Selasa, 14 Maret 2017

Aliran Rasa Melatih Kemandirian

Saya yang sebagai ibu rumah tangga, dan suami yang bekerja di dunia perbankan dengan pekerjaan bisa dibilang padat suami ditambah dengan banyaknya acara-acara kantor serta jarak tempuh ke lokasi kerja yang memakan waktu lebih kurang 2jam, Menjadikan kami pasangan yang sangat menghargai waktu, membentuk kami menjadi pasangan yang harus semaksimalkan mungkin memanfaatkan waktu yang ada dengan sesuatu yang baik dan bermanfaat.

Di tengah-tengah padat nya tugas harian saya di rumah, tak menghalangi niat diri ini untuk terus belajar, untuk terus memperbaiki segala sesuatu nya. Suami pun begitu di tengah-tengah kesibukan nya tidak membuat ia malas untuk belajar lagi. "Mumpung Allah masih memberikan kita waktu untuk belajar,, hayyukk kita maksimalkan waktu yang ada ini dengan sebaik-baiknya.. Karena waktu tidak akan pernah kembali" Kata-kata itu yang selalu saya dan suami katakan.. jika salah satu dari kita lagi sedikit turun semangat nya.

Karena waktu tidak akan pernah kembali.. mari untuk semaksimalkan mungkin melakukan yang terbaik.. terbaik untuk diri sendiri,, suami,, anak-anak,, orangtua, dan lingkungan sekitar kita.

Dari sebelum bergabung dalam IIP pun Alhamdulillah kami (saya dan suami) memang sudah berupaya maksimal untuk melatih kemandirian anak-anak dari usia sedini mungkin dan tetap sesuai dengan usianya. Saat gabung di IIP dan berada di kuliah bunda sayang yang kebetulan di level kedua ini tantangan 10 hari nya adalah melatih kemandirian. Jadi kami menggunakan tantangan 10 hari ini sebagai bahan evaluasi sudah sejauh mana perkembangan anak-anak dalam proses melatih kemandirian nya mereka. Serta sebagai pemacu semangat kami untuk terus memperbaiki diri di tiap waktunya.
serta dapat memaksimalkan waktu dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan target atau tujuan yang ingin kami capai.

Yaa... Bukan hanya saya yang selalu antusias akan tugas-tugas dari kuliah bunda sayang ini, suami pun begitu antusias dan selalu bersemangat. Dan kami pun makin berusaha memantaskan diri menjadi orangtua yang baik untuk anak-anak kami. Selalu berusaha menjadi contoh baik bagi anak-anak kami.

Perjalanan kami masihlah sangat panjang untuk membentuk anak-anak kami menjadi anak-anak yang mandiri. Yaa mandiri seutuhnya, mandiri sepenuhnya, mandiri yang benar-benar mandiri.
Semoga Allah selalu memberikan kemudahan kepada kami dalam merawat serta mendidik amanah-Nya ini menjadi anak-anak sholeh yang mandiri serta berakhlak baik. Aamiin...

#AliranRasa
#level2
#MelatihKemandirian
#KuliahBundaSayangIIP
#14mar2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar