalu kita dapatkan saat itu juga. Disini mama ingin mengajarkan kepada abang arti bersabar ya nak.

#Hari12
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#25Sept2017

Minggu, 24 September 2017

Meminta Hanya Kepada Allah

Abang : Paa.. kita boleh kan minta apa aja sama Allah..?
Pappa : Ohh tentu boleh nak.. asal apa yang kita minta itu sesuatu yang baik yaa.
Abang : Yang abang minta sama Allah yang baik-baik kok paa
Abang : Abang tiap habis sholat tuh berdoa kayak gini paa "Ya Allah abang minta rezeki abang ditambahin ya Ya Allah, abang pengen punya ruangan yang khusus untuk buku-buku gitu Ya Allah terus ada kursinya gitu Ya Allah".
Pappa : InsyaAllah doa anak sholeh Allah kabulkan ya bang.
Pappa : kita harus lebih semangat juga ya nabungnya, InsyaAllah kalo tabungan kita sudah cukup, kita bisa buat itu ruangan baca yang abang pengenin.
Abang : iya pa.
.
Saya yang lagi nemenin adek bobo, ingin sekali berada di tengah-tengah obrolan anak dan pappa nya itu.
.
Obrolan malam yang tersirat makna didalamnya, perlahan abang pun mulai memahami bahwa rezeki itu datang dari Sang Maha Pemberi Rezeki, dan abang pun mulai memahami bahwa kita boleh meminta hanya kepada Allah.

#Hari11
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#24Sept2017

Sabtu, 23 September 2017

Mencintai Sedekah Diusia Dini

Namanya Adirajada Yafi Primadia, usianya 2th 7bulan. Setiap kali melihat kotak infak dimana saja pasti ia akan meminta uang kepada saya ataupun pappa nya untuk dimasukkan kedalam kotak infak. Mau di minimarket, tempat makan ataupun masjid. Dan pernah dicoba sama pappa nya untuk tidak memberikan uang kepada adek, yang ada adek nangis dan ngambek.
.
Bersyukur diusianya yang masih sangat dini ini perlahan sudah dapat menyukai sedekah. Semoga semakin bertambahnya usia adek semakin bertambah pula rasa cintanya untuk berbagi pada sesama.
.
Awalnya mungkin karena sering melihat abangnya, yang tiap melihat kotak infak selalu meminta uang untuk dimasukkan kedalam kotak infak. Lama kelamaan adek pun sama seperti abangnya.
.
 Mengajarkan bersedekah dan berinfak pada anak memang tak semudah yang dikira, karena disinilah mendidik anak yang selalu berkembang kemampuannya dan dianugerahi inisiatif.
.
Namun demikian sikap gemar bersedekah memang harus ditanamkan sedini mungkin dalam jiwa anak, karena tindakan ini sangat dicintai oleh Allah SWT. Sebagaimana yang disebutkan dalam wasiat Rasulullah saw : "Tidaklah seorang hamba bersedekah dari harta yang baik yang dia miliki, karena Allah SWT tidak menerima kecuali yang baik-baik, melainkan Ia akan menyambutnya langsung dengan tangan kanan-Nya".

#Hari10
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#23Sept2017

Jumat, 22 September 2017

Buku Tabunganku

Abang : " Maa.. hari ini abang nabung disekolah aja ya, udah lama gak nabung disekolah"
Mama : "oke.. berarti celengan qurban yang gak diisi yaa untuk hari ini"
Abang : "iya ma, abang tau kok. Kan abang bisa memilih kalo nabung di sekolah berarti abang gak nabung untuk qurban abang nanti".

Hidup itu pilihan, jika kita sudah menentukan mana yang dipilih, maka kita harus dapat bertanggung jawab atas apa yang menjadi pilihan kita.

Itulah yang selalu saya dan suami coba contohkan pada anak-anak. Bertanggung jawab atas apa yang sudah menjadi pilihan kita. Alhamdulillah diusia abang yang menurut saya masih 5th 10bln ini abang perlahan sudah dapat belajar bertanggung jawab atas apa yang menjadi pilihannya.

