Listrik yang padam disertai hujan deras dan angin kencang. Membuat saya dan anak-anak sedikit mati gaya, bingung mau ngapain ditengah situasi dan cuaca seperti ini.
Melihat asyiknya adek bermain cahaya senter ditengah ruangan kamar yang gelap ini. Ahaa.. seketika aku teringat permainan masa kecilku, permainan yang kuberi nama dongeng bayangan.
Dongeng bayangan adalah bermain peran dengan bantuan tangan yang membentuk sesuatu biasanya binatang tertentu, disorot dengan senter atau lilin yang diarahkan ketembok. Sambil mendongeng tentang kegiatan sehari-hari yang tentu saja syarat dengan makna kebaikan dan keteladanan.
Yang dipilih anak-anak hari ini adalah Burung Elang. Siapa yang tidak mengenal burung elang..? Sii burung perkasa yang terbang gagah di udara banyak filosofi dari burung Elang yang bisa dikembangkan menjadi dongeng seru untuk anak-anak.
Elang merupakan salah satu burung yang tangguh, tidak mudah menyerah, dan sedari kecil Elang sudah dilatih untuk mandiri.
Media Bayangan yang dipantulkan ke dinding merangsang imajinasi anak-anak dan menjadikannya seakan nyata, seperti sedang menonton animasi di televisi. Dengan sedikit improvisasi dari saya sebagai pendongeng, Alhamdulillah abang dan adek seakan terbawa pada cerita sii burung Elang tersebut.
Siang ini saya mengajak anak-anak untuk bermain bayangan sambil di dongengkan, selain untuk mengatasi kejenuhan karena listrik yang padam, juga sebagai cara saya mengisi quality time bersama anak-anak hari ini. Sehingga kehangatan pun tercipta di tengah padamnya listrik dan cuaca dingin karena hujan yang tak kunjung reda.
#Hari1
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBundaSayangIIP
#GrabYourImajination
#30Nov2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar