Menjadi kebanggaan tersendiri untuk Kinan saat Kinan dapat diterima di salah satu universitas negeri ternama di kota Semarang melalui jalur PSSB ( Penerimaan Siswa Siswi Berprestasi).
Tak ada usaha yang menghianati hasil, itulah yang Kinan rasakan saat itu. Tak sia-sia Kinan belajar dengan tekun tanpa pernah mengeluh, Setelah kelulusan dan teman-temannya masih harus mempersiapkan diri mengikuti SNMPTN, Kinan udah harus berlega hati karena namanya udah terdaftar di universitas tersebut. Konsekuensi dari penerimaan mahasiswa jalur prestasi adalah selama enam semestera IP (Indeks Prestasi) Kinan tidak boleh dibawah 3,00. Dan harus mengikuti kuliah matrikulasi selama empat puluh lima hari.
Oiyaa... perkenalkan nama lengkapnya Kinanti Namia Maharani. Biasa dipanggil Kinan. Kinan berasal dari salah satu kota kecil di ujung provinsi Sumatera Selatan. Dapat bersekolah di pulau Jawa adalah cita-citanya sejak kecil. Walaupun Kinan anak tunggal tapi Kinan bersyukur bapak dan ibunya tak ada yang memanjakannya diluar kapasitas. Kinan tetap tumbuh menjadi anak yang mandiri.
******
Hari ini adalah hari pertama Kinan menginjakkan kaki di Universitas Diponegoro Semarang, melihat bapak dan ibunya yang begitu antusias serta sangat bersemangat sekali saat mengantarkannya melakukan pendaftaran ulang, ada rasa haru dan bahagia yang menggelayuti relung hatinya. Bersyukur Allah masih terus memberikan kesempatan kepada Kinan untuk dapat membuat orangtuanya bangga akan apa yang diraihnya.
Saat berbaris dan berkumpul dengan ratusan mahasiswa lainnya dari seluruh Indonesia yang juga melalui jalur PSSB (Penerimaan Siswa Siswi Berprestasi) ada rasa bangga tersendiri, walaupun Kinan tinggal dan bersekolah di kota kecil ujung provinsi Sumatera Selatan tapi Kinan dapat membuktikan kalo Kinan mampu bersaing dengan mereka-mereka yang mungkin berasal dari kota-kota besar. "Semoga kedepannya aku dapat terus mempertahankan prestasiku" tekad serta harapan Kinan.
45 hari sudah Kinan lalui kuliah matrikulasi, berkenalan dengan banyak orang, memiliki teman banyak dari berbagai daerah, yang paling Kinan syukuri adalah Kinan dapat memiliki sahabat. Dari sebanyak itu teman ada 2 orang yang sangat dekat dengannya mulai dari awal kuliah matrikulasi hingga kini, bersyukur 2 sahabat Kinan ini juga satu jurusan yang sama. Candra Sitasari dan Putri Ramadhani namanya.
Jurusan Ilmu Pemerintahan masuknya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik lebih dikenal dengan sebutan FISIP. Disinilah perjuanganku dimulai. Sama dengan teman-temanku yang lain aku sangat menikmati semua prosesnya menjadi mahasiswa baru. Setelah selesai kuliah matrikulasi tak lama dari itu diadakannya upacara penerimaan mahasiswa baru. Disini tidak hanya mahasiswa mahasiswi dari jalur pssb saja tapi mahasiswa mahasiswi yang lulus snmptn pun ada. Bagai lautan manusia kala itu sebanyak itu mahasiswa mahasiswi baru dikumpulkan di satu lapangan.
******
Akhirnya tiba saatnya masa ospek pun tiba bersyukur di FISIP tak ada yang namanya ospek, adanya hanya kegiatan pengenalan kampus. Kegiatan-kegiatan pengenalan tentang organisasi-organisasi yang ada di fakultas ini dan kegiatan-kegiatan yang ada di jurusan masing-masing. Hari ini kami sudah terpisah sesuai dengan jurusan masing-masing. Tak ada kuncir kuda, tak ada yang mengharuskan membawa barang ini dan itu. Semua kegiatan berlangsung didalam ruangan. Kami hanya di haruskan memakai kemeja putih dan bawahan bewarna hitam.
Sebanyak kakak tingkat yang mengisi kelas dan berpresentasi tentang organisasi-organisasi yang ada di fakultas maupun jurusan hanya ada satu yang mengalihkan sejenak dunia kinan. Berwibawa, cerdas, memiliki cara berbicara yang sangat baik sehingga mampu menghipnotis siapa saja yang mendengarnya disamping itu juga memiliki fisik yang menawan orangnya tinggi, alis hitam tebal, rambut tertata rapi sangat serasi dengan bentuk wajahnya. Ya Tuhan begitu indah ciptaanMu. Pasti banyak para wanita-wanita dikampus ini yang mengidolakan laki-laki ini.
"Demikian penjelasan dari saya mungkin ada pertanyaankah dari adik-adik"
"haah kok udahan sih put sii kakak nya ngejelasin.. apa aja sih tadi yang dijelasin sama kakaknya..??" Cerocos Kinan sama si Putri.
"Makanya kalo ada yang lagi ngomong tuh didengerin bukannya cuma mandangin wajah tampannya aja.." dalam hati pun Kinan membenarkan apa yang di omongin Putri. Dari mulai rombongan HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) masuk kedalam kelas, dan saat si ketua HMJ mulai presentasi didepan tak sedikitpun Kinan mendengarkan apa yang dijelaskan, yang ada Kinan hanya memperhatikan sosok lelaki tampan nan menawan itu.
Berakhir juga kegiatan pengenalan kampusnya dan hari senin nanti kegiatan belajar mengajar baru akan dimulai, jadwal mata kuliah beserta nama dosen pengajar pun sudah mahasiswa baru dapatkan. Yang perlu dipersiapkan adalah mental menjadi mahasiswa............
******
Hari pertama dimulainya kegiatan belajar suasana kampus pun menjadi ramai, mahasiswa baru dan kakak-kakak tingkat pun memenuhi lingkungan kampus. Hubungan persahabatan Kinan, Sita, dan Putri pun semakin dekat. Kemana-mana selalu bertiga. Karena kebetulan pacarnya Sita yang kuliah di universitas berbeda tapi masih di wilayah Semarang, begitu juga dengan pacarnya Putri. Hanya Kinan yang belum memiliki pacar, lebih tepatnya menjelang ujian akhir nasional Kinan baru putus sama pacarnya.
Keseruan menjadi mahasiwa baru dan menikmati setiap mata kuliah yang diajarkan membuat Kinan melupakan sosok lelaki yang saat di hari terakhir kegiatan pengenalan kampus telah menyita sejenak dunianya. Dan selama beberapa minggu berlalu pun Kinan belum pernah bertemu lagi dengan lelaki itu. Yang Kinan tau hanya laki-laki itu sebagai ketua HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) Sakha namanya.
Tanpa terasa satu bulan pun berlalu Kinan dan teman-temannya menjadi mahasiswa di jurusan ilmu pemerintahan Undip. Jadwal terakhir perkuliahan hari ini adalah mata kuliah pengantar ilmu politik selesai mencatat kisi-kisi tugas yang diberikan oleh dosen, baik dosen maupun mahasiswa bersiap untuk pulang.
Kinan yang memang hari ini mempunyai janji untuk pulang bareng dengan Dira, teman satu fakuktas tapi beda jurusannya dengannya itu sudah duduk santai di kursi depan taman tak jauh dari kelas Kinan belajar. Merasa melihat Dira disana Kinan bersama dua sahabatnya berusaha untuk menghampiri Dira, tanpa di duga laki-laki yang duduk disebelah Dira itu ternyata laki-laki yang sejenak menyita dunianya.
Berusaha menutupi kecanggungannya saat Kinan bertemu lagi untuk yang kedua kalinya dengan laki-laki itu. "Jadi balik bareng kan Dir..?" dalam hati pertanyaan macam apa ini Kinan, udah pasti lah balik bareng secara dari semalam Dira memang sudah janji untuk pulang bareng Kinan hari ini. Karena bingung dan canggung akhirnya hanya pertanyaan itu yang dapat keluar dari bibir Kinan.