#Hari9
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#22Sept2017

Rabu, 20 September 2017

Membaca Buku "Ayu dan Tabungannya"

Karena nonton televisi belum jamnya, mau main keluar rumah juga belum jamnya, yang biasanya kalo pagi udah berada di sekolah. Akhirnya abang memilih bacain buku adeknya.
.
Buku yang dipilih "Ayu dan Tabungannya".
.
Sampai pada kalimat penutup buku tersebut :
Abang : Tuh kan dek, Nabi Muhammad aja mengajarkan kita untuk berhemat. Bener ya dek kata mama, kalo hemat itu belum berarti pelit.
Abang : Adek harus ngikutin abang yaa, pinter nabungnya. Tabungan abang udah banyak tau dek, tapi abang bingung mau beli apa. Udah ada yang dipinjam mama juga (sambil ketawa sendiri abangnya).
.
Saya yang mendengar percakapan antara abang dan adek ikut tertawa. Ahh abang usianya baru 5th 10bln tapi berusaha memberikan contoh yang baik kepada adeknya.
.
Mama dan pappa pun terus berusaha memantaskan dan terus memperbaiki diri agar dapat menjadi panutan untuk abang dan adek yaa.

#Hari8
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#21Sept2017

Kejutan Cake Dari Pappa

Hari ini pulang dari kantor pappa membawa buah tangan. Sekotak cake yang amat cantik. Abang dan adek yang menerimanya pun sangat antusias dan bahagia sekali.
.
Abang : pappa beli kue nya dimana..?
Abang : emang yang ulang tahun siapa paa..? Kan abang belum masih 2 bulan lagi, adek juga masih lama. Kalo mama kan udah lewat.
(Serentetan pertanyaan-pertanyaan dari abang).
.
Allah kasih pappa rezeki lebih dan pappa ingin berbagi kebahagian sama anak-anak pappa yang sholeh ini. Semoga dengan berbagi kebahagian seperti ini rasa syukur kita kepada Allah makin bertambah ya.
.
Penjelasan sederhana yang penuh makna dari pappa nya, abang dan adek kembali diberikan pemahaman bahwa rezeki itu datang dari Sang Maha Pemberi Rezeki.

#Hari7
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#20Sept2017

Selasa, 19 September 2017

Tabungan Qurban Abang

Dari setelah hari raya Idul Adha 1 September kemaren, abang kekeuh bilang kalo tahun depan ingin berkurban. Dan setelah itu seakan topik qurban menjadi topik utama untuk abang.
.
Hingga saya dan si pappa pun mencari cara agar keinginannya abang dapat terwujud, tetapi tetap ada usaha dan tanggung jawab untuk abang mewujudkan keinginannya.
.
Perlahan kami temukan cara yang InsyaAllah dapat membawa manfaat positif untuk abang. Karena Idul Adha masih tahun depan lagi, jadi kami tawarkan kepada abang berkurban dengan sistem menabung. InsyaAllah jika abang tekun mengisi tabungan khusus qurbannya akan cukup pada saatnya nanti.
.
Dengan cara sederhana ini saya dan suami ingin mengajarkan kepada abang untuk belajar berusaha dan belajar bertanggung jawab, tidak melulu dan selalu terima jadi. Semoga abang pun dapat mengambil pelajaran berharga dari apa yang sedang abang kerjakan ini.

#Hari6
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#19Sept2017

Senin, 18 September 2017

Kesepakatan Uang Jajan Harian Abang

Baru-baru ini abang meminta uang jajan harian. Mungkin melihat teman-temannya yang setiap bermain selalu membawa uang jajan.

"Nanti kalo ada pappa, abang bakalan ngomong lagi ya ma" katanya. Yaa.. di keluarga kecil kami memang dibiasakan sharing atau diskusi, jadi membiasakan anak untuk berani mengemukakan pendapatnya.
 
Hasil dari kesepakatan bersama, abang diberikan uang jajan sebesar Rp 2.000. Uang itu boleh abang jajankan asal dibelikan jajanan yang sehat, contoh susu uht. Bisa juga ditabung atau diinfakkan.

Disini kami juga melatih abang untuk dapat bertanggung jawab atas apa yang menjadi pilihannya.

#Hari5
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#18Sept2017

Minggu, 17 September 2017

Sudah Dapat Membedakan Mana Kebutuhan dan Mana Keinginan

Abang : kan kita kesini cuma mau beli buku tulis abang aja dek.
Adek : (diam saja dan hanya melirik abangnya)
Abang : hotwheels dirumah kan udah banyak dek, ngapain beli lagi sayang tau dek uangnya (ngomong gini sambil kasih senyum ke adeknya)
Abang : kita beli yang kita butuhin aja ya dek (ngomong gini sambil ngambil hotwheels dari tangan adeknya, kemudian menuntun adeknya untuk pergi menjauh dari tempat mobilan)
.
Usianya baru 5th 10bulan tapi kami sangat bersyukur sekali, abang pelan-pelan sudah dapat membedakan mana keinginan dan mana kebutuhan. Dan perlahan-lahan pun abang sudah dapat memberikan pemahaman kepada adeknya yang kita beli harus sesuai dengan yang dibutuhkan.
.
Terharu sekaligus bangga melihat interaksi abang dengan adek malam ini. Semoga waktu yang Allah berikan ini dapat mama dan pappa manfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam membersamai kalian.

#Hari4
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#17Sept2017

Jumat, 15 September 2017

Makna Dari Menabung

Dari waktu usia abang 2 tahunan sudah kami ajarkan untuk menabung. Tidak ada celengan yang istimewa yang kami sediakan di rumah. Hanya celengan kaleng sederhana. karena, saat itu yang ingin saya dan suami ajarkan pada abang adalah "makna dari menabung".
.
Kalo kata sii pappa "menabung itu bukan berarti gak boleh ini itu, tetapi lebih ke pengontrolan diri dalam pemenuhan kebutuhan diri sendiri".
.
Sekarang saat usia abang sudah 5th 10bln. Abang sudah dapat mengajarkan kepada adeknya yang berusia 2th 7bln ini, betapa pentingnya menabung. "kalo adek dapat rezeki dari siapa gitu, adek belum mau beli apa-apa uangnya ditabung (dimasukkan kesini dulu) aja. Liat niy tabungan abang udah banyak yang penuh tau dek", itu salah satu bentuk komunikasi abang sama adeknya.
.
Mengapa menabung harus dibiasakan sejak usia ini..? Karena, sebesar apapun uang yang ada di tabungan anak-anak dimasa depan nanti, sikap hematnya itu tidak akan bisa tumbuh secara langsung.
Dengan belajar menabung dari usia dini anak-anak diajak untuk dapat memilih dan memilah mana kebutuhan yang harus didahulukan dan mana kebutuhan yang dapat ditunda.
.
Dari hal sederhana, celengan-celengan sederhana, InsyaAllah dapat membawa manfaat positif pada perjalanan hidup anak-anak. Karena tidak ada yang datang secara tiba-tiba, semua butuh proses. Dan kami memilih memulai prosesnya sejak anak-anak masih usia dini.

#Hari3
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#16Sept2017

Kamis, 14 September 2017

Infak Seikhlasnya

Setiap hari Jumat di sekolah abang selalu ada yang namanya infak seikhlasnya. Disini selalu menjadi obrolan seru antara saya dengan abang. Obrolan tentang dalam rezeki yang Allah berikan pada kita itu ada haknya orang lain yang wajib kita keluarkan.

Tiap kamis malam selalu ada pertanyaan yang sama dari abang "mama.. pappa.. besok mau nitip berinfak di sekolah abang gak..?" kalo sudah menerima uang dari saya ataupun dari pappa nya. "Makasih ya ma.. semoga orang yang nerima infak dari kita dapat sedikit berbahagia (ngomong gitu sambil tersenyum lepas)".

Anak laki-laki yang berusia 5th 10bulan ini adalah kurikulum sekaligus guru kecil di keluarga kecil kami. Banyak sekali hal yang kami pelajari dari abang.

Semoga sisa waktu yang Allah berikan ini dapat mama dan pappa maksimalkan membersamai abang dan adek lebih baik lagi ya.

#Hari2
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
#15Sept2017

Rabu, 13 September 2017

Keinginannya bisa membahagiakan mamanya

Dari siang tadi abang sibuk banget megangin dompetnya. Setelah dilihatnya sii mama nya ini nyantai baru abang nanyain.

Abang : kalo abang beliin mama kado pake uang abang sendiri, mama mau apa..?
Abang : mama lagi butuh apa ma..?
Mama : mama tuh udah dapet kejutan dari abang semalem aja udah bikin mama bahagia banget kok.
Mama : mama lagi gak butuh apa-apa bang.
Abang : tapi abang pengen beliin mama kado pake uang abang (masih kekeuh ternyata)
Mama : uang abang nya di simpen aja ya, digunakan nanti saat abang bener-bener memerlukannya.
Mama : mama tau banget niat baiknya abang untuk membelikan mama kado, tapi saat ini memang belum ada yang mama butuhkan nak.
Abang : (setelah diam beberapa saat) iya ma.. tapi kalo mama lagi mau beli apa bilang abang ya.. abang ingin beliin mama kado (masih kekeuh ternyata pengen beliin mama nya kado)

Alhamdulillah.. di usia 5tahun 10bulan abang sudah mulai paham mana kebutuhan dan mana keinginan. Dan mama akan memaksimalkan bertumbuh bersama abang dan adek dalam meningkatkan kecerdasan finansial abang dan adek ya.

#Hari1
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBundaSayangIIP
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#14Sept2017

Jumat, 08 September 2017

Aliran Rasa Level 7

Semua anak yang dilahirkan ke dunia ini memiliki potensi dan keunikan yang berbeda-beda. Allah mencipatakan manusia manusia dalam sebaik-baik kejadian.

Tugas orang tua adalah membersamai anak-anak menemukan potensi dan keunikan dari mereka kemudian menguatkannya. Agar sinarnya dapat terlihat kian terang. Karena anak adalah bintang.

#AliranRasa
#Level7
#KuliahBundaSayangIIP
#SemuaAnakAdalahBintang
#BintangKeluarga

Sabtu, 02 September 2017

Jalan-Jalan Ke Lantern Indonesia Festival

Tantangan terakhir di level 7 ini, saya dan suami mengajak anak-anak bermain di "lantern Indonesia Festival". Yang kami amati selama berada di acara ini adalah :

1. Ranah Konsep Diri
Dimanapun berada tetap harus dapat menjaga etika dan harus tetap mandiri itu yang saya dan suami ajarkan kepada anak-anak.

2. Ranah Hubungan Dengan Sesama
Berada di lingkungan yang ramai mengajarkan anak-anak untuk saling menghormati dan menghargai kepada sesama.

3. Ranah Change Factory
Ada manfaat positif yang dapat anak-anak ambil pada acara festivak lentera ini. Bertemu dengan banyak orang mengajarkan anak-anak untuk lebih dapat menghormati orang lain.

#Hari17
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBundaSayangIIP
#SemuaAnakAdalahBintang
#BintangKeluarga
#2Sept2017

Jumat, 01 September 2017

Mengajarkan betapa pentingnya bersilaturahim

Pada tantangan ke-16 ini bertepatan dengan hari raya idul adha, jadi saya dan suami mengajak anak-anak untuk bersilaturahim ke rumah sanak saudara. Yang dapat saya amati dalam ke-4 ranah, yaitu :

1. Ranah Konsep Diri
Disini saya dan sii pappa menekankan pentingnya keluarga, harus mandiri, dan tetap dapat menjaga perilaku positif.

2. Ranah Hubungan Dengan Sesama
Ditunjukkan dengan menjaga hubungan baik dengan sanak saudara dari pihak pappa, dan juga dengan para tetangga.

3. Ranah Change Factory
Dengan bersilaturahim banyak hikmah positif yang dapat abang dan adek ambil.

4. Ranah Hubungan Dengan Allah
Dengan bersilaturahim selain dapat menjaga rasa persaudaraan, juga dapat memperluas rezeki dan memperpanjang usia. Dan Allah sangat menyukai orang yang bersilaturahim.

#Hari16
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBundaSayangIIP
#SemuaAnakAdalahBintang
#BintangKeluarga
#1Sept2017

Kamis, 31 Agustus 2017

Bersama Belajar Matematika

Selepas istirahat siang abang dan adek memilih belajar matematika, tetapi dengan cara yang menyenangkan. Hasil pengamatan saya pada ke-4 ranah, yaitu :

1. Ranah Konsep Diri
Abang 5tahun 9bulan yang belakangan ini lagi sangat menyukai semua hal tentang hitung-hitungan "Maa... abang udah mulai bisa perkalian dong ma, abang hebat ya ma.." katanya

Adek 2th 6bulan juga tidak mau kalah, mencoba menunjuk angka-angka yang ada "ini deyapan (delapan), ini tujuh, ini nol. Adek hebat kan.. hebat dong.. mantap.." begitu katanya

2. Ranah Hubungan Dengan Sesama
Beda usia antara abang dan adek hanya 3tahun 3bulan, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa abang bisa sangat menghargai adeknya, dapat manage emosi dengan baik disaat adek mulai usil. Saya bersyukur banget untuk ini.

3. Ranah Change Factory
Ada hikmah disetiap peristiwa, ada kisah ditiap cerita. Yaa inilah yang saya ajarkan kepada anak-anak arti tentang kebersamaan. Bersama untuk terus memupuk kebersamaan yang ada. Kebersamaan yang bernilai positif untuk mereka dan jika mereka sudah dewasa kebersamaan di waktu kecil ini yang mereka rindukan.

#Hari15
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBundaSayangIIP
#SemuaAnakAdalahBintang
#BintangKeluarga
#31Agt2017

Rabu, 30 Agustus 2017

Bersama Bermain Puzzle Kata

Hari ini membersamai anak-anak bermain puzzle kata. Disini yang saya arahkan pada abang dan adek adalah ketelitian melihat gambar, agar nanti terbentuk kata apa yang sesuai dengan gambar tersebut. Dari hasil pengamatan saya tentang 3 ranah, yaitu :

1. Ranah Konsep Diri
Abang 5th 9bulan : "yeeayy.... abang hebat kan ma, bisa membentuk semua katanya.."

Adek 2th 6bln : "adek juja (juga) hebat ya ma, nih nih adek bisa bikin mobil.."

2. Ranah Hubungan Dengan Sesama
Dengan bermain puzzle bersama-sama dapat tercipta suasana saling menghargai, belajar menghormati pendapat orang lain, dan belajar bekerja sama dalam team.

3. Ranah Change Factory
Ditiap kebersamaan yang abang dan adek jaga ditiap harinya, jelas menghasilkan bonding antar saudara dan tetap ada hikmah positif yang anak-anak hadirkan ditiap kebersamaan mereka.

#Hari14
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBundaSayangIIP
#SemuaAnakAdalahBintang
#BintangKeluarga
#30Agt2017

Selasa, 29 Agustus 2017

Membersamai abang bermain magic colour

Hari ini membersamai abang bermain magic colour, bermain warna tapi dapat di bikin bermacam bentuk. Hasil pengamatan saya dalam 3 Ranah yaitu :

1. Ranah Konsep Diri
Abang 5tahun 9bulan : "wiiih... liat dong ma, abang hebat kan bisa ngebentuk kapal" katanya

2. Ranah Hubungan Dengan Sesama
Serius bermain magic colour tetapi tetap tidak mengganggu adeknya yang lagi istirahat siang.

3. Ranah Change Factory
Hikmah positif yang diambil dari permainan magic colour ini adalah apapun itu jika dilakukan dengan serius dan teliti tanpa mengeluh akan mendapatkan sesuatu yang indah.

4. Ranah Hubungan Dengan Allah
Abang 5tahun 9bulan : " makasih Ya Allah... abang udah dikasih rezeki lebih, jadi bisa beli mainan edukasi kayak gini." Katanya.

#Hari13
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBundaSayangIIP
#SemuaAnakAdalahBintang
#BintangKeluarga
#29Agt2017

Senin, 28 Agustus 2017

Bersama Bermain Lego

Membersamai abang dan adek bermain lego tuh selain seru tapi juga penuh kehebohan. Yang saya amati dari 4 Ranah itu adalah :

1. Ranah Konsep Diri
Abang 5tahun 9bulan : "Dek, abang bisa bikin tembakan dong, liat ini bagus kan."

Adek 2tahun 6bulan : "ini tembakan adek, bang. Sama ya.. bagus juga kan.."

2. Ranah Hubungan Dengan Sesama
Setelah asyiik membentuk tembakan dari lego, abang pun membentuk mobil. Karena tau adeknya mau ikutan membentuk mobil juga. Maka abang pun dengan telaten mengajari adeknya. Walau sambil di recokin dan di rebutin tapi abang tetap sabar menghadapi sikap sii adek.

3. Ranah Change Factory
Selain melatih kesabaran, kebersamaan seperti ini akan menguatkan bonding antara kakak dan adek. Banyak hikmah positif yang terus abang dan adek torehkan dalam perjalanan kebersamaan mereka.

4. Ranah Hubungan Dengan Allah
"Abang tuh bersyukur tau ma dikasih adek sama Allah kayak adek Yafi ini." 5tahun 9bulan usianya tapi sudah tau arti syukur itu apa.

#Hari12
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBundaSayangIIP
#SemuaAnakAdalahBintang
#BintangKeluarga
#28Agt2017

Minggu, 27 Agustus 2017

Membersamai anak-anak bermain puzzle

Kebersamaan hari ini adalah bermain puzzle, membersamai anak-anak bermain adalah kegiatan yang sangat menyenangkan untuk saya. Banyak pelajaran yang dapat saya ambil dari apapun yang anak-anak lakukan.

1. Ranah Konsep Diri
Abang 5 tahun 9bulan : "Yeeeay... abang bisa ngebentuk lebah dong ma.."

Adek 2tahun 6bulan : "Mama liat dong adek bisa bikin mobil.."

2. Ranah Hubungan Dengan Sesama
Abang "punya adek tuh harus ekstra sabar ya ma, apa aja yang abang kerjain pasti adek ikutan, terus suka di rebutin aja."
5tahun 9bulan usianya tak menutup kemungkinan kalo abang sudah pandai mengatur emosi nya dengan baik.

3. Ranah Change Factory
Dengan bermain bersama, bercanda bersama banyak hikmah positif dan pelajaran berharga yang anak-anak torehkan dalam kisah perjalanan hidup mereka.

4. Ranah Hubungan Dengan Allah
Abang tuh bahagia banget ma, Allah kasih abang 'adek'. Jadi kalo butuh teman main gak harus keluar rumah ya ma..

#Hari11
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#SemuaAnakAdalahBintang
#BintangKeluarga
#27Agt2017

Sabtu, 26 Agustus 2017

Main Menyusun Toples Kerupuk dan Main Mobilan

Hasil pengamatan saya hari ini dari apa yang abang dan adek lakukan hingga siang ini adalah memilih mainan kesukaannya sendiri-sendiri. Abang memilih bermain mobilan dan adek memilih menyusun toples kerupuk.

1. Ranah Konsep Diri
Abang 5th 8bulan : "Mama.. lihat dong rapi yaa mobil yang abang susun, ini lagi ngantri ma, kan kata mama budayakan mengantri."

Adek 2tahun 6 bulan : "Adek hebat kan, hebat dong, mantap (sambil ngacungin jempolnya) saat berhasil menyusun toples kerupuk sampai tinggi."

2. Ranah Hubungan Dengan sesama
Dapat dilihat tidak saling menggangu, dapat saling menghargai antar saudara.

3. Ranah Change Factory
- Dengan bermain mobilan hikmah positif yang dapat abang ambil adalah mari budayakan mengantri, betapa pentingnya menjaga ketertiban demi keselamatan bersama.

- Dengan bermain menyusun toples kerupuk adek pun dapat mengambil hikmah positif yaitu, dengan kehati-hatian dan ketelitian kita dapat mencapai tujuan yang ingin kita capai.

#Hari10
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#SemuaAnakAdalahBintang
#BintangKeluarga
#26Agt2017

Jumat, 25 Agustus 2017

Kebersamaan Hari Ini

Alhamdulillah hari ini adek udah boleh pulang dari rumah sakit. Syukur yang tiada pernah henti saya panjatkan akhirnya anak-anak di perbolehkan pulang. Sesampainya di rumah seperti biasa adek dan abang sudah langsung kesana kemari. Setelah ngerasa capek abang adek pun meminta buku dan crayon, dan bermain di kamar. Saya pun menyetujui. Dari kegiatan hari ini yang dapat saya simpulkan adalah :

1. Ranah Konsep Diri
Abang : Jerapah ini di warnain Coklat bagus kan ya ma..?
Adek : Sepeda nya bagus ya ma kayak punya adek.

2. Ranah Hubungan Dengan Sesama
Alhamdulillah selalu akur dan dapat belajar bersama.

3. Ranah Change Factory
Semoga kebersamaan ini dapat terus kalian jaga, bahwa dengan bersama dan saling menyayangi akan semakin memperkuat hubungan persaudaraan kalian.

#Hari9
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayangIIP
#SemuaAnakAdalahBintang
#BintangKeluarga
#25Agt2017