Minggu, 30 April 2017

Kejutan Untuk Enin

Kemaren sore saat mengetahui jadwal keberangkatan umroh enin dan nek anang. Dirumah kami (Saya, suami dan anak-anak) menyusun rencana untuk memberikan kejutan kepada enin dan nek anang.

Pagi tadi sii pappa dan abang bertugas memastikan kalo semua perlengkapan yang akan dibawa nanti sudah sepenuhnya di packing. Dan siang ini sehabis makan siang serta beres-beres rumah kami langsung bergegas ke rumah enin, untuk memberitahukan maksud dan tujuan kami.

Alhamdulillah enin dan nek anang menerima dengan baik maksud serta tujuan kami. Selama perjalanan pun tercipta suasana yang hangat, bergantian bercerita, berbagi pengalaman, ketawa bersama.

Selain melihat gaya belajar dari anak-anak, disini kami juga berusaha menumbuhkan serta meningkatkan kecerdasan bahasa pada anak-anak yang di mulai saat ngobrol bersama untuk menentukan kesepakatan dalam memberikan kejutan kepada enin dan nek anang, kemudian memberikan kesempatan kepada anak-anak kami dalam berbagi cerita. Serta kami berusaha untuk menumbuhkan kecerdasan emosional sejak dini pada anak-anak kami yaitu cerdas dalam membina hubungan baik dengan orang lain.

#Pengamatan11
#Hari11
#Tantangan10Hari
#Level4
#KuliahBundaSayangIIP
#30Apr2017

Sabtu, 29 April 2017

Be a Chef For One Day

Hari ini rumbel (rumah belajar) IIP Banten mengadakan kegiatan cooking kids, temanya kali ini store tour "be a chef for one day" tempatnya di Domino's pizza.

Di Domino's pizza anak-anak diajak belajar, antara lain
1. Memperkenalkan domino's pizza
2. Wisata dapur domino's
3. Belajar membuat pizza
4. Menikmati pizza buatan sendiri

Saat pembicara dari pihak domino's nya abang mendengarkan dengan serius sekali, sesekali tampak abang mengangguk tanda mengerti apa yang dijelaskan. Masuk ke tipe belajar auditory.

Keceriaan, kebahagiian tampak sekali dari wajahnya anak-anak yang hadir. Selain belajar membuat pizza, anak-anak juga belajar untuk :
1. Melatih keberanian
Disini kami dapat melatuh keberanian anak  dengan memberikan kesempatan untuk memperkenalkan dirinya sendiri kepada teman-teman yang baru dikenalnya.

2. Mengembangkan keterampilan bersosialisasi
Saat menghadiri sebuah acara, anak akan bertemu dengan teman-teman baik yang sudah dikenal maupun yang belum pernah ditemui sebelumnya. Hal ini akan menjadi pengalaman tersendiri pada anak dalam mengenal dan bersosialisasi dengan orang-orang yang baru dikenalnya.

Kegiatan kali ini adek memang tidak ikut serta karena usia yang bisa mengikuti kegiatan cooking kids minimal berusia 4th. Walaupun adek belum bisa ikut serta tapi adek dapat menikmati buah tangan ditambah cerita-cerita yang abang ceritakan kembali kepada adeknya tentang kegiatan hari ini.

#Pengamatan10
#Hari10
#Tantangan10Hari
#Level4
#KuliahBundaSayangIIP
#29Apr2017

Jumat, 28 April 2017

Surat cinta untuk Pappa

Karena ada yang ingin diutarakan isi hati dan ngerasa pasti akan jadi lebih indah ceritanya jika dituliskan lewat bahasa tulisan, akhirnya saya mencoba untuk mulai merangkai kata demi kata di kertas bergaris pink.

Dengan kondisi rumah sunyi sepi karena anak-anak lagi pada tidur, jadi suasananya lebih berasa. Melarikan diri sejenak ke kamar atas sekalian me time lah sambil dengerin lagu-lagu dari laptop.

Ehh... ternyata ada yang mengintip dari pintu "abang kira mama pergi, abang cariin dibawah gak ada, mama lagi ngapain disini..?" Serentetan kalimat yang abang utarakan. "Mama lagi nulis surat cinta untuk pappa, abang mau nyoba nulis surat sama-sama mama..?" Tanyaku.. gelengan kepala menjadi jawabannya. Mungkin moodnya belum sepenuhnya utuh karena baru banget bangun dari tidur.

Sore ini sehabis saya sholat Ashar abang tiba-tiba menanyakan kembali kepada saya "Mama kok seneng banget bikin surat untuk pappa, kenapa gak wa aja pappa nya, kenapa gak ngomong langsung aja sama pappa.." mencoba menjelaskan kembali kepada abang bahwa terkadang dengan menyampaikan lewat bahasa tulisan yang ditulis langsung akan membuat cerita yang ingin disampaikan terasa lebih indah dan bisa lebih mengena untuk orang yang membacanya.

Dengan semangatnya "Abang juga mau nulis surat buat pappa" sambil menikmati sore yang cerah, sambil membersamai anak-anak belajar. hari ini belajar temanya belajar menulis.

Abang mendengarkan dengan serius apa yang saya jelaskan. Mungkin dirasa sudah mengerti maka abang menganggukan kepalanya dan mencoba untuk mulai menulis surat untuk pappanya, termasuk kedalam tipe belajar auditory. Dan adek awalnya melihat dengan seksama apa yang abang kerjakan, kemudian adek pun mulai mencoret-coret bukunya sendiri sambil sesekali bicara "Ini pewawat ma.. wiizzz, ini mobi ma.. ngeeengg.." Adek termasuk kedalam tipe gaya belajar visual.

#Pengamatan9
#Hari9
#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBundaSayangIIP
#28Apr2017

Kamis, 27 April 2017

Bermain masak-masakan dengan playdough

Kemaren abang belajar membuat playdough sendiri mulai dari mengadon serta memberi warnanya. Memang belum sempat dimainkan karena saya yang kebetulan ada acara mendadak keluar kota.

Hari ini saya menemani anak-anak bermain playdough, "abang sama adek yang jadi chefnya ya ma.." katanya.. yaa kami mencoba bermain masak-masakan abang dan adek memilih untuk menjadi chefnya, dan saya sebagai pembelinya.

Tawa, heboh, diselingi rebutan mainan membuat suasana semakin hangat. Membersamai mereka bermain sambil belajar menjadi satu kebahagian tersendiri untuk saya.

Bermain tapi sekaligus dapat mengamati cara belajar mereka menyenangkan. Hari ini sudah masuk hari 9 saya melakukan pengamatan dengan seksama tentang gaya belajar anak. Makin kesini Alhamdulillah makin terlihat jelas gaya belajar dari masing-masing anak.

Abang yang dari awal sudah menampakkan gaya belajar auditory, abang mendengarkan, menyimak dulu dengan seksama setelah selesai baru abang akan menanggapi jika ada yg perlu ditanggapi. Dan adek di gaya belajar visual, melihat dulu semuanya jika sudah mengerti dan diajak untuk memulai baru adek langsung memulai.

#Pengamatan8
#Hari8
#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBundaSayangIIP
#27Apr2017

Rabu, 26 April 2017

Bermain dengan tepung & pewarna makanan

Hasil dari family forum semalam abang mengajak saya untuk membuat playdough, waktu yang ditentukan setelah menyantap makan pagi.

Karena dirasa bahan-bahan yang dibutuhkan semuanya lengkap, maka saya pun menyetujui apa yang diinginkan abang. "Kalo abang aja yang ngadonin playdough nya boleh gak ma..?" Begitu tanyanya, "boleh dong... tapi nanti mama jelasin dulu cara bikinnya yaa.." kemudian dijawab dengan anggukan kepala sama abang.

Setelah menyantap sarapan, kami putuskan mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat playdough. Sangat sederhana kalo menurut saya, tapi yang jelas disini selain bisa melihat gaya belajar anak, juga bisa melatih kecerdasan pada anak. Selain itu juga dapat melatih keterampilan motorik halus anak, untuk adek yang usianya baru 2th 2bln bisa sekalian belajar pengenalan warna.

Semua bahan telah dipersiapkan, dan saya pun mulai menjelaskan cara membuatnya. Abang mendengarkan dengan serius saat saya menjelaskan tahapan demi tahapan dalam membuat playdough. Setelah selesai saja jelaskan abang baru menanggapi dan kemudian meminta apakah ia sudah bisa memulai untuk mengadon playdough nya..?

Mudah, murah, dan sederhana 3 kata itu yang dapat saya gambarkan dari proses belajar hari ini. Tapi memiliki manfaat yang luar biasa, disamping meningkatkan motorik halus pada anak juga ada kesan mendalam tersendiri bagi saya dan anak-anak. Canda tawa mereka menjadi penyemarak tersendiri. Bukannya anak-anak belajar sebaiknya sambil bermain bukan..?? Walaupun belajar tapi tetap dengan membuat mereka enjoy.

Dari sini semakin terlihat gaya belajar abang masuk di tipe gaya belajar auditory, karena abang selalu dapat menjadi pendengar yang baik. Kemudian adek masuk di tipe gaya belajar visual, adek lebih antusias saat belajar tapi sambil melihat obyek yang sedang dipelajarinya.

#Pengamatan7
#Hari7
#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBundaSayangIIP
#26Apr2017

Selasa, 25 April 2017

Bagaimana proses membuat adek, Mamma..?

Belakangan hal ini memang sering menjadi topik obrolan dikeluarga kami. Memang saya dan suami sudah berencana untuk program anak ketiga dalam waktu dekat, karena dirasa waktunya sudah pas.. abang (putra pertama kami sudah berusia 5th 5bln) dan adek (putra kedua kami sudah berusia 2th 2bln).

Bukan hanya saya dan suami yang mulai bersiap diri untuk menambah momongan, tetapi kami juga harus melihat serta menanyakan kesiapan anak-anak untuk mempunyai adek lagi.

"Kalo abang punya adek lagi, abang udah siapakah..?" Begitu pertanyaanku.. "mauu ma.. hmmm cewek ya ma.."  dan kemudian abang menyebutkan nama yang akan ia berikan jika adeknya perempuan. " berarti nanti perut mama ndut lagi dong..? Gerak-gerak lagi..?" Tanyanya lagi. Yaa abang memang sudah pernah membersamai saya saat hamil sii adek. Saat hamil sii adek, abang memang tidak pernah absen ikut menemani saya tiap bulannya kontrol kedokter kandungan. Abang selalu melihat perkembangan adeknya lewat layar monitor USG, saat itu usianya 3tahun kurang.

Lain halnya dengan adek saat saya menanyakan pertanyaan yang sama jawabnya selalu "gak mau ma.. gaak mau"  sambil geleng-geleng kepala.

Akhirnya saya memutuskan untuk sharing dengan sii pappa lewat telp "coba cari buku-buku kehamilan mama, pelan-pelan ngasih penjelasannya dengan adek, kalo bisa sekalian liatin foto-foto waktu mama hamil. InsyaAllah akan lebih mudah"  begitu saran dari sii pappa.

Setelah menutup telp pikiran saya langsung cling. Dengan menerangkan asal mula bayi sambil membaca buku bersama ditambah melihat foto-foto mereka saat masih dalam kandungan adalah cara terbaik.

Sore ini setelah anak-anak mandi sore, menyantap cemilan sore akhirnya saya mencoba mengajak mereka untuk belajar sekalian mengenang masa indah mereka saat masih didalam kandungan.

Sambil membacakan buku saya juga mencoba menjelaskan dengan bahasa yang mudah untuk dipahami anak-anak, sesekali memperlihatkan foto-foto kenangan pada saat masih mengandung mereka, ditambah juga foto-foto USG nya dulu.

Disini saya ingin menunjukkan bahwa pada saat mereka masih didalam kandungan saja kami (saya dan sii pappa) sudah sangat mencintai mereka dan kami selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk mereka dalam hal apapun itu. Tersenyum sekaligus terharu sendiri saat menceritakan kembali kepada anak-anak tentang perjalan panjang yang sangat luar biasa itu.

Hari ini abang dan adek tak hanya belajar memahami proses kehamilan, tetapi juga mengagumi kebesaran Allah.

Selama saya membacakan buku abang dapat mendengar apa yang saya jelaskan dengan begitu serius dan antusias (Auditory). Sedangkan adek lebih tertarik melihat foto-foto sambil sesekali menanyakan  "ini apa ma..?"  (Visual).

#Pengamatan6
#Hari6
#Tantangan10hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBundaSayangIIP

Senin, 24 April 2017

Menikmati senja dikampus STAN

Beberapa hari lalu saya memang sudah membuat janji untuk mengunjungi adik sepupu yang saat ini sedang kuliah di sekolah tinggi akuntansi negara (STAN).

Banyak ilmu yang dapat kami ajarkan secara langsung maupun tidak langsung kepada anak-anak dihari ini.

Saat kami mengelilingi kampus STAN di sudut-sudut kampus banyak mahasiswa dan mahasiswi berkumpul bersama yang dapat kami lihat mereka berkumpul dalam rangka belajar bersama, ada mimik wajah serius dan ada juga wajah-wajah ceria terlihat dari suara ketawa mereka. Kemudian terlihat lagi di sudut lainnya ada sekelompok anak laki-laki yang sedang berolahraga bersama.

Akhirnya kami memilih untuk bersantai di kolam air mancur yang ada didekat gerbang utama kampus, sambil menikmati udara sore yang kian semilir. Kemudian mengalirlah obrolan tentang kegiatan-kegiatan kampus yang sedang adik sepupu saya ikuti,  dilanjutkan cerita apa saja yang saat ini sedang ia pelajari, kemudian organisasi yang saat ini sedang ia ikuti. Antusias yaa kalimat itu yang dapat saya ungkapkan dari melihat mimik wajahnya abang saat mendengar cerita dari om nya.

Tiba-tiba tercetuk kalimat dari abang " nanti kalo om Imam udah lulus, om Imam kerja dimana..?"  Saya, suami serta adik sepupu pun tersenyum saat mendengar pertanyaan dari abang. Dan kami pun menyerahkan sepenuhnya kepada adik sepupu saya untuk menjawab pertanyaan dari abang.

" STAN ini sekolah kedinasan bang, kalo om Imam lulus dari sini InsyaAllah om Imam udah langsung dapet kerja. Om Imam kan ngambil jurusan perpajakan jadi nanti om Imam kerjanya dikantor pajak". Begitu jawaban dari adik sepupu saya.

Dari hasil pengamatan kami (saya dan suami) 5 hari ini gaya belajar abang ada di tipe gaya belajar Auditory. Saat sedang mendengarkan cerita abang selalu menyimak dengan antusias. Kemudian setelah ceritanya selesai abang baru menanggapi ataupun mengemukakan pendapatnya.

Untuk hari ini kami (saya dan suami) tidak bisa menjelaskan gaya belajar adek, karena saat sudah mendekati area kampus STAN adek ternyata terlelap, sampai pada kami menuju jalan pulang kembali. Mungkin karena perjalanan jauh ditambah macet yang lumayan panjang saat mau memasuki area Bintaro membuat adek merasa lelah.

#Pengamatan5
#Hari5
#Tantangan10hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBundaSayangIIP

Minggu, 23 April 2017

Semua berawal dari cita-cita bukan...?

Tantangan keempat ini bisa di bilang paket komplit mulai dari komunikasi produktif, melatih kemandirian, family project, serta melihat gaya belajar anak.

Sebelum tidur kemaren malam kami (saya dan suami) memanfaatkan waktu yang ada untuk sharing bersama anak-anak, tema obrolan kami adalah "cita-cita".

Berawal dari sii pappa yang menceritakan semua pengalamannya hingga bekerja dan berada di posisi saat ini. Kemudian gantian saya yang bercerita hingga kenapa akhirnya saya memilih untuk menjadi ibu rumah tangga saja. Dan akhirnya tiba saatnya kami (saya dan suami) menanyakan kepada abang apa cita-cita abang "pilot paa" begitu katanya.. cita-cita mulia menurut kami.

Dari obrolan tentang cita-cita itu akhirnya kami rencanakan hari ini untuk melihat langsung sekolah penerbangan yang ada di daerah Curug Tangerang, kemudian akan dilanjutkan ke bandara Soeta.

Selepas makan siang dan sholat dzuhur kami putuskan untuk berangkat kesana. Harapan kami saat melihatnya secara langsung bisa menjadi penyemangat tersendiri untuk abang dan adek.

Akhirnya sampai juga kami di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) kali ini sii pappa yang mencoba menjelaskan apa itu STPI. Yaa STPI merupakan sekolah kedinasan dibawah naungan kementrian perhubungan, kemudian STPI memiliki tugas dan fungsi mendidik putra putri terbaik bangsa untuk menjadi sumber daya manusia yang ahli dan terampil dibidang penerbangan. Untuk menjadi pilot itu bukan hanya pintar saja yang dibutukan, tapi harus sehat jasmani serta rohaninya.

Kalo abang benar-benar ingin menjadi pilot abang harus menjaga kesehatan mata, pendengaran serta fisik abang. Terus tetep yang utama jangan pernah melupakan Allah.

Abang mendengar dengan seksama apa yang dijelaskan sama sii pappa, setelah selesai pappa nya menjelaskan abang baru mulai berkomentar dan menanggapi apa yang dijelaskan sama sii pappa td. 4 hari berturut-turut makin terlihat jelas gaya belajar abang Auditory.

Kalo adek pas dibandara Soekarno Hatta antusias banget melihat lalu lalang pesawat yang take off serta landing. Makin terlihat juga gaya belajar visual.

#Pengamatan4
#Hari4
#Tantangan10hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBundaSayangIIP
#23Apr2017

Sabtu, 22 April 2017

Gaya Belajar Anak - 3

Dari hasil family forum tadi pagi untuk pengamatan dihari ketiga ini adalah "bermain lego".

Dengan bermain lego sebenrnya banyak sekali manfaatnya, di antaranya :

1. Mengembangkan Keterampilan Spasial
Menurut beberapa penelitian, anak-anak yang suka membangun kontruksi. Cenderung lebih berkembang keterampilan spasialnya.

2. Kemampuan Matematis
Dalam sebuah studi anak usia 4tahun yang bermain lego memilik efek jangka panjang yang baik. Memainkan lego dengan lebih sulit dalam usia pra sekolah akan meningkatkan prestasi matematika saat anak memasuki tingkat sekolah yang lebih tinggi.

3. Meningkatkan Kreatifitas dan Kemampuan Memecahkan Masalah

Ahli psikologi mendefinisikan masalah kedua tipe. Masalah konvergen yang memiliki satu solusi pemecahan. Dan masalah divergen yang dapat diselesaikan dengan berbagai cara. Ketika anak dapat memasang blok dengan berbagai cara maka bermain lego ada sebuah  permainan divergen. Bermain secara divergen anak-anak akan menjadi lebih kreatif dan dapat mencari berbagai solusi ketika menemui permasalahan.

4. Kemampuan Bersosialisasi
Anak-anak akan menjadi lebih ramah dan pandai bersosialisasi ketika mereka bermain membuat sebuah kontruksi secara berkelompok

5. Meningkatkan Kemampuan Berbahasa
Pada sebuah studi yang mencoba meneliti anak-anak usia 1,5 hingga 2,5 tahun yang bermain lego menunjukkan hasil yang mencengangkan. Anak-anak ini mendapat nilai lebih tinggi pada test kosakata, tata bahasa, dan pemahaman verbal.

Pengamatan dihari ketiga ini saat abang dan adek bermain lego, makin dapat terlihat gaya belajar dari masing-masing anak. Yaa... abang makin terlihat di gaya belajar auditory, awalnya abang mendengarkan dengan seksama instruksi dari saya kemudian baru abang mengambil alih permainan.

Kemudian pada adek juga pelan-pelan dapat terlihat gaya belajarnya yaitu gaya belajar visual. Adek sangat antusias melihat apa yang abang kerjakan, kemudian lama kelamaan adek baru mulai mengikuti membuat konstruksi (bangunan menjulang tinggi) dari lego.

#Pengamatan3
#Hari3
#Tantangan10hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBundaSayangIIP
#22Apr2017

Jumat, 21 April 2017

Gaya Belajar Anak - 2

Pengamatan dihari kedua ini masih dengan kegiatan "Baca buku", karena dirasa kemaren masih kurang maksimal maka kegiatannya di ulang lagi untuk hari ini.

Dari pengamatan saya hari ini abang masih masuk di gaya belajar auditory, hari ini buku yang dibaca tentang kesehatan "Aldi dokter cilik" selama saya membacakan buku abang dengan seksama menyimak, setelah selesai saya bacakan abang baru menanggapi isi bacaan tersebut.

Naah.. untuk adek karena usianya baru 2th 2bln ini masih menjadi pr saya untuk lebih dengan seksama mengamati adek agar dapat terlihat dengan jelas adek masuk di gaya belajar yang mana karena kemaren dan hari ini berbeda. Kemaren belum lama saya bacakan buku cerita adek sudah terlelap, hari ini Alhamdulillah adek dapat mengamati apa yang saya bacakan (Visual).

#Pengamatan2
#Hari2
#Tantangan10hari
#GayaBelajarAnak
#KuliahBundaSayangIIP
#21Apr2017

Kamis, 20 April 2017

Gaya Belajar Anak

Tantangan level 4 di kelas bunda sayang ini adalah gaya belajar anak. maka dari itu mulai hari ini saya akan mulai mengamati dengan seksama abang masuk di tipe mana dan adek di tipe mana.

Hari pertama ini kegiatan yang saya lakukan dengan anak-anak adalah membacakan buku. Buku yang saya bacakan sudah melalui hasil diskusi dengan abang dan adek yang berjudul birrul walidain.

 Dari hasil pengamatan saya malam ini abang termasuk kedalam gaya belajar auditori, karena selama saya membacakan buku abang bisa dengan seksama mendengarkan kemudian menyimak apa yang saya bacakan.

Adek kemungkinan masuk di gaya belajar Audutori juga cuma saya masih belum bisa 100% yakin, karena belum lama saya bacakan buku adek sudah sukses terlelap.

Semoga di tantangan kedua esok hari saya makin dapat melihat gaya belajar dari masing-masing anak.

#Pengamatan1
#Hari1
#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBundaSayangIIP
#20Apr2017

Kamis, 13 April 2017

Membersamai duo sholih dihari jumat

Saat ada tanggal merah itu bukan hanya mama nya saja yang bahagia, abang adek pun juga sangat bahagia karena waktu bersama dengan sii pappa pun bertambah..

Kian menambah rasa bahagia manakala melihat suami mengajak serta menjelaskan secara seksama tentang amalan-amalan sunah yang harus dilakukan laki-laki dihari jumat.

Tak hanya abang yang selalu antusias kalo ada pappa dirumah pas hari jumat begini, adek pun tak mau kalah kesana kemari sambil menganggukkan kepala seperti mencoba mengerti apa yang dijelaskan pappa nya.

Bersyukur kami memiliku pap... di tengah sibuknya urusan kantor mu, tapi sedikitpun tak dirimu lupakan akan kewajiban mu sebagai orangtua adalah mendidik dan membersamai anak-anak dengan sebaik-baiknya..

Seperti kata dirimu "karena waktu tidak akan pernah kembali" maka lakukanlah dengan sebaik-baiknya apa yang dapat kita lakukan. Termasuk juga dalam membersamai anak-anak kita melewati tiap prosesnya yaa..

Semoga anak-anak kita dapat menjadi anak-anak sholih yang mandiri yaa.. seperti harapan dan doa kita.. Semoga Allah juga selalu memberikan kemudahan kepada kita untuk terus dapat menjadi contoh yang baik untuk anak-anak kita..

Aliran Rasa Level 3

Family project adalah usaha sementara yang memiliki sasaran untuk menciptakan suatu produk atau hasil, project juga selalu melibatkan ide-ide untuk tujuan tertentu dan dapat diselesaikan pada waktu yang telah ditentukan.

Membentuk keluarga yang harmonis haruslah diiringi oleh keterikatan atau bonding yang baik. Bonding yang baik dapat meningkatkan rasa memiliki antar anggota keluarga.

Cara membentuk bonding tersebut dengan melakukan kegiatan-kegiatan dirumah yang biasa kita sebut dengan family project.

Contoh-contoh family project yang telah selesai kami kerjakan yaitu : Membersihkan kaca jendela, Menjenguk orang sakit, membuat puding, Vakum Cleaner, mengambil intisari dari buku yang dibacakan, asiknya berbelanja, dan mengecat rak shabby.

Sebelum mengeksekusi 1 project yang kami lalukan adalah sharing atau sering disebut dengan family forum. Dengan adanya family forum ini dapat melatih anak untuk berani mengemukakan pendapatnya, berani untuk menuangkan ide-ide yang ada.

Semoga kedepannya kami dapat terus menjaga kondisi positif yang ada dikeluarga kecil kami.. Aamiin..

#AliranRasa
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#13Apr2017

Sabtu, 08 April 2017

My Family My Team - 16

Family Project hari ini "menghadiri resepsi pernikahan saudara sepupu dari sii pappa". Disini kami bisa bertemu, berkumpul bersama keluarga besar suami dari ayah mertua saya.

Manfaat dari family project hari ini adalah :
1. Mengembangkan Sikap Empati pada anak
Dengan datang dan berkumpul bersama keluarga besarnya anak akan belajar bahwa ia harus menyayangi dan belajar memberikan perhatian kepada keluarga.

2. Melatih Keberanian
Kami dapat melatih keberanian anak dengan memberinya kesempatan untuk memperkenalkan dirinya sendiri kepada keluarga.

3. Mengembangkan Keterampilan Bersosialisasi
Saat menghadiri sebuah acara pesta anak akan bertemu dengan para kerabat, dan disini juga anak akan bertemu dengan anak lainnya yang belum pernah ditemuinya sebelumnya. Hal ini akan menjadi pengalaman tersendiri pada anak dalam mengenal dan bersosialisasi dengan orang-orang yang baru dikenalnya.

#TantanganHari16
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBundaSayangIIP
#8Apr2017

Jumat, 07 April 2017

My Family My Team - 15

Semalem mencari satu buku tapi nyelip dimana.. kata abang "mama sih kalo habis mama gak ditaroh di tempatnya lagi.."

 "besok pagi kita beresin buku aja yuk ma, buku abang juga udah berantakan"

Kemudian mengalirlah obrolan tentang family project merapikan buku. Rumah kami memang belum ada perpus mini semoga nanti jika ada rezekinya bisa membuat 1ruangan untuk dijadikan perpus mini, agar buku-buku menjadi lebih rapi dan tentu akan gampang mencarinya.
Sementara ini buku-buku abang dan adek memang diletakkan di kamar abang, kemudian buku-buku saya dan sii pappa diletakkan di kamar kami.

Karena melihat semangat yang luar biasa dari abang, saya pun ikut bersemangat. Kami pun mengatur waktu jam berapa akan memulai project ini. Abang menyepakati jam 10 untuk mulai melaksanakannya.

Ditengah-tengah mengerjakan project sederhana ini abang memegang 1 buku judulnya " I Love You Dad" dan kemudian abang berceletuk sendiri "Abang juga sayang banget sama pappa, nanti abang kalo dah besar mau kayak pappa ya ma, pappa tuh keren banget (sambil ngasih 2 jempolnya)"

Di project sederhana hari ini selain dapat meningkatkan kecerdasan intelektual pada anak karena anak dapat memecahkan masalah dan berhasil merencanakan sesuatu. Serta dapat meningkatkan kecerdasan emosional karena sudah dapat dapat mengenali perasaannya sendiri (perasaan sayang, perasaan cinta, perasaan bahagia). Selain itu juga di project sederhana kami hari ini  meningkatkan komunikasi produktif antara saya dan anak-anak.

#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBundaSayangIIP

Rabu, 05 April 2017

My Family My Team - 14

Bahagia.. haru.. lega.. mungkin belum cukup menggambarkan perasaan yang sedang kami sekeluarga rasakan. Perjalanan panjang dalam membersamai adek melewati proses demi prosesnya akhirnya berada di titik penyelesainnya, titik penyelesaiann yang cukup indah untuk sebuah akhir cerita.

Membersamai anak bukan hanya saat anak sehat dan bahagia saja bukan..?? Membersamai saat anak sakit dan harus melewati proses demi prosesnya adalah suatu perjalanan yang sangat luar biasa. Lelah.. galau.. sedih.. bingung.. pernah saya rasakan, "wajar kok namanya manusia apalagi seorang ibu, tapi jangan lama-lama yaa, karena kita harus bangkit, harus berdiri tegap untuk bersiap menapaki perjalanan ini dengan semangat juang.. begitu dulu kata suamiku".

Perjalanan panjang ini membentuk kami menjadi pribadi yang lebih sabar lagi.. menjadikan kami hamba Allah yang dipenuhi rasa syukur. Alhamdulillah yaa.. selalu ada hikmah positif di setiap peristiwa.

Di family forum kali ini saya ingin mengucapkan terimakasih yang tak berhingga untuk suami yang selalu ada di garda terdepan dalam memberikan dukungannya, memberikan pelukannya disaat diri ini sedih, memberikan pundaknya disaat diri ini merasa sangat lelah.

Saya juga ingin berterimah kasih kepada abang yang mungkin usianya masih sangat kecil, tapi tidak pernah sekali pun ia menampakkan wajah letihnya saat menemani adek melewati tahap demi tahap ini, dan selalu berusaha untuk menjadi kakak yang baik.

Tidak ada yang mau sakit, tidak ada yang mau diberikan penyakit. Tapi saat kita sakit yakinlah ada obatnya, karena Allah memberi penyakit pasti sudah bersama obatnya.

"Berarti kita harus banyak-banyak berdoa ya ma.. pertanyaan abang"... " Berdoa tentu dong, dilebihkan lagi malah tapi selain berdoa kita juga diharuskan untuk berusaha, dan tetap dalam jalan yang Allah ridhoi. Jawabku"

Kesehatan itu mahal bang, jadi sebaik-baiknya manusia adalah yang dapat menjaga kesehatannya dengan baik misalnya makan makanan bergizi, makan dan minum sesuai ajaran rasul, istirahat yang cukup, olahraga juga jangan lupa.

Semoga sharing malam ini semakin menumbuhkan rasa syukur pada anak, dapat menumbuhkan rasa cinta yang lebih kepada Rabb nya.. Aamiin..

#MyFamilyMyTeam
#Level3
#KuliahBundaSayangIIP

Selasa, 04 April 2017

Begitu dashyatnya kekuatan Doa

Dari usia 3bulan adek udah terdiagnosa sakit hidrokel. Karena pembengkakannya tidak begitu maka dokter pun menyetujui untuk menunggu hingga usia adek 2th.

Tapi saat usia adek 1th dokter specialis anak yang biasa mengecek adek meminta kami melakukan USG karena dikhawatirkan ini hernia begitu katanya. Kami pun menuruti apa yang dikatakan dokter tersebut, dari hasil USG "observasi Herniasi Scrotum Kanan". Badan rasa tak bertulang mendengar penjelasan dokter bahwa adek mau tidak mau harus segera di operasi.

Karena di kota tempat tinggal kami belum ada dokter specialis bedah anak, maka adek di rujuk ke RS Siloam Karawaci Tangerang. Sebelum kami memutuskan untuk berangkat kesana, saya dan suami pun mencari riview dokter specialis bedah anak yang bener-bener sesuai dengan kriteria kami. Kalo pun adek harus di operasi dalam waktu dekat, kami ingin menyerahkan adek dengan dokter specialis bedah anak yang tepat.

Alhamdulillah.. dari informasi sahabat kami dokter specialis bedah anak yang sesuai dengan kriteria kami selain praktek di RSAB Harapan Kita Jakarta juga Praktek di RS tempat adek dirujuk (RS Siloam Karawaci).

Kembali semangat, kembali meyakinkan diri bahwa pilihan kami sudah benar karena kami InsyaAllah sudah menemukan dokter yang tepat. Abang pun melihat, mendengar, menyaksisan sendiri proses demi proses yang adeknya lalui.

Setelah bertemu langsung dengan dokternya dan berbekal hasil USG dari rs tempat tinggal kami, maka dokter pun membuat jadwal operasi untuk adek. Entah mengapa hati kecil saya masih meyakini kalo ini Hidrokel bukan Hernia. Saat itu saya masih memikirkan analisa saya sendiri.

11 maret 2016 ditentukan sebagai jadwal operasi nya adek, saya masih mengiyakan dan mengikuti apa yang dijelaskan dokter. Berbekal observasi saya sendiri kepada adek, hati kecil saya yakin sekali kalo hasil USG itu salah. Maka di waktu terakhir dari jadwal operasinya adek, saya dan suami kembali ke RS tersebut untuk meminta dokter specialis bedah anaknya memeriksa dengan cara seksama tanpa melihat hasil USG nya.

Ternyata hasil dari pemeriksaan kedua ini adek positif hidrokel dan waktu operasinya pun bisa di tunda hingga usia adek 2th itu kalo cairan nya tidak bisa terserap sendiri. Kalo cairannya terserap alami maka operasi pun tidak diperlukan.

Begitu besar kuasa Mu Ya Allah.. satu titik Kau tunjukkan lewat keyakinan hati ini.. keyakinan seorang ibu kepada anaknya.

Hari ini jadwal kontrol terakhir adek setelah usia adek 2th 2bln. Bertemu lagi dengan dokter specialis bedah anak yang sangat berkompeten di bidangnya, dokter yang sangat komunikatif dan selalu memberikan energi positif baik pada pasien maupun keluarga pasien.

Alhamdulillah hasil pemeriksaan terakhir ini semua cairan yang ada di selaput pembungkus testis adek terserap alami. Begitu lega saat mendengar semua penjelasan dokter ini.

Saya memasukkan cerita ini sebagai tantangan project hari ini karena begitu panjangnya yang kami sekeluarga lalui.. begitu banyaknya pengalaman berharga yang kami sekeluarga dapatkan. Serta dapat meningkatan kecerdasan spritual pada anak.

Disini saya ingin mengajak abang dan adek untuk melihat dan menyaksikan sendiri begitu dashyat nya kekuatan doa, karena tidak ada yang mustahil bagi Allah jika kita memintanya dengan sungguh-sungguh.

Usaha bener-bener kami maksimalkan, Doa pun kami maksimalkan semaksimal yang dapat kami lakukan. Hasil akhir kami serahkan sepenuhnya sama Allah. Dan tetap meminta yang terbaik, yang terbaik untuk adek.

Kami lewati proses demi proses ini dengan sebaik-baiknya. Dengan keyakinan Allah yang memberi sakit dan yakin Allah juga yang akan menyembuhkan. Hari ini kami sekeluarga menyaksikan sendiri bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Jika kita meminta dengan sungguh-sungguh, meminta dengan sepenuh hati dan jiwa, meminta hanya kepada Allah.. InsyaAllah akan Allah kabulkan di waktu yang telah Allah tentukan.

#TantanganHari13
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBundaSayangIIP
#4Apr2017

Senin, 03 April 2017

My Family My Team - 12

Tantangan ke 12 ini saya gunakan untuk meriview 2 project yang sudah selesai dikerjakan.

1. Project pertama yang abang kerjakan adalah melihat, menuliskan sendiri keperluan apa yang akan dibeli nanti. Kemudian membaca apa yang ditulis dan mencari sendiri barang-barang yang diperlukannya.
 Tantangan tersendiri untuk abang karena dengan begini abang jadi tau mana  barang-barang yang memang harus dibeli, dibeli memang karena butuh.. bukan karena hanya ingin-ingin saja.
   Kesan dari abang di project pertama ini seruuu mama... kalo belanja bulanan bulan depan nanti abang mau lagi yaa..

Project sederhana tapi tetap tersirat ilmu didalamnya... disini abang dan adek diajarkan untuk membeli barang yang bener-bener sesuai dengan kebutuhan, serta diajarkan untuk perilaku hidup tidak boros.

2. Project kedua yang abang dan adek kerjakan adalah mengecat. Kesan dari abang dan adek saat mengecat kemaren adalah "abang masih belepotan maa, tapi yang lebih banyak belepotanya mah adek.. hahahaha.. (tertawa gembira)".

Yaa.. belum rapi memang tapi disini saya dan suami melihat dari sisi usaha dan kerja keras anak-anak dalam menyelesaikan project.

#MyFamilyMyTeam
#Level3
#KuliahBundaSayangIIP

Minggu, 02 April 2017

My Family My Team - 11

Sesuai kesepatan bersama (family forum) tadi pagi selesai sarapan pappa bersama abang akan  mencari keperluan mengecat lebih tepatnya sih ada rak shabby mama yang belum selesai di cat.

Kali ini manager proyeknya di pegang sama abang, jadi untuk masalah pemilihan cat nya mau yang glossy atau yang doff diserahkan sepenuhnya sama manager cilik ini.

Waktu yang ditentukan untuk mulai mengecat adalah setelah sholat dzuhur, selepas santap siang bersama.

Awalnya pappa yang bertugas untuk mencampur cat dengan sedikit tiner, kemudian diserahkan kepada abang selaku manager project hari ini. Dan dibantu sama sii adek, selanjutnya saya dan sii pappa sebagai seksi cekrek-cekrek (dokumentasi) dan seksi pengawasan. Belum rapi memang tapi disini kami melihat usaha dan kerja keras nya abang dan adek dalam menyelesaikan project sederhana ini.

Dengan mengecat ini dapat mengasah keterampilan motorik halus anak, dapat meningkatkan kecerdasan intelektual pada anak, dapat meningkatkan kecerdasan dalam menghadapi tantangan

#MyFamilyMyTeam
#Level3
#KuliahBundaSayangIIP

Sabtu, 01 April 2017

My Family My Team - 10

Rutinitas rutin dikeluarga kecil kami setiap akhir bulan adalah diskusi membahas masalah keuangan secara menyeluruh. Karena disini saya yang diberikan kepercayaan penuh untuk memegang serta mengatur keuangan dalam keluarga, maka dari itu saya akan memaparkan besarnya pengeluaran secara menyeluruh dari awal hingga akhir bulan. Kemudian saya akan menjelaskan pengeluaran di kelompok nya masing-masing.

Dengan begini kami (saya dan suami) ingin mengajari kepada anak-anak betapa pentingnya belajar mengatur keuangan sejak dini. Kami juga ingin mengajari kepada anak-anak mana kebutuhan yang harus didahulukan dan mana kebutuhan yang bisa ditunda dulu.

Dengan adanya diskusi rutin khusus membahas masalah keuangan ini, kami bisa mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dari anak-anak itu sendiri dengan mendengarnya secara langsung. Dan dengan adanya diskusi rutin seperti ini juga dapat mengajari anak untuk terbiasa mengemukakan pendapatnya.

Family project ke  10 ini karena bertepatan dengan diskusi (family forum) membahas masalah keuangan, maka saya memberikan sedikit tantangan kepada abang untuk melihat serta mencatat keperluan (barang-barang) apa yang akan abang beli nanti.

Di family project ke 10 ini selain melatih anak untuk lebih mandiri, serta dapat meningkatkan kecerdasan intelektual pada anak, karena anak dituntut perlahan-lahan untuk berpikir tentang kebutuhan akan dirinya sendiri, meningkatkan kecerdasan anak dalam menghadapi tantangan.

#MyFamilyMyTeam
#Level3
#KuliahBundaSayang
#IbuProfesional
#IIP