"Salam untuk cewek yang ditengah ya Dir, yang make baju putih garis-garis biru" kalimat dari laki-laki itu jelas sekali terdengar. Diantara kedua sahabatnya yang berada ditengah dan memakai baju seperti yang disebutkan olehnya yaa Kinan. Bibir kinan pun mengangkat keatas membentuk sebuah senyuman. Ya Tuhan suaranya berat dan sexy jenis suara laki-laki banget. Gak cempreng kayak Azwar teman satu kelasnya Kinan.
Sepanjang perjalanan dari kampus menuju kostan, yang menjadi bahasan Dira dan Kinan adalah dengan menumpuknya tugas-tugas kuliah mereka. Tak sedikitpun Dira mengungkit lagi tentang kejadian hari ini, walau sebenarnya yang Kinan inginkan adalah Dira menceritakan siapa laki-laki yang tadi duduk disebelahnya dan kenapa ia menitipkan salam untuknya.. Aahhh membayangkannya saja sudah membuat Kinan salah tingkah.
******
Hari ini Kinan menikmati sarapannya sambil menonton acara gosip, karena memang hari ini tidak ada jadwal perkuliahan. Bahagia banget rasanya biasanya pagi-pagi sekali Kinan sudah sibuk berjibaku dengan segudang kegiatan yang menantinya.
Kiinaaan.... merasa ada yang memanggilnya Kinan pun keluar kamar dan ingin melihat siapa orangnya. Ternyata Dira selain teman satu fakultasnya kostan Dira ini berada tepat di depan kostan Kinan. Jadi tidak heran jika pagi-pagi seperti ini Dira sudah nongol dikostan Kinan.
"Ikut sarapan bareng yaa.." kata Dira sambil menunjukkan bungkusan bubur ayam yang dibelinya.
Sambil menikmati sarapannya masing-masing dan sesekali mereka mengomentari acara yang lagi di tonton, " sama kakak gue yang kemaren gimana Nan..?" Tiba-tiba Dira menanyakan kepada Kinan. Sontak membuat Kinan kaget, padahal dalam hati Kinan pun mengingingkan Dira membuka tema obrolan ini dari kemaren.
"Itu kakaknya Dira..?" Hanya kalimat itu yang berhasil keluar dari bibirnya Kinan.
"Bukan kakak kandung lagi, itu kakak sama-sama dari Banten, tiap daerah punya perkumpulannya masing-masing kan..? Kalo disini namanya Keluarga Mahasiswa Banten atau biasa disebut KMB gitu Nan.." mendengar penjelasan Dira membuat Kinan mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengerti.
"Kemaren kak Sakha titip salam ke elo denger kan..? Ehh semalem kak Sakha sms lagi ke gue nanyain elo lagi Nan, terus kalo elo boleh kak Sakha mau minta no telp elo.."
Kalimat itu sukses membuat wajah Kinan memerah. Belum ketemu orangnya aja sudah berhasil membuat Kinan seperti ini gimana kalo ketemu langsung.. Kinan memegang dadanya sendiri.
"Iiih elo mah diajakin ngomong malah diem aja.. elo jomblo kan Nan..?"
"Iyaa Dir kasih aja gak papa kok nomor telp aku nya.." Yang ditanya apa yang dijawab yang mana. Tiba-tiba Kinan menjadi Gagal Fokus.
"Kak Sakha tuh ketua HMJ jurusan elo kan Nan.. orangnya mah baik banget, cerdas terus low profil lagi.. Aahhh kalo gue gak dianggapnya adek mungkin dah pengen gue deketin itu orang.."
Dari pertama Kinan melihatnya juga Kinan sudah punya penilaian yang sama tentang laki-laki itu, laki-laki yang langsung sukses menyita dunianya walau sekejap. Laki-laki yang berhasil membuat Kinan salah tingkah kalo mengingatnya. Dan hari ini temannya malah menceritakan kalo laki-laki itu minta no telp dirinya. Kesempatan tak akan datang dua kali bukan. Mungkin ini saatnya untuk Kinan move on dari pacar pertamanya itu.
"Di kampus pasti banyak banget yang naksir sama kak Sakha itu ya Dir.."
"Hahahaha... ya udah sih biarin aja kan naksir ke orang gak ada larangannya.. nanti gue kasihin no telp elo ke kakak gue ya.. ya udah ahh gue balik dulu mau beres-beres kamar keburu males nanti, makasih ya udah dibolehin sarapan disini.. bye Kinan.."
Sepeninggal Dira, Kinan pun masih memikirkan semua kata demi kata dari Dira tadi, tentang kepribadian laki-laki itu, tentang banyaknya fans laki-laki itu dikampus. Tapi apa mungkin laki-laki seperti itu naksir dengan perempuan biasa aja kayak aku.
******
Satu minggu berlalu yang dinanti tak kunjung ada, yang ditunggu tak kunjung muncul. Ada sedikit rasa sedih saat yang diharap belum juga menampakkan tanda-tanda.
0813******95 :
Assalamualaikum.. perkenalkan saya Arsakha Athalla, anak pemerintahan Undip 2014. Saya mendapat no hape kamu dari Dira, maaf jika saya menggangu waktu istirahat kamu ya.
Oh Tuhan.... ini Sakha yang sms, kalimat smsnya itu lho formal banget. Beda banget sih dari kebanyakan cowok pada umumnya kalo ingin ngajakin kenalan cewek. Biasanya kan rada alay gimana gitu. Bukannya membalas smsnya ini Kinan malah mondar mandir dikamarnya, sebegitu berpengaruhnya Arsakha Athalla untuk seorang Kinan.
Keesokan paginya Kinan baru mencoba membalas sms dari laki-laki yang telah menyita pikirannya itu. Mau bales langsung Kinan takut nanti disangka gampangan. Padahal dari semalem dia sendiri gak bisa tidur, yang dilakuin hanya mondar mandir gak jelas dikamarnya sambil membaca sms itu kemudian senyum sendiri.
Kinanti :
Waalaikumsalam, maaf ya kak baru bales sms nya semalem Kinan udah tidur. Salam kenal dari Kinan untuk kak Sakha.
Hari gini masih smsan udah gak jaman kali, orang mah udah make bbm, line, wa. Tapi biar bagaimanapun Kinan sangat menikmati proses perkenalannya dengan laki-laki yang bernama Sakha ini.
Tak berapa lama sms Kinan pun mendapat balasan.
0813******95 :
Makasih sudah mau membalas sms saya, hmmm.. hari ini ada kegiatan keluar kah..? Rencananya siang nanti saya mau mampir ke kostan Dira, kalo Kinan ada di kost kan saya bisa sekalian main ke kostan Kinan. Itu juga kalo diperbolehkan 😊
Sopan... satu nilai tambah untuk laki-laki ini. Semoga semua ini sesuai dengan harapanku Ya Allah... semoga semua ini menjadi titik awal yang baik untukku dan laki-laki ini.. Doa Kinan dalam hati.
Kinan :
Hari ini Kinan gak kemana-mana kok kak, kalo kakak mau main ke kostan Kinan silahkan, Kinan tunggu ya 😊
Mengetik sms sambil memegangi dadanya yang dari tadi sudah jedag jedug gak jelas.
Padahal Sakha pun tidak bilang mau jam berapa mampir ke kostannya Dira, sepagi ini Kinan sudah mandi, mencari pakaian yang sederhana tapi tetap ingin terlihat cantik. Karena ini akan menjadi pertemuan pertama mereka secara langsung maka Kinan ingin memberikan kesan yang baik hari ini.
******
Selepas sholat dzuhur Kinan sengaja tak ikut teman-teman kostan nya jalan-jalan ke mall, karena Kinan memang sudah mempunyai janji dengan seseorang. Seseorang yang sedikit banyak mengalihkan dunianya, seseorang yang sedikit banyak membuatnya lupa akan rasa sakit dikhianati, seseorang yang dapat membuatnya merasakan kembali apa itu jatuh cinta.
Pakaian yang dipilih Kinan hari ini adalah Baju lengan 7/8 model sabrina warna putih dan bawahan rok selutut warna pink. Tak lupa Kinan pun menyapukan make up tipis diwajahnya agar terlihat lebih fresh.
Semoga yang dinanti bisa segera datang, karena dikamar pun Kinan sudah tidak bisa fokus. Mau main ke kostan Dira pun malu. Ahhhh ini yang namanya jatuh cinta apapun jadi serba salah. Walau begitu Kinan sangat menyukai apa yang dia rasakan saat ini. Semoga aja gak bertepuk sebelah tangan, harapnya dalam hati.
0813******95 :
Assalamualaikum.. Kinan lagi ngapain..? Hmmm saya sudah di depan niy.
What... kak Sakha udah di depan... terus aku mesti ngapain ini.. terus ini udah rapi belum ya... duuh kok jadi gak jelas gini sih Kinan.. Kinan pun sibuk ngoceh sendiri.
Bismillah.. semoga pertemuan kali ini lancar, dan bisa berlanjut ke pertemuan selanjutnya. Doanya dalam hati sebelum akhirnya turun kebawah untuk menemui sang pujaan hati.
Berdiri tak jauh dari pagar kostannya sambil sesekali melihat ke hapenya. "Kak Sakha.." sapa Kinan.. yang disapa pun menoleh dan memberikan senyuman terbaiknya.
"Maaf ya ganggu waktunya, tadi rencananya mau ke kostan Dira dulu, lah Dira nya malah mendadak ada acara sama temen kostannya, jadi langsung kesini aja deh. Hmmm Kinan beneran gak ada acara hari ini..?" Tanyanya..
Mungkin kalo aja Kinan ini es udah mencair dah mendengar suara berat nan sexy ini. "Gak kok kak.. Kinan hari ini emang lagi gak ada acara kemana-mana". Jawab Kinan.
Obrolannya masih seputar dunia kampus dan mata kuliah, sambil sesekali diselingi canda yang membuat mereka tertawa.
Karena asyiknya ngobrol tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul 15:10, Sakha pun berpamitan sama Kinan "makasih untuk hari ini ya Kinan, Sakha seneng bisa mengenal Kinan lebih jauh, udah sore Sakha izin pamit ya.. Assalamualaikum.."
"Kinan juga seneng banget bisa cerita, sharing sama kak Sakha, hati-hati ya kak dijalannya.. waalaikumsalam".
Selepas Sakha meninggalkan kostan, Kinan baru ingat kalo siang ini Kinan belum makan siang, dan rasa lapar juga baru ia rasakan setelah Sakha pulang. Begini yaa kalo orang lagi jatuh cinta.. kalo sedang bersama orang yang dicintai mah apa aja bisa lupa. Kinan tertawa sendiri.
******
Semakin hari hubungan Kinan dan Sakha pun semakin dekat, setiap hari Sakha menyempatkan diri untuk bertemu dengan Kinan dikampus walau hanya sebentar, mengingat semua kesibukan Sakha tetap membuat Kinan bersyukur, karena bagaimanapun Sakha tetap menjaga komunikasi dengan Kinan dan Kinan sangat menghargai itu.
Salah satu konsekuensi yang harus Kinan ambil saat dekat dengan aktifis kampus adalah waktu yang sedikit untuk dirinya. Semua tak mengurangi rasa yang ada dihati Kinan begitu juga dengan Sakha.
Awal tahun menjadi awal yang baik untuk hubungan mereka, Sakha meminta Kinan untuk menjadi kekasihnya. Gayung pun bersambut Kinan yang dari pertama memang sudah memiliki rasa lebih ke Sakha, dan ini yang dari dulu Kinan harapkan. Tanpa ragu Kinan pun mengiyakan maksudnya Sakha.
Walaupun saat ini baik Sakha maupun Kinan masih berstatus anak kuliahan, semua tak menghalangi niat serius dari hubungan mereka.
Sakha yang sangat melindungi Kinan terksesan sedikit over protektif tapi kinan sangat menikmati itu. Dan Kinan yang berusaha menjaga kepercayaan yang telah diberikan Sakha untuknya.
Hubungan mereka pun tak lepas dari masalah. Tetapi keduanya selalu dapat menyelesaikan masalah-masalah yang ada dengan kepala dingin. Sakha dengan caranya dan Kinan dengan caranya, yang nanti akan mereka cari titik temunya.
Mereka tidak pernah memaksakan apapun terhadap pasangannya, tidak pernah juga terpikirkan baik Sakha maupun Kinan untuk merubah pasangannya. Apa adanya saja, yang terpenting dapat saling percaya dan saling menjaga. Itu kunci dari hubungan mereka.
Dan pacaran pun tak menghambat mereka untuk berprestasi, baik Sakha maupun Kinan masih dapat terus menjaga prestasi dibidangnya masing-masing.
******
Sampai tiba waktunya Sakha pun lulus kuliah dengan masa studi 3tahun 5bulan 20hari dan dengan ipk 3,65. Sakha berhasil lulus dengan pujian atau caumlade. Bahagia, bangga, sedih semua rasa menjadi satu, itu yang saat ini dirasakan Kinan.
Bahagia dan bangga dapat melihat sang pujaan hati lulus diawal waktu dengan ipk yang sangat membanggakan. Sedih karena setelah ini mereka akan menjalani hubungan jarak jauh atau LDR. Setelah semua urusan kampus selesai Sakha akan kembali ke daerah asalnya di Serang Banten, dan Kinan masih harus semangat menyelesaikan kuliah tingkat akhirnya.
Pasti tak akan mudah bagi keduanya dengan hubungan jarak jauh. Yang berapa tahun ini selalu bertemu dan bersama-sama. Tapi tekad dan keyakinan dari dalam diri mereka berdualah yang menjadikan kekuatan tersendiri. Karena harapan mereka berdua, mereka dapat melanjutkan hubungan ini ke jenjang yang lebih serius lagi.
******
Biasanya hampir setiap hari Kinan selalu bisa bertemu Sakha, tapi sekarang Kinan harus menikmati hari-harinya tanpa Sakha, karena sejak selesainya semua urusan Sakha dikampus pasca wisuda, Sakha memutuskan untuk pulang dan mencari pekerjaan di daerah asalnya.
Hari-hari Kinan pun berbeda, setelah kegiatan dikampus selesai Kinan memilih untuk ke perpustakaan sebentar kemudian memilih untuk pulang ke kostan.
Kinan bertekad untuk secepatnya menyelesaikan kuliahnya, agar bisa cepat-cepat menyusul sang pujaan hati.
Hubungan jarak jauh tak merubah sedikitpun dari suasana hati mereka, Sakha maupun Kinan masih sangat menjaga komitmen yang sudah mereka buat. Tiap harinya baik Sakha maupun Kinan akan rutin memberi kabar, atau menceritakan kegiatan dari mereka masing-masing.
Hubungan jarak jauh juga tidak menyurutkan rasa yang ada diantara Sakha dan Kinan. Rasa yang ada diantara mereka pun semakin besar, walau mereka juga tahu godaan dan ujian juga kian besar, impian untuk dapat selamanya berdualah yang menguatkan mereka jika masalah, godaan ataupun ujian datang silih berganti.
******
9 bulan kemudian Kinanti Namia Maharani pun dapat menyelesaikan kuliahnya, bulan april tahun depannya Kinan berhasil menyelesaikan studinya dengan waktu 3tahun 4bulan 29hari dan dengan ipk 3,59.
Satu pembuktian lagi dari Kinan kepada orangtuanya, bahwa jauh meninggalkan orangtuanya tidak membuat semangat belajar Kinan menurun, jauh dari orangtua justru membuat Kinan bertekad pada dirinya bahwa ia mampu dan bisa berprestasi serta dapat lulus kuliah diwaktu kurang dari 3tahun 6bulan.
Semua sudah Kinan buktikan, baik pada dirinya sendiri, orangtua, maupun sang pujaan hati. Setelah ini yang menjadi fokus Kinan adalah mimikirkan hubungannya dengan Arsakha Athalla. Laki-laki yang hampir 4tahun ini mengisi hari-harinya, laki-laki yang selalu ada untuknya, laki-laki yang sangat sabar saat mendengar semua ceritanya. Laki-laki yang dari pertama bertemu hingga saat ini selalu berhasil mengalihkan dunianya.
Semoga Tuhan mempermudah Kinan dan Sakha bersatu seutuhnya, sah dimata agama dan hukum negara. Semoga hubungan mereka juga selalu dikuatkan ditengah masalah, ujian, godaan yang datang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